TSC7GSdiGpY5Tpz5TpY7GSrpGA==
Light Dark
Danrem 132/Tadulako Resmikan Jembatan Perintis Garuda, Buka Akses dan Harapan Baru Masyarakat Morowali Utara

Danrem 132/Tadulako Resmikan Jembatan Perintis Garuda, Buka Akses dan Harapan Baru Masyarakat Morowali Utara

Daftar Isi
×

MOROWALI UTARA, (Sumateranewstv.com) – Komandan Korem 132/Tadulako, Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi H., meresmikan Jembatan Perintis Garuda yang terletak di Desa Pontangoa, Kabupaten Morowali Utara, pada Senin (22/6/2026). Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam upaya peningkatan konektivitas wilayah serta membuka akses transportasi yang lebih aman, lancar, dan berkelanjutan bagi masyarakat di kawasan tersebut.

Kehadiran jembatan ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat yang selama bertahun-tahun menghadapi kendala akses, terutama saat musim hujan. Kondisi geografis dan intensitas curah hujan yang tinggi sering menyebabkan jalur penghubung lama tidak dapat dilalui, sehingga menghambat aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun layanan sosial masyarakat.

Kedatangan Danrem 132/Tadulako bersama rombongan disambut dengan penuh kehangatan oleh Pemerintah Daerah Morowali Utara serta masyarakat setempat. Penyambutan dilakukan melalui prosesi pengalungan bunga dan pertunjukan tarian adat Mori yang menjadi simbol penghormatan sekaligus ungkapan rasa syukur atas selesainya pembangunan infrastruktur yang telah lama dinantikan tersebut.

Suasana peresmian berlangsung penuh kebersamaan dan haru. Warga dari berbagai desa sekitar tampak antusias menyaksikan langsung momen bersejarah yang diharapkan dapat membawa perubahan signifikan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Jembatan ini dinilai sebagai simbol harapan baru bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah pedalaman Morowali Utara.

Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada TNI, khususnya Kodim 1311/Morowali, Korem 132/Tadulako, serta Kodam XXIII/Palaka Wira atas kontribusi nyata dalam pembangunan Jembatan Perintis Garuda.

Menurut Bupati, keberadaan jembatan ini merupakan solusi konkret terhadap permasalahan akses yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat. Jembatan lama yang sering rusak akibat banjir kini telah digantikan dengan infrastruktur yang lebih kuat dan layak guna menunjang mobilitas warga.

"Kami sangat berterima kasih kepada TNI yang telah membantu pemerintah daerah dalam menghadirkan infrastruktur penting ini. Jembatan Perintis Garuda adalah jawaban atas kebutuhan masyarakat dan akan sangat membantu kelancaran aktivitas warga," ujar Bupati Morowali Utara.

Ia menambahkan bahwa keberadaan jembatan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama sektor pertanian, perdagangan, dan distribusi hasil bumi. Dengan akses yang lebih baik, biaya transportasi dapat ditekan dan waktu tempuh menjadi lebih efisien.

Sementara itu, Komandan Korem 132/Tadulako Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi H. menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung program pemerintah terkait pemerataan pembangunan hingga ke wilayah terpencil.

Ia menjelaskan bahwa TNI tidak hanya berperan dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu percepatan pembangunan di daerah yang masih mengalami keterbatasan infrastruktur dasar.

"Kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas program yang telah diberikan. Hingga saat ini kami telah meresmikan 43 jembatan di jajaran Korem 132/Tadulako untuk membantu membuka akses masyarakat," ujar Danrem dalam sambutannya.

Danrem menambahkan bahwa pembangunan jembatan seperti ini memiliki dampak strategis dalam membuka isolasi wilayah, meningkatkan konektivitas antar daerah, serta mempercepat perputaran ekonomi masyarakat. Dengan akses yang lebih baik, masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya.

Ia juga menekankan bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan infrastruktur di wilayah-wilayah yang memiliki tantangan geografis cukup berat seperti di Morowali Utara.

Peresmian Jembatan Perintis Garuda berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan dan dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda dan tokoh penting daerah. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Morowali Utara, para Kasi Kasrem 132/Tadulako, Dandim 1311/Morowali, Kapolres Morowali Utara, Kejaksaan Negeri Morowali Utara (atau yang mewakili), Kalapas Kelas III Kolonodale, perwakilan Syahbandar, Danyon TP 825/Garuda Yudha Sakti, Danpos Lanal, Danki Brimob, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta perangkat desa setempat.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah Morowali Utara. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Selain menjadi sarana penghubung antarwilayah, Jembatan Perintis Garuda juga diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Infrastruktur ini akan memperlancar distribusi hasil pertanian, mempercepat mobilitas warga, serta membuka peluang ekonomi baru di kawasan sekitar.

Masyarakat Desa Pontangoa dan sekitarnya menyambut baik peresmian jembatan ini. Mereka berharap infrastruktur tersebut dapat bertahan lama dan menjadi solusi permanen atas permasalahan akses yang selama ini mereka hadapi, terutama saat musim hujan yang sering menyebabkan wilayah terisolasi.

Dengan diresmikannya Jembatan Perintis Garuda, diharapkan mobilitas masyarakat semakin lancar, pertumbuhan ekonomi daerah meningkat, serta pemerataan pembangunan dapat terus terwujud hingga ke pelosok wilayah Morowali Utara.

Momentum ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat mampu menghadirkan perubahan positif yang berdampak langsung pada kehidupan warga. Jembatan tersebut tidak hanya menjadi infrastruktur fisik, tetapi juga simbol harapan baru, kemajuan, dan kesejahteraan masyarakat.

Ke depan, Jembatan Perintis Garuda diharapkan dapat menjadi salah satu penggerak utama dalam memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Morowali Utara.

(Penrem_132/Tdl)

Editor: Pariyo Saputra 

Redaksi Sumateranewstv 

0Komentar