TSC7GSdiGpY5Tpz5TpY7GSrpGA==
Light Dark
Walikota Bandar Lampung Terima Kunjungan Unhan RI dan Peserta KKDN, Perkuat Sinergi Ketahanan Wilayah

Walikota Bandar Lampung Terima Kunjungan Unhan RI dan Peserta KKDN, Perkuat Sinergi Ketahanan Wilayah

Daftar Isi
×

Bandar Lampung, (Sumateranewstv.com) – Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana menerima kunjungan silaturahmi dan ramah tamah bersama mahasiswa serta civitas akademika Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) di Gedung Semergou Pemerintah Kota Bandar Lampung, Senin (18/05/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Rektor Universitas Pertahanan Republik Indonesia Letjen TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho, M.M.D.S., M.A., Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.I.P., M.Si. (Han)., serta para peserta Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Unhan RI yang tengah melaksanakan kegiatan akademik di Kota Bandar Lampung.

Suasana hangat dan penuh keakraban tampak mewarnai kegiatan yang berlangsung di Gedung Semergou tersebut. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antara pemerintah daerah, institusi pertahanan, dan dunia akademik, khususnya dalam mendukung pembangunan daerah yang berorientasi pada penguatan ketahanan nasional.

Dalam sambutannya, Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh rombongan Universitas Pertahanan Republik Indonesia yang telah memilih Kota Bandar Lampung sebagai salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN).

Menurut Eva Dwiana, kehadiran mahasiswa dan civitas akademika Unhan RI menjadi suatu kehormatan tersendiri bagi Pemerintah Kota Bandar Lampung. Selain membawa semangat intelektual dan wawasan kebangsaan, kegiatan tersebut juga diyakini mampu memberikan energi positif dalam memperkuat kolaborasi pembangunan daerah.

“Kami menyambut baik dan mengucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa, civitas akademika, serta jajaran Universitas Pertahanan Republik Indonesia di Kota Bandar Lampung. Kehadiran saudara-saudara sekalian merupakan kehormatan bagi kami dan menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi pembangunan daerah dan ketahanan wilayah,” ujar Walikota.

Ia menjelaskan bahwa tema Kuliah Kerja Dalam Negeri tahun ini yang mengangkat strategi pertahanan negara dalam menghadapi ancaman multidimensi sangat relevan dengan kondisi global maupun nasional saat ini.

Berbagai tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia, kata Eva Dwiana, tidak hanya datang dari ancaman militer semata, melainkan juga ancaman nonmiliter yang mencakup bidang sosial, ekonomi, teknologi, lingkungan, hingga keamanan siber.

Oleh sebab itu, diperlukan keterlibatan berbagai pihak untuk membangun sistem pertahanan negara yang kuat dan adaptif terhadap perubahan zaman. Pemerintah daerah, institusi pendidikan, TNI, Polri, serta masyarakat memiliki peran strategis dalam menciptakan stabilitas dan ketahanan wilayah.

“Saat ini ancaman yang dihadapi bangsa sangat kompleks dan multidimensi. Karena itu, kolaborasi dan sinergi semua elemen bangsa sangat diperlukan untuk menjaga ketahanan wilayah dan stabilitas nasional,” tambahnya.

Eva Dwiana juga menegaskan bahwa Kota Bandar Lampung memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera. Kondisi geografis tersebut menjadikan Bandar Lampung sebagai daerah penting dalam mendukung mobilitas ekonomi, sosial, hingga pertahanan negara.

Dengan letaknya yang strategis, Kota Bandar Lampung tidak hanya menjadi pusat aktivitas pemerintahan dan perdagangan di Provinsi Lampung, tetapi juga menjadi salah satu titik penghubung utama antara Pulau Jawa dan Sumatera.

Menurutnya, posisi strategis tersebut membawa tantangan tersendiri yang membutuhkan kesiapan dan kerja sama lintas sektor dalam menjaga keamanan dan ketahanan wilayah.

“Bandar Lampung sebagai ibu kota Provinsi Lampung memiliki posisi yang sangat strategis. Karena itu, penguatan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, akademisi, dan masyarakat sangat penting untuk menjaga stabilitas daerah,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota juga berharap para mahasiswa Universitas Pertahanan Republik Indonesia dapat memanfaatkan kegiatan KKDN untuk menggali berbagai potensi daerah yang dimiliki Kota Bandar Lampung.

Ia mendorong para mahasiswa agar tidak hanya menjalankan kegiatan akademik semata, tetapi juga memahami kondisi sosial masyarakat secara langsung. Dengan begitu, hasil kajian yang dilakukan dapat memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah.

“Kami berharap mahasiswa dapat melihat secara langsung dinamika masyarakat, potensi daerah, serta tantangan yang ada di lapangan. Semoga nantinya dapat lahir berbagai masukan dan kajian strategis yang bermanfaat bagi pembangunan daerah maupun penguatan pertahanan dan keamanan wilayah,” ujarnya.

Kegiatan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) sendiri merupakan salah satu program akademik Universitas Pertahanan Republik Indonesia yang bertujuan memberikan pengalaman lapangan kepada mahasiswa dalam memahami kondisi nyata di berbagai daerah.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan teori akademik dengan kondisi faktual di lapangan, terutama terkait isu-isu pertahanan, keamanan, pembangunan daerah, serta ketahanan nasional.

Program ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah maupun masyarakat, sehingga dapat memperluas wawasan dan memperkuat kapasitas kepemimpinan.

Sementara itu, Rektor Universitas Pertahanan Republik Indonesia Letjen TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho, M.M.D.S., M.A., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung atas sambutan hangat yang diberikan kepada seluruh rombongan Unhan RI.

Ia menilai Bandar Lampung merupakan daerah yang memiliki potensi besar dan relevan sebagai lokasi pelaksanaan KKDN, khususnya dalam konteks penguatan ketahanan wilayah dan pembangunan nasional.

Menurutnya, mahasiswa Unhan RI perlu memahami secara langsung kondisi sosial, budaya, ekonomi, dan geografis suatu daerah sebagai bagian dari proses pembelajaran yang komprehensif.

“Kegiatan KKDN ini merupakan bagian dari upaya membentuk sumber daya manusia pertahanan yang memiliki wawasan luas, memahami kondisi daerah, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” katanya.

Rektor Unhan RI juga berharap hasil dari kegiatan tersebut dapat menjadi bahan masukan strategis yang bermanfaat bagi pemerintah daerah maupun institusi terkait dalam merumuskan kebijakan pembangunan dan pertahanan wilayah.

Di sisi lain, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.I.P., M.Si. (Han)., turut menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan lembaga pendidikan dalam menjaga stabilitas nasional.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi bangsa saat ini semakin kompleks sehingga memerlukan pendekatan kolaboratif dan terpadu dalam mengatasinya.

Ia juga menekankan bahwa generasi muda, khususnya mahasiswa Universitas Pertahanan Republik Indonesia, memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan bangsa dan memperkuat ketahanan nasional di masa mendatang.

“Mahasiswa adalah calon pemimpin masa depan. Mereka harus memahami kondisi riil masyarakat dan memiliki kemampuan berpikir strategis dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa,” ujarnya.

Pangdam II/Sriwijaya juga mengapresiasi Pemerintah Kota Bandar Lampung yang selama ini terus menjaga sinergitas bersama TNI dan berbagai unsur lainnya dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Menurutnya, stabilitas keamanan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, suasana keakraban tampak terjalin antara jajaran Pemerintah Kota Bandar Lampung dengan para mahasiswa dan civitas akademika Unhan RI.

Diskusi ringan, pertukaran gagasan, serta dialog mengenai berbagai isu strategis daerah dan nasional turut mewarnai kegiatan ramah tamah tersebut.

Pemerintah Kota Bandar Lampung sendiri selama ini terus berupaya membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk institusi pendidikan dan aparat keamanan, dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Sinergi tersebut dinilai menjadi salah satu kunci penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, mulai dari persoalan sosial, ekonomi, infrastruktur, hingga keamanan wilayah.

Kehadiran mahasiswa Universitas Pertahanan Republik Indonesia di Kota Bandar Lampung juga diharapkan mampu memberikan perspektif baru dan ide-ide inovatif yang dapat mendukung kemajuan daerah.

Selain itu, kegiatan KKDN menjadi sarana memperkenalkan potensi Kota Bandar Lampung kepada kalangan akademisi dan generasi muda dari berbagai daerah di Indonesia.

Bandar Lampung dikenal sebagai salah satu kota berkembang di Pulau Sumatera yang memiliki potensi besar di berbagai sektor, seperti perdagangan, jasa, pariwisata, pendidikan, dan ekonomi kreatif.

Dengan dukungan infrastruktur yang terus berkembang serta letak geografis yang strategis, Kota Bandar Lampung memiliki peluang besar untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan kawasan strategis nasional.

Pemerintah Kota Bandar Lampung juga terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Dalam konteks ketahanan wilayah, pemerintah daerah bersama unsur TNI dan Polri terus memperkuat koordinasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program kolaboratif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan akademisi dan generasi muda.

Kegiatan silaturahmi dan ramah tamah antara Pemerintah Kota Bandar Lampung dengan Universitas Pertahanan Republik Indonesia ini pun diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kerja sama yang lebih luas di masa mendatang.

Kolaborasi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan diyakini mampu menghasilkan berbagai inovasi dan rekomendasi strategis yang bermanfaat bagi pembangunan daerah dan penguatan ketahanan nasional.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah yang berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan.

Momen tersebut menjadi simbol eratnya hubungan antara Pemerintah Kota Bandar Lampung, institusi pertahanan, dan dunia akademik dalam bersama-sama membangun daerah serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Melalui kegiatan ini, semangat kolaborasi, persatuan, dan penguatan wawasan kebangsaan diharapkan terus tumbuh dan menjadi landasan kuat dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa di masa depan.

(*)

Redaksi Sumateranewstv 

0Komentar