TSC7GSdiGpY5Tpz5TpY7GSrpGA==
Light Dark
Satgas Pangan Polres Tulang Bawang Barat Hadiri Operasi Pasar Murah Minyakita, Pemkab Tubaba Sediakan Ribuan Liter Minyak Goreng untuk Masyarakat

Satgas Pangan Polres Tulang Bawang Barat Hadiri Operasi Pasar Murah Minyakita, Pemkab Tubaba Sediakan Ribuan Liter Minyak Goreng untuk Masyarakat

Daftar Isi
×

Tulang Bawang Barat, (Sumateranewstv.com) – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Tulang Bawang Barat Polda Lampung bersama Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat menggelar kegiatan Operasi Pasar Murah Minyakita di Pasar Panaragan Jaya, Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Selasa (12/05/2026).

Kegiatan operasi pasar murah tersebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus memastikan ketersediaan minyak goreng bagi masyarakat di tengah kondisi fluktuasi harga kebutuhan pokok yang terjadi di berbagai daerah.

Pelaksanaan operasi pasar murah ini juga merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Perum Bulog, aparat kepolisian, TNI, dan seluruh stakeholder terkait dalam menjaga ketahanan pangan serta melindungi daya beli masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Satgas Pangan Polres Tulang Bawang Barat turut melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap distribusi minyak goreng agar berjalan tertib, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Reskrim Iptu Juherdi Sumandi, S.H., M.H., yang diwakili Kanit Tipidter Ipda M. Yosi Kanulia, S.H., hadir langsung bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bupati bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, perwakilan Kodim 0412/LU melalui Pabung Tubaba, Bulog Menggala, kepala OPD Pemkab Tubaba, serta sejumlah stakeholder lainnya.

Dalam keterangannya, Kanit Tipidter Polres Tulang Bawang Barat Ipda M. Yosi Kanulia menjelaskan bahwa kegiatan operasi pasar murah tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas harga minyak goreng di pasaran.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan, kualitas, dan stabilitas kebutuhan sehari-hari masyarakat dengan harga yang terjangkau,” ujar Ipda M. Yosi Kanulia.

Ia menjelaskan bahwa operasi pasar murah tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Sekretariat Daerah Provinsi Lampung tertanggal 8 Mei 2026 tentang pelaksanaan Operasi Pasar Murah Serentak di seluruh Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat bergerak cepat melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, khususnya Perum Bulog, guna memastikan kegiatan operasi pasar murah dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Pemerintah daerah bersama seluruh stakeholder terkait berupaya agar masyarakat tetap bisa memperoleh minyak goreng berkualitas dengan harga yang sesuai ketentuan pemerintah,” tambahnya.

Pada tahap awal pelaksanaan operasi pasar murah tersebut, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat menyediakan sebanyak 50 dus Minyakita atau setara dengan 600 liter minyak goreng yang diperuntukkan bagi masyarakat.

Kegiatan operasi pasar murah dilaksanakan secara bertahap di Pasar Panaragan Jaya. Tahap pertama berlangsung pada tanggal 12 hingga 13 Mei 2026, kemudian dilanjutkan tahap kedua pada tanggal 18 sampai 22 Mei 2026.

Dalam pelaksanaannya, minyak goreng Minyakita dijual kepada masyarakat dengan harga Rp15.500 per liter. Pemerintah juga menerapkan pembatasan pembelian maksimal dua liter per orang agar distribusi minyak goreng dapat lebih merata dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

Kebijakan pembatasan pembelian tersebut diterapkan untuk mencegah terjadinya penimbunan maupun pembelian dalam jumlah besar oleh oknum tertentu yang dapat memicu kelangkaan barang di pasaran.

Selain itu, langkah tersebut juga bertujuan memastikan masyarakat benar-benar mendapatkan manfaat dari operasi pasar murah yang diselenggarakan pemerintah.

Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi sejak dimulainya kegiatan operasi pasar murah. Warga tampak berbondong-bondong datang ke lokasi untuk membeli minyak goreng dengan harga yang lebih murah dibanding harga pasar.

Banyak masyarakat mengaku terbantu dengan adanya operasi pasar murah tersebut karena harga minyak goreng di pasaran masih relatif tinggi dan cukup membebani kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Salah seorang warga yang hadir di lokasi mengaku sangat senang dengan adanya kegiatan pasar murah tersebut.

“Alhamdulillah sangat membantu masyarakat kecil seperti kami. Harga minyak goreng di pasar kadang naik, jadi dengan adanya operasi pasar murah ini kami merasa terbantu,” ujar salah satu warga.

Warga lainnya juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala, terutama menjelang hari-hari besar atau ketika harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan.

Selain membantu masyarakat memperoleh minyak goreng murah, kegiatan operasi pasar murah juga menjadi salah satu langkah pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah.

Stabilitas harga bahan pokok menjadi perhatian serius pemerintah karena sangat berpengaruh terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Kenaikan harga kebutuhan pokok secara signifikan dapat berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat.

Oleh sebab itu, pemerintah daerah bersama aparat kepolisian dan instansi terkait terus melakukan berbagai langkah strategis guna menjaga kestabilan harga dan distribusi bahan pokok di wilayah Tulang Bawang Barat.

Satgas Pangan Polres Tulang Bawang Barat sendiri memiliki peran penting dalam melakukan pengawasan terhadap distribusi kebutuhan pokok di pasaran.

Selain memastikan stok bahan pokok tersedia, Satgas Pangan juga bertugas mengantisipasi adanya praktik penimbunan, permainan harga, maupun distribusi barang yang tidak sesuai ketentuan.

Kanit Tipidter Ipda M. Yosi Kanulia menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan pengawasan agar distribusi minyak goreng berjalan sesuai aturan dan tidak disalahgunakan oleh pihak tertentu.

“Kami bersama pemerintah daerah akan terus memantau pelaksanaan operasi pasar murah ini agar berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan kegiatan operasi pasar murah dengan baik dan membeli sesuai kebutuhan rumah tangga.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tertib selama antrean dan mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan panitia,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat menilai operasi pasar murah menjadi salah satu solusi efektif dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat dalam menghadapi dinamika ekonomi yang terjadi saat ini.

Sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI, Bulog, dan seluruh stakeholder terkait menjadi faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan operasi pasar murah tersebut.

Melalui kerja sama yang baik, distribusi minyak goreng dapat berjalan lancar dan masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari program tersebut.

Perum Bulog sebagai salah satu pihak yang terlibat dalam kegiatan ini juga memastikan kualitas minyak goreng Minyakita yang dijual kepada masyarakat sesuai standar dan aman dikonsumsi.

Bulog bersama pemerintah daerah terus berkoordinasi dalam menjaga ketersediaan stok minyak goreng agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Operasi pasar murah Minyakita ini sekaligus menjadi langkah konkret pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan daerah di tengah tantangan ekonomi nasional.

Pemerintah berharap kegiatan seperti ini dapat membantu menekan gejolak harga bahan pokok dan menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

Selain minyak goreng, pemerintah daerah juga terus memantau perkembangan harga kebutuhan pokok lainnya seperti beras, gula, telur, dan cabai di pasar tradisional.

Pemantauan rutin dilakukan guna memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang dapat membebani masyarakat.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat bersama Satgas Pangan dan stakeholder terkait berencana terus melaksanakan operasi pasar murah apabila diperlukan, terutama saat terjadi kenaikan harga kebutuhan pokok.

Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus memberikan rasa aman terhadap ketersediaan bahan pangan di wilayah Tulang Bawang Barat.

Kegiatan operasi pasar murah di Pasar Panaragan Jaya berlangsung dengan tertib dan lancar. Aparat kepolisian bersama petugas terkait turut mengatur jalannya antrean agar masyarakat tetap nyaman saat membeli minyak goreng.

Dengan adanya kegiatan tersebut, masyarakat berharap harga minyak goreng di pasaran dapat kembali stabil dan kebutuhan rumah tangga sehari-hari menjadi lebih mudah terpenuhi.

Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat untuk tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan pembelian berlebihan agar distribusi bahan pokok dapat merata.

Operasi pasar murah Minyakita ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap kondisi ekonomi masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

Kehadiran Satgas Pangan Polres Tulang Bawang Barat dalam kegiatan tersebut juga menunjukkan komitmen aparat kepolisian dalam mendukung program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat.

Melalui langkah kolaboratif antara pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh pihak terkait, diharapkan kondisi ekonomi masyarakat tetap stabil dan kebutuhan pokok dapat terpenuhi dengan baik.

Kegiatan operasi pasar murah tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa pemerintah terus hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi saat ini.

Dengan harga yang lebih terjangkau dan distribusi yang diawasi secara ketat, masyarakat Tulang Bawang Barat diharapkan dapat memperoleh manfaat maksimal dari program operasi pasar murah Minyakita tersebut.

Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat juga memastikan akan terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan operasi pasar murah agar program tersebut semakin efektif dan tepat sasaran di masa mendatang.

Semangat kebersamaan dan sinergi yang terjalin dalam kegiatan tersebut menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan daerah demi kesejahteraan masyarakat Tulang Bawang Barat. (*)

Redaksi 

0Komentar