TSC7GSdiGpY5Tpz5TpY7GSrpGA==
Light Dark
Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 763/SBA Laksanakan Bakti Kesehatan di Kampung Kumurkek

Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 763/SBA Laksanakan Bakti Kesehatan di Kampung Kumurkek

Daftar Isi
×

Papua Barat Daya, (Sumateranewstv.com) — Dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Kewilayahan Yonif 763/SBA kembali menunjukkan komitmennya melalui kegiatan bakti kesehatan di Kampung Kumurkek, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, pada 30 April 2026.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat di daerah terpencil yang masih menghadapi berbagai keterbatasan, khususnya dalam akses terhadap pelayanan kesehatan yang memadai. Kehadiran Satgas di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan menjaga stabilitas keamanan wilayah perbatasan, tetapi juga memberikan kontribusi langsung dalam meningkatkan kesejahteraan warga.

Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat

Dalam pelaksanaan bakti kesehatan tersebut, personel kesehatan Satgas Pamtas Yonif 763/SBA memberikan berbagai layanan medis secara gratis kepada masyarakat Kampung Kumurkek. Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, diagnosis penyakit, serta pemberian obat-obatan sesuai dengan kondisi pasien.

Sejak pagi hari, warga terlihat antusias mendatangi lokasi kegiatan. Mereka datang dari berbagai penjuru kampung untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang selama ini sulit dijangkau. Tidak sedikit dari mereka yang mengeluhkan penyakit ringan seperti demam, batuk, dan flu, hingga penyakit yang membutuhkan penanganan lebih serius.

Dengan penuh kesabaran dan profesionalisme, tenaga kesehatan dari Satgas melayani setiap warga yang datang. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengecekan tekanan darah, suhu tubuh, hingga konsultasi kesehatan terkait keluhan yang dirasakan.

Selain itu, obat-obatan yang diberikan juga disesuaikan dengan hasil diagnosis medis, sehingga diharapkan dapat membantu mempercepat proses penyembuhan warga. Kehadiran tenaga medis di tengah masyarakat ini menjadi angin segar, terutama bagi warga yang selama ini harus menempuh jarak jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan.

Edukasi Pentingnya Pola Hidup Sehat

Tidak hanya memberikan pengobatan, kegiatan bakti kesehatan ini juga diisi dengan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat. Personel Satgas memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai langkah awal dalam mencegah berbagai penyakit.

Materi penyuluhan meliputi pola hidup sehat, pentingnya mencuci tangan dengan benar, menjaga kebersihan air yang digunakan sehari-hari, serta cara mencegah penyakit menular yang kerap terjadi di lingkungan masyarakat. Edukasi ini disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, sehingga dapat diterima dengan baik oleh masyarakat setempat.

Selain itu, warga juga diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga pola makan yang sehat dan seimbang, serta kebiasaan hidup bersih yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan secara mandiri.

Penyuluhan kesehatan ini menjadi bagian penting dalam kegiatan bakti kesehatan, karena tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pada upaya pencegahan penyakit dalam jangka panjang.

Peran Strategis Satgas di Wilayah Perbatasan

Kegiatan bakti kesehatan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang diemban oleh Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 763/SBA. Dalam menjalankan tugasnya, Satgas tidak hanya berperan sebagai penjaga keamanan wilayah perbatasan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan.

Wilayah perbatasan seperti Kabupaten Maybrat memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam hal akses terhadap fasilitas umum, termasuk layanan kesehatan. Kondisi geografis yang sulit dijangkau serta keterbatasan infrastruktur menjadi kendala utama bagi masyarakat dalam memperoleh pelayanan yang layak.

Oleh karena itu, kehadiran Satgas Pamtas dengan berbagai program kemanusiaan, termasuk bakti kesehatan, menjadi sangat penting. Kegiatan ini tidak hanya membantu meringankan beban masyarakat, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan warga.

Melalui pendekatan yang humanis, Satgas berupaya membangun kepercayaan masyarakat serta menciptakan suasana yang kondusif di wilayah perbatasan. Hal ini sejalan dengan tujuan utama TNI dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus mendukung pembangunan di daerah terpencil.

Antusiasme dan Apresiasi Warga

Kegiatan bakti kesehatan yang dilaksanakan oleh Satgas Pamtas Yonif 763/SBA mendapat sambutan hangat dari masyarakat Kampung Kumurkek. Warga merasa sangat terbantu dengan adanya pelayanan kesehatan gratis yang diberikan.

Salah satu warga mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran Satgas yang telah membantu masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat, terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan ekonomi dan akses terhadap fasilitas kesehatan.

“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah datang membantu kami. Dengan adanya pengobatan gratis ini, kami bisa memeriksakan kesehatan tanpa harus pergi jauh,” ungkap salah satu warga.

Antusiasme warga terlihat dari jumlah peserta yang cukup banyak serta keterlibatan aktif dalam mengikuti penyuluhan kesehatan. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki kesadaran yang tinggi akan pentingnya kesehatan, serta harapan besar terhadap keberlanjutan kegiatan seperti ini.

Komitmen Berkelanjutan untuk Masyarakat

Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 763/SBA menegaskan bahwa kegiatan bakti kesehatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam membantu masyarakat di wilayah perbatasan. Program-program serupa akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat.

Selain bakti kesehatan, Satgas juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial lainnya, seperti pembangunan fasilitas umum, bantuan pendidikan, serta kegiatan kemasyarakatan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup warga.

Dengan adanya berbagai program tersebut, diharapkan masyarakat di wilayah perbatasan dapat merasakan kehadiran negara secara nyata, serta memperoleh akses yang lebih baik terhadap layanan dasar.

Meningkatkan Kesejahteraan dan Kebersamaan

Kegiatan bakti kesehatan ini tidak hanya memberikan manfaat dari segi kesehatan, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Interaksi yang terjalin selama kegiatan berlangsung menciptakan hubungan yang harmonis dan saling mendukung.

Keberadaan Satgas di tengah masyarakat menjadi simbol kehadiran negara yang peduli terhadap seluruh rakyatnya, termasuk mereka yang berada di daerah terpencil. Hal ini menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat semakin percaya dan merasa dekat dengan TNI, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan.

Harapan ke Depan

Dengan terlaksananya kegiatan bakti kesehatan di Kampung Kumurkek, diharapkan kondisi kesehatan masyarakat dapat terus meningkat. Edukasi yang diberikan juga diharapkan dapat menjadi bekal bagi masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat secara mandiri.

Ke depan, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dapat terus ditingkatkan guna menciptakan pembangunan yang merata, termasuk dalam sektor kesehatan.

Kegiatan bakti kesehatan ini menjadi bukti bahwa dengan kerja sama dan kepedulian, berbagai tantangan di wilayah perbatasan dapat diatasi secara bersama-sama.

(Pen Yonif 763/SBA)

Redaksi Sumateranewstv 

0Komentar