TSC7GSdiGpY5Tpz5TpY7GSrpGA==
Light Dark
Polda Lampung Berduka, Kapolda Hadiri Upacara Pemakaman Bripka Anumerta Arya Supena yang Gugur Dalam Tugas

Polda Lampung Berduka, Kapolda Hadiri Upacara Pemakaman Bripka Anumerta Arya Supena yang Gugur Dalam Tugas

Daftar Isi
×

Metro Lampung, (Sumateranewstv.com) – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Kepolisian Daerah (Polda) Lampung atas gugurnya Bripka (Anumerta) Arya Supena, S.H., anggota Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intelkam) Polda Lampung yang meninggal dunia saat menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.

Suasana haru dan penuh kesedihan tampak menyelimuti prosesi pelepasan hingga pemakaman almarhum yang dilaksanakan secara kedinasan Polri pada Sabtu (09/05/2026).

Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf hadir langsung dalam upacara penghormatan terakhir tersebut bersama Wakapolda Lampung dan sejumlah Pejabat Utama Polda Lampung.

Kehadiran pimpinan tertinggi Polda Lampung beserta jajaran menjadi bentuk penghormatan sekaligus penghargaan atas dedikasi dan pengorbanan almarhum yang gugur saat menjalankan tugas sebagai anggota Polri.

Upacara pemakaman berlangsung khidmat dan penuh rasa kehilangan. Rekan sejawat, keluarga, serta masyarakat yang hadir tampak tidak mampu menyembunyikan kesedihan atas kepergian sosok Bhayangkara yang dikenal berdedikasi dalam tugasnya.

Isak tangis keluarga pecah ketika peti jenazah almarhum diberangkatkan menuju tempat peristirahatan terakhir dengan prosesi penghormatan kedinasan.

Gugur Saat Menjalankan Tugas

Peristiwa tragis yang merenggut nyawa Bripka (Anumerta) Arya Supena terjadi pada Sabtu pagi, 9 Mei 2026, sekitar pukul 05.30 WIB di depan Toko Yuzi Akmal, Jalan ZA Pagaralam, Labuhan Ratu.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan pihak kepolisian, saat itu almarhum tengah melaksanakan tugas dan melintas di sekitar lokasi menggunakan sepeda motor.

Ketika berada di kawasan tersebut, almarhum melihat dua pria mencurigakan yang diduga sedang berusaha merusak kunci stang sepeda motor milik seorang warga berinisial NM.

Sebagai anggota Polri yang sedang bertugas, almarhum berupaya menghentikan tindakan yang diduga sebagai percobaan pencurian kendaraan bermotor tersebut.

Namun situasi berubah tragis ketika salah satu pelaku tiba-tiba melepaskan tembakan dari jarak dekat ke arah almarhum.

Tembakan tersebut mengenai bagian kepala Bripka Arya Supena dan menyebabkan luka kritis.

Meski sempat mendapatkan pertolongan medis darurat dan dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung, nyawa almarhum tidak dapat diselamatkan.

Bripka Arya Supena dinyatakan meninggal dunia akibat luka tembak serius yang dideritanya.

Polda Lampung Kehilangan Putra Terbaik

Kepergian Bripka (Anumerta) Arya Supena meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Polda Lampung.

Dalam keterangannya, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari menyampaikan bahwa institusi Polri kehilangan salah satu anggota terbaik yang gugur dalam menjalankan tugas negara.

Menurutnya, almarhum merupakan sosok anggota Polri yang memiliki dedikasi tinggi serta keberanian luar biasa dalam melindungi masyarakat.

“Polda Lampung kehilangan salah satu putra terbaiknya. Almarhum adalah teladan bagi kita semua, yang tidak ragu mempertaruhkan nyawa demi menjalankan tugas dan melindungi hak masyarakat,” ujar Yuni.

Ia juga menegaskan bahwa pengabdian almarhum akan menjadi inspirasi dan teladan bagi seluruh anggota Polri dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Keberanian Bripka Arya Supena dalam menghadapi pelaku kejahatan dinilai sebagai bentuk nyata pengabdian seorang Bhayangkara sejati.

Menurut Yuni, almarhum menunjukkan bahwa tugas kepolisian bukan sekadar profesi, tetapi bentuk pengabdian penuh risiko demi keamanan masyarakat.

Diberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta

Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengorbanannya, institusi Polri memberikan penghargaan kenaikan pangkat luar biasa anumerta kepada almarhum.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai wujud penghormatan negara kepada anggota Polri yang gugur saat menjalankan tugas.

Dalam prosesi pelepasan jenazah, suasana haru menyelimuti keluarga besar almarhum dan seluruh personel kepolisian yang hadir.

Jenazah dilepas dari rumah duka dengan upacara pemakaman kedinasan Polri yang berlangsung penuh penghormatan.

Prosesi pemakaman dipimpin langsung oleh Direktur Intelkam Polda Lampung sebagai inspektur upacara.

Upacara penghormatan dilakukan dengan penuh khidmat sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum yang gugur demi tugas negara.

Penghormatan tembakan salvo ke udara menjadi simbol penghormatan tertinggi bagi anggota Polri yang gugur dalam tugas pengabdian.

Suasana Haru Selimuti Pemakaman

Suasana emosional tampak menyelimuti prosesi pemakaman Bripka (Anumerta) Arya Supena.

Keluarga almarhum tampak tidak kuasa menahan kesedihan ketika prosesi penghormatan terakhir berlangsung.

Rekan-rekan sesama anggota Polri yang hadir juga terlihat larut dalam duka mendalam atas kehilangan salah satu sahabat dan rekan terbaik mereka.

Suara isak tangis terdengar ketika peti jenazah dibawa menuju tempat peristirahatan terakhir.

Tembakan salvo yang dilepaskan ke udara menambah suasana haru dalam prosesi penghormatan terakhir tersebut.

Momen tersebut menjadi simbol penghormatan negara terhadap keberanian dan pengabdian seorang anggota Bhayangkara yang gugur demi melindungi masyarakat.

Banyak pihak yang hadir tampak memberikan penghormatan terakhir dengan penuh rasa hormat dan kehilangan.

Kehadiran Kapolda Lampung bersama jajaran pejabat utama Polda Lampung juga menunjukkan perhatian besar institusi terhadap keluarga yang ditinggalkan.

Tim Gabungan Lakukan Pengejaran Intensif

Polda Lampung menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam atas peristiwa tragis tersebut.

Saat ini tim gabungan kepolisian tengah melakukan pengejaran intensif terhadap dua pelaku yang diduga terlibat dalam penembakan terhadap Bripka Arya Supena.

Kombes Pol Yuni Iswandari menyampaikan bahwa aparat kepolisian telah melakukan berbagai langkah penyelidikan guna mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.

“Kami pastikan tim gabungan akan menangkap pelaku,” tegas Yuni.

Selain melakukan pengejaran, petugas kepolisian juga terus mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian serta memeriksa sejumlah saksi.

Pemeriksaan dilakukan secara mendalam untuk mempercepat proses pengungkapan kasus tersebut.

Polda Lampung memastikan seluruh kemampuan terbaik akan dikerahkan guna menangkap pelaku dan menuntaskan kasus penembakan tersebut.

Langkah cepat yang dilakukan aparat kepolisian menjadi bentuk komitmen dalam memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan.

Pengabdian Bhayangkara Sejati

Keberanian Bripka Arya Supena dalam menghadapi pelaku kejahatan menjadi gambaran nyata tentang tugas berat yang diemban anggota Polri.

Setiap anggota kepolisian memiliki tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, bahkan dengan risiko kehilangan nyawa.

Peristiwa gugurnya Bripka Arya Supena menjadi pengingat bahwa tugas kepolisian penuh dengan tantangan dan bahaya.

Namun di balik risiko tersebut, anggota Polri tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab demi memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Dedikasi dan keberanian almarhum menjadi teladan bagi seluruh anggota Polri untuk terus menjalankan tugas dengan profesionalisme dan integritas.

Institusi Polri menegaskan bahwa pengorbanan almarhum tidak akan dilupakan dan akan menjadi bagian dari sejarah pengabdian kepolisian.

Dukungan dan Doa Mengalir untuk Keluarga

Ucapan belasungkawa dan doa terus mengalir dari berbagai pihak atas meninggalnya Bripka (Anumerta) Arya Supena.

Sejumlah anggota kepolisian, tokoh masyarakat, hingga warga menyampaikan rasa duka mendalam atas peristiwa tersebut.

Masyarakat berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan berat tersebut.

Polda Lampung juga memastikan akan memberikan perhatian dan dukungan kepada keluarga almarhum.

Menurut Kombes Pol Yuni Iswandari, seluruh keluarga besar Polri turut mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

“Seluruh keluarga besar Polri mendoakan agar almarhum Bripka (Anumerta) Arya Supena mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan YME, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” pungkas Yuni.

Polri Tegaskan Komitmen Menjaga Keamanan Masyarakat

Peristiwa gugurnya Bripka Arya Supena menjadi duka mendalam sekaligus pengingat tentang pentingnya dukungan masyarakat terhadap tugas-tugas kepolisian.

Polri menegaskan akan terus hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat meskipun menghadapi berbagai risiko di lapangan.

Pengorbanan anggota Polri yang gugur dalam tugas menjadi bukti nyata bahwa aparat keamanan bekerja demi melindungi masyarakat.

Polda Lampung juga mengajak masyarakat untuk turut membantu aparat kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.

Kerja sama antara masyarakat dan aparat keamanan dinilai sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman.

Dengan semangat pengabdian dan profesionalisme, Polri berkomitmen terus menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Kepergian Bripka (Anumerta) Arya Supena menjadi kehilangan besar, namun semangat pengabdiannya akan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi seluruh anggota kepolisian serta masyarakat Indonesia.

(*)

Redaksi 

0Komentar