TSC7GSdiGpY5Tpz5TpY7GSrpGA==
Light Dark
Patroli KRYD Polsek Kebon Jeruk Bersama 3 Pilar Berhasil Amankan Sajam dan Tembakau Sintetis

Patroli KRYD Polsek Kebon Jeruk Bersama 3 Pilar Berhasil Amankan Sajam dan Tembakau Sintetis

Daftar Isi
×

Cegah Tawuran dan Kejahatan Jalanan, Polsek Kebon Jeruk Temukan Celurit dan Sinte Saat Patroli

Jakarta Barat, (Sumateranewstv.com) – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif, jajaran Polsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat bersama unsur 3 Pilar kembali menggelar patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Sabtu malam, 16 Mei 2026. Patroli tersebut menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian dalam menekan angka kriminalitas jalanan, mencegah aksi tawuran remaja, serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan di wilayah Jakarta Barat.

Kegiatan patroli yang melibatkan unsur kepolisian, TNI, dan pemerintah daerah tersebut menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian petugas yakni kawasan Asia Baru RW 04, Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Dalam patroli tersebut, petugas mendapati sekelompok remaja yang tengah berkumpul dan nongkrong di area tersebut pada malam hari. Kehadiran aparat gabungan rupanya membuat para remaja itu panik. Saat hendak dilakukan pemeriksaan dan pendataan, mereka langsung berhamburan melarikan diri meninggalkan lokasi.

Petugas yang curiga kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi tempat para remaja tersebut berkumpul. Hasilnya, aparat menemukan dua bilah senjata tajam jenis celurit dan satu senjata mainan berbentuk klewang yang disembunyikan di sebuah bangunan kosong tidak jauh dari lokasi tongkrongan.

Tak hanya itu, petugas juga menemukan narkotika jenis tembakau sintetis atau yang kerap disebut “sinte”. Temuan tersebut langsung diamankan oleh petugas guna mencegah penyalahgunaan lebih lanjut dan sebagai bahan penyelidikan kepolisian.

Kapolsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Nur Aqsha Ferdianto, mengatakan bahwa patroli KRYD bersama unsur 3 Pilar dilakukan secara rutin sebagai bentuk upaya preventif kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah.

Menurutnya, patroli malam hari sangat penting untuk mengantisipasi berbagai potensi kejahatan jalanan yang kerap terjadi pada jam-jam rawan. Selain itu, patroli juga menjadi bagian dari komitmen Polsek Kebon Jeruk dalam mewujudkan situasi wilayah yang aman, nyaman, dan terbebas dari aksi tawuran.

“Kegiatan patroli ini kami lakukan untuk mengantisipasi berbagai bentuk kejahatan jalanan seperti tawuran, begal, curat, curas, curanmor hingga aksi geng motor,” ujar Kompol Nur Aqsha Ferdianto.

Ia menegaskan, keberhasilan petugas menemukan senjata tajam dan tembakau sintetis tersebut menjadi bukti bahwa patroli kewilayahan memiliki peran penting dalam mendeteksi serta mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini.

Menurut Kompol Nur Aqsha, berbagai aksi kriminalitas jalanan sering kali bermula dari aktivitas nongkrong hingga berkumpulnya kelompok remaja pada malam hari tanpa pengawasan. Kondisi tersebut berpotensi berkembang menjadi tawuran ataupun tindak kriminal lainnya apabila tidak segera dicegah.

Karena itu, patroli KRYD yang dilakukan jajaran Polsek Kebon Jeruk bersama unsur 3 Pilar akan terus ditingkatkan, khususnya pada malam akhir pekan maupun jam-jam rawan terjadinya gangguan keamanan.

Selain fokus pada pencegahan tawuran, patroli juga bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari. Kehadiran petugas gabungan di lapangan diharapkan dapat memberikan efek cegah terhadap para pelaku kriminal.

Dalam beberapa waktu terakhir, persoalan tawuran remaja memang menjadi perhatian serius aparat kepolisian di wilayah Jakarta Barat. Tawuran tidak hanya meresahkan warga, tetapi juga membahayakan keselamatan masyarakat pengguna jalan maupun para pelaku sendiri.

Tak jarang aksi tawuran melibatkan penggunaan senjata tajam yang dapat menimbulkan korban luka bahkan korban jiwa. Karena itu, langkah antisipasi melalui patroli rutin dinilai menjadi strategi penting guna menekan potensi konflik antar kelompok remaja.

Kompol Nur Aqsha Ferdianto menjelaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan jalanan maupun pihak-pihak yang mencoba mengganggu keamanan lingkungan.

Polsek Kebon Jeruk juga terus menjalin sinergitas dengan unsur TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga pengurus lingkungan dalam menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif.

Sinergi 3 Pilar dinilai menjadi salah satu kekuatan utama dalam menjaga keamanan wilayah karena melibatkan berbagai unsur yang memiliki peran strategis di tengah masyarakat.

Melalui patroli bersama, aparat tidak hanya melakukan pengawasan terhadap titik-titik rawan, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar turut menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

Selain menyisir kawasan rawan tawuran, patroli KRYD juga menyasar jalan protokol, gang-gang permukiman, area kosong, hingga lokasi yang sering dijadikan tempat berkumpul anak muda pada malam hari.

Petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan maupun individu yang dicurigai membawa barang berbahaya seperti senjata tajam, narkoba, maupun benda-benda lain yang berpotensi digunakan untuk tindak kriminal.

Keberadaan senjata tajam yang ditemukan di lokasi tersebut menunjukkan bahwa potensi aksi kriminal maupun tawuran masih perlu diwaspadai. Polisi menduga senjata tajam itu sengaja disembunyikan untuk digunakan pada waktu tertentu.

Temuan tembakau sintetis juga menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Pasalnya, penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja dapat menjadi pemicu meningkatnya tindakan kriminal dan kenakalan remaja.

Tembakau sintetis dikenal sebagai narkotika yang memiliki efek halusinasi dan dapat memengaruhi perilaku penggunanya. Penyalahgunaan zat tersebut sangat berbahaya, terutama bagi generasi muda.

Pihak kepolisian terus mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, khususnya pada malam hari. Peran keluarga dianggap sangat penting dalam mencegah anak terlibat tawuran, penyalahgunaan narkoba, maupun tindakan kriminal lainnya.

Selain itu, masyarakat juga diharapkan lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan.

Kompol Nur Aqsha Ferdianto menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga keamanan wilayah. Menurutnya, keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian semata, melainkan tanggung jawab bersama.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan maupun tindak kriminal melalui layanan kepolisian 110 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas,” katanya.

Layanan kepolisian 110 sendiri merupakan saluran cepat yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan laporan maupun pengaduan terkait gangguan keamanan.

Dengan adanya laporan dari masyarakat, aparat kepolisian dapat bergerak lebih cepat dalam melakukan penanganan sehingga potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sedini mungkin.

Warga sekitar menyambut positif patroli rutin yang dilakukan aparat gabungan. Mereka menilai kehadiran petugas di lapangan memberikan rasa aman dan membuat lingkungan menjadi lebih kondusif.

Beberapa warga mengaku khawatir dengan maraknya aksi tawuran remaja dan kejahatan jalanan yang belakangan terjadi di sejumlah wilayah Jakarta. Karena itu, patroli rutin dianggap sangat membantu menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

Selain patroli malam, Polsek Kebon Jeruk juga aktif melakukan berbagai kegiatan pembinaan masyarakat melalui sambang warga, penyuluhan kamtibmas, hingga sosialisasi bahaya narkoba dan kenakalan remaja.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.

Polisi juga terus menggandeng sekolah-sekolah dan tokoh masyarakat dalam memberikan edukasi kepada kalangan remaja agar tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun penyalahgunaan narkoba.

Menurut aparat, pencegahan jauh lebih efektif dibandingkan penindakan. Karena itu, pendekatan persuasif dan edukatif terus dikedepankan guna membangun kesadaran generasi muda.

Meski demikian, aparat kepolisian memastikan tidak akan segan melakukan tindakan tegas terhadap pelaku kriminal maupun pihak-pihak yang mengganggu keamanan masyarakat.

Patroli KRYD yang dilaksanakan Polsek Kebon Jeruk bersama 3 Pilar tersebut berlangsung hingga dini hari dengan situasi wilayah terpantau aman dan kondusif.

Kegiatan patroli berjalan lancar tanpa adanya gangguan berarti. Petugas terus melakukan pemantauan di sejumlah titik untuk memastikan situasi tetap terkendali.

Ke depan, patroli serupa akan terus ditingkatkan sebagai bentuk komitmen aparat dalam menciptakan wilayah Kebon Jeruk yang aman, nyaman, dan bebas dari aksi kriminalitas jalanan.

Langkah preventif melalui patroli rutin dinilai menjadi salah satu strategi efektif dalam meminimalisir potensi gangguan keamanan sekaligus memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat.

Dengan sinergitas antara aparat dan masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Jakarta Barat, khususnya Kecamatan Kebon Jeruk, dapat terus terjaga dengan baik.

Polsek Kebon Jeruk pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan tidak memberikan ruang bagi pelaku kejahatan maupun aksi tawuran.

Kewaspadaan dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar menjadi kunci penting dalam menciptakan wilayah yang aman, damai, dan kondusif bagi seluruh warga.

(Humas Polres Metro Jakarta Barat)

Redaksi Sumateranewstv 

0Komentar