TSC7GSdiGpY5Tpz5TpY7GSrpGA==
Light Dark
Malam Takbiran Iduladha, Polres Jakbar Intensifkan Patroli dan Razia Kejahatan Jalanan

Malam Takbiran Iduladha, Polres Jakbar Intensifkan Patroli dan Razia Kejahatan Jalanan

Daftar Isi
×

Polres Jakbar Gelar Patroli dan Razia Kejahatan Pada Malam Takbiran, Pembawa Sabu dan Tramadol Diamankan

Jakarta Barat, (Sumateranewstv.com) — Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif pada malam takbiran Iduladha 1447 Hijriah, jajaran Polres Metro Jakarta Barat bersama Polsek jajaran dan unsur 3 Pilar menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang dilanjutkan dengan patroli skala besar dan razia stasioner di sejumlah titik rawan kriminalitas, Rabu dini hari (27/5/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 00.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB tersebut merupakan langkah preventif kepolisian dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan yang kerap meningkat saat malam takbiran, mulai dari aksi begal, tawuran antar kelompok remaja, penyalahgunaan narkotika, kepemilikan senjata tajam hingga berbagai bentuk kejahatan jalanan lainnya.

Dalam pelaksanaan operasi kewilayahan itu, personel gabungan menyisir sejumlah titik yang selama ini dianggap rawan terjadinya aksi kriminalitas dan tawuran. Sejumlah ruas jalan utama yang menjadi fokus pengamanan di antaranya Jalan Brigjen Katamso, Jalan S. Parman, Jalan Arjuna Selatan, kawasan Kemanggisan hingga Rawabelong.

Patroli dilakukan secara mobile menggunakan kendaraan roda dua dan mobil patroli guna menjangkau area-area yang dianggap rawan. Selain itu, petugas juga melaksanakan razia stasioner di beberapa titik strategis dengan memeriksa kendaraan dan orang yang dicurigai membawa barang-barang berbahaya maupun terlibat tindak pidana.

Tak hanya melakukan penindakan, aparat kepolisian juga mengedepankan pendekatan humanis melalui patroli dialogis kepada masyarakat. Para personel memberikan imbauan kamtibmas kepada warga serta kelompok remaja yang masih berkumpul hingga larut malam agar tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Kegiatan patroli malam takbiran tersebut mendapat perhatian serius dari jajaran kepolisian mengingat momentum hari besar keagamaan sering dimanfaatkan sebagian pihak untuk melakukan aksi kriminalitas ketika situasi jalanan mulai lengang. Oleh sebab itu, pengamanan dilakukan secara maksimal guna memastikan masyarakat dapat menjalankan malam takbiran dan menyambut Hari Raya Iduladha dengan rasa aman dan nyaman.

Dari hasil patroli dan razia yang digelar sepanjang malam, petugas berhasil mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang.

Dalam operasi tersebut, aparat mengamankan satu orang yang kedapatan membawa narkotika jenis sabu dengan berat sekitar satu gram. Selain itu, petugas juga mengamankan seorang lainnya yang membawa dua paket narkotika sintetis yang diduga siap edar.

Tidak hanya itu, petugas juga mendapati enam orang yang kedapatan membawa obat-obatan terlarang jenis tramadol tanpa izin dan resep resmi. Seluruh orang yang diamankan kemudian dibawa ke kantor polisi guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi mengatakan bahwa patroli biru dan razia stasioner yang dilakukan pihaknya merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat, khususnya pada malam hari dan momentum hari besar keagamaan.

Menurutnya, malam takbiran menjadi salah satu waktu yang membutuhkan perhatian khusus dari aparat keamanan karena adanya peningkatan aktivitas masyarakat di ruang publik hingga dini hari.

“Kegiatan patroli biru dan razia stasioner ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga keamanan wilayah, khususnya pada jam-jam rawan kriminalitas. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman saat beristirahat maupun beraktivitas,” ujar Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, Rabu (27/5/2026).

Kapolres menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku kejahatan jalanan maupun pihak-pihak yang mencoba mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Jakarta Barat.

Ia juga memastikan bahwa patroli kewilayahan akan terus dilaksanakan secara rutin dan masif dengan melibatkan unsur 3 Pilar yang terdiri dari kepolisian, TNI dan pemerintah daerah guna memperkuat pengawasan di lapangan.

“Patroli akan terus dilakukan secara rutin dan masif bersama unsur 3 Pilar. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melapor apabila menemukan adanya potensi gangguan kamtibmas,” tambahnya.

Selain fokus pada penindakan terhadap pelaku kriminalitas, kepolisian juga menaruh perhatian besar terhadap upaya pencegahan tawuran remaja yang kerap terjadi pada malam hari, khususnya di akhir pekan maupun momentum hari besar.

Petugas yang berpatroli aktif melakukan pemeriksaan terhadap kelompok pemuda yang berkumpul di pinggir jalan hingga dini hari guna mengantisipasi adanya potensi bentrokan antarkelompok yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat.

Dalam beberapa kesempatan, personel kepolisian juga memberikan edukasi kepada para remaja agar tidak mudah terprovokasi melakukan aksi tawuran maupun balap liar yang berpotensi menimbulkan korban jiwa.

Langkah preventif yang dilakukan Polres Metro Jakarta Barat tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat yang merasa lebih aman dengan kehadiran aparat kepolisian di tengah lingkungan mereka pada malam hari.

Sejumlah warga mengaku patroli skala besar yang dilakukan secara rutin mampu menekan angka kriminalitas jalanan dan memberikan rasa tenang, terutama bagi masyarakat yang masih melakukan aktivitas pada malam hingga dini hari.

Pengamanan malam takbiran juga menjadi bagian dari strategi kepolisian dalam memastikan perayaan Iduladha berjalan lancar tanpa gangguan keamanan yang berarti.

Selain patroli dan razia, aparat gabungan turut melakukan pengawasan terhadap titik-titik keramaian dan pusat aktivitas masyarakat guna mengantisipasi terjadinya gangguan ketertiban maupun kecelakaan lalu lintas.

Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga ketertiban selama malam takbiran dengan tidak melakukan konvoi berlebihan, menggunakan petasan secara ilegal maupun melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Kegiatan KRYD yang digelar Polres Metro Jakarta Barat merupakan implementasi dari upaya berkelanjutan kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah perkotaan yang memiliki tingkat mobilitas masyarakat cukup tinggi.

Jakarta Barat sebagai salah satu kawasan padat penduduk dan pusat aktivitas ekonomi memang memiliki tantangan tersendiri dalam menjaga keamanan, khususnya pada malam hari. Karena itu, patroli dan pengawasan intensif menjadi langkah penting untuk mencegah munculnya tindak kriminalitas.

Dalam pelaksanaan patroli, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang dicurigai guna memastikan tidak ada senjata tajam, narkotika maupun barang berbahaya lainnya yang dibawa oleh pengguna jalan.

Pemeriksaan dilakukan secara selektif dan humanis agar masyarakat tetap merasa nyaman namun tetap efektif dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan.

Kapolres Metro Jakarta Barat menambahkan bahwa sinergitas antara aparat keamanan dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Ia berharap masyarakat tidak ragu untuk melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan, peredaran narkoba, aksi tawuran maupun bentuk gangguan keamanan lainnya.

“Keamanan bukan hanya tugas kepolisian semata, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Dengan kerja sama yang baik, situasi kamtibmas akan tetap terjaga,” ujarnya.

Polres Metro Jakarta Barat juga memastikan bahwa pengawasan akan terus diperketat selama momentum Iduladha berlangsung, termasuk pada pelaksanaan salat Id dan kegiatan pemotongan hewan kurban di berbagai wilayah.

Personel kepolisian disiagakan di sejumlah titik untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat berjalan tertib dan aman tanpa adanya gangguan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Di sisi lain, aparat juga terus menggencarkan upaya pemberantasan narkoba yang dinilai menjadi salah satu akar munculnya berbagai tindak kriminalitas jalanan.

Penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang seperti tramadol dinilai sangat berbahaya karena dapat memicu tindakan agresif, hilangnya kesadaran hingga mendorong seseorang melakukan tindak kejahatan.

Karena itu, operasi kewilayahan yang dilakukan tidak hanya menyasar pelaku kriminal jalanan, tetapi juga peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang yang merusak generasi muda.

Dengan adanya patroli intensif dan razia rutin tersebut, diharapkan situasi keamanan di wilayah Jakarta Barat tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas ibadah dan merayakan Hari Raya Iduladha dengan penuh ketenangan.

Kepolisian juga mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjaga toleransi, ketertiban serta saling menghormati demi terciptanya suasana perayaan Iduladha yang damai dan penuh kebersamaan.

(Humas Polres Metro Jakarta Barat)

Redaksi Sumateranewstv 

0Komentar