Samarinda, (Sumateranewstv.com) – Kontingen judo Polda Lampung sukses mengukir prestasi membanggakan pada hari pertama Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 yang digelar di GOR Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (17/5/2026). Dalam ajang olahraga nasional yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari seluruh jajaran kepolisian daerah di Indonesia tersebut, para atlet Polda Lampung berhasil mempersembahkan empat medali sekaligus, terdiri dari dua medali perak dan dua medali perunggu.
Prestasi tersebut menjadi awal yang sangat positif bagi kontingen Polda Lampung dalam persaingan ketat di ajang bergengsi Kapolri Cup 2026. Dengan semangat juang tinggi dan persiapan matang, para atlet mampu menunjukkan kemampuan terbaik mereka di atas tatami dan membawa harum nama institusi serta Provinsi Lampung di tingkat nasional.
Adapun dua medali perak berhasil diraih oleh Bripda Tubagus Dinda Maulid yang turun di kelas -66 kilogram serta Bripda Bianca Justitia yang bertanding pada kelas -70 kilogram. Sementara dua medali perunggu dipersembahkan oleh Briptu Rachmad Dewa Artha pada kelas +90 kilogram dan Bripda R Ayu Syafriani pada kelas -63 kilogram.
Raihan empat medali di hari pertama pertandingan tersebut menjadi pencapaian yang membanggakan sekaligus memberikan optimisme besar bagi kontingen Polda Lampung untuk terus menambah pundi-pundi medali pada pertandingan berikutnya.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan perjuangan seluruh atlet yang telah bertanding maksimal dalam ajang nasional tersebut. Menurutnya, hasil yang diraih para atlet merupakan buah dari latihan disiplin dan semangat pantang menyerah yang selama ini dibangun dalam pembinaan olahraga di lingkungan Polda Lampung.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Polda Lampung. Para atlet sudah menunjukkan dedikasi, disiplin, dan semangat juang yang luar biasa pada hari pertama pertandingan,” ujar Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun dalam keterangannya, Senin (18/5/2026).
Ia menjelaskan, keberhasilan kontingen Lampung meraih empat medali sekaligus membuktikan bahwa personel Polri tidak hanya mampu menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, namun juga mampu berprestasi dalam bidang olahraga.
Menurut Yuni, olahraga judo memiliki nilai-nilai penting yang sejalan dengan karakter anggota Polri, seperti kedisiplinan, ketangguhan mental, kecepatan mengambil keputusan, serta sportivitas tinggi. Karena itu, pembinaan olahraga di lingkungan kepolisian terus didorong guna menciptakan personel yang sehat, tangguh, dan profesional.
“Keikutsertaan anggota Polda Lampung dalam ajang Kapolri Cup ini bukan hanya untuk mengejar prestasi semata, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan karakter personel Polri yang disiplin, kuat, sportif, dan memiliki semangat juang tinggi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Yuni mengatakan dukungan penuh dari pimpinan menjadi motivasi besar bagi para atlet yang sedang bertanding. Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf bahkan hadir langsung di venue pertandingan untuk memberikan semangat kepada seluruh atlet kontingen Lampung.
“Bapak Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf memberikan dukungan penuh kepada seluruh atlet yang bertanding. Beliau juga menyaksikan langsung pertandingan dari venue sebagai bentuk motivasi dan perhatian kepada para atlet,” katanya.
Kehadiran Kapolda Lampung di arena pertandingan mendapat sambutan positif dari para atlet maupun official tim. Dukungan moril dari pimpinan dinilai mampu meningkatkan semangat bertanding dan rasa percaya diri para atlet saat menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai daerah.
Yuni berharap raihan empat medali pada hari pertama ini menjadi pelecut semangat bagi seluruh atlet Polda Lampung untuk terus memberikan performa terbaik pada pertandingan berikutnya.
“Semoga pada pertandingan selanjutnya kontingen Polda Lampung dapat kembali menambah perolehan medali dan memberikan hasil terbaik untuk institusi,” ujarnya.
Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 sendiri merupakan salah satu ajang olahraga terbesar di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia. Kompetisi ini diikuti oleh kontingen dari berbagai polda di seluruh Indonesia dan menjadi bagian dari program pembinaan prestasi olahraga anggota Polri.
Selain menjadi wadah kompetisi, Kapolri Cup juga menjadi sarana mempererat soliditas antaranggota Polri dari berbagai daerah. Melalui olahraga, hubungan antar personel kepolisian dapat terjalin lebih baik sehingga memperkuat sinergitas dan kebersamaan dalam menjalankan tugas di lapangan.
Ajang nasional tersebut berlangsung sejak 15 hingga 20 Mei 2026 dan mempertandingkan berbagai kelas dalam cabang olahraga judo. Ratusan atlet terbaik dari seluruh Indonesia turut ambil bagian dalam kompetisi yang berlangsung penuh semangat dan sportivitas tersebut.
GOR Segiri Samarinda yang menjadi lokasi pertandingan tampak dipenuhi atlet, official, serta para pendukung dari berbagai kontingen. Suasana pertandingan berlangsung meriah dengan sorak sorai dukungan yang terus menggema sepanjang laga berlangsung.
Pertandingan di hari pertama berlangsung sengit karena setiap kontingen menurunkan atlet-atlet terbaik hasil seleksi dan pembinaan daerah masing-masing. Namun di tengah persaingan ketat tersebut, atlet-atlet Polda Lampung mampu tampil percaya diri dan menunjukkan teknik bertanding yang solid.
Bripda Tubagus Dinda Maulid yang turun di kelas -66 kilogram tampil impresif sejak babak awal. Dengan teknik lemparan yang kuat dan pertahanan disiplin, ia berhasil menyingkirkan sejumlah lawan sebelum akhirnya meraih medali perak.
Sementara itu, Bripda Bianca Justitia juga menunjukkan performa gemilang pada kelas -70 kilogram. Ia mampu menghadapi lawan-lawan tangguh dengan strategi matang dan semangat juang tinggi hingga berhasil menyumbangkan medali perak bagi kontingen Lampung.
Di kategori +90 kilogram, Briptu Rachmad Dewa Artha tampil penuh kekuatan dan determinasi. Meski harus menghadapi lawan dengan postur dan pengalaman mumpuni, ia tetap mampu memberikan perlawanan sengit hingga berhasil mengamankan medali perunggu.
Hal serupa juga ditunjukkan Bripda R Ayu Syafriani pada kelas -63 kilogram. Dengan teknik dan kecepatan yang dimiliki, ia sukses menembus perebutan medali dan membawa pulang medali perunggu bagi Polda Lampung.
Keberhasilan tersebut tentu tidak diraih secara instan. Para atlet telah menjalani serangkaian latihan intensif dan pemusatan latihan sebelum diberangkatkan ke Samarinda. Program latihan yang disiplin dan terukur menjadi salah satu faktor penting yang mendukung performa atlet di arena pertandingan.
Pelatih kontingen Polda Lampung juga memiliki peran besar dalam menyiapkan strategi serta meningkatkan kemampuan teknik para atlet. Kerja sama antara atlet, pelatih, official, dan dukungan pimpinan menjadi modal utama dalam menghadapi kejuaraan tingkat nasional tersebut.
Selain aspek teknik, kesiapan mental juga menjadi perhatian penting dalam pembinaan atlet. Menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai daerah membutuhkan fokus, kepercayaan diri, serta ketenangan dalam mengambil keputusan di arena pertandingan.
Keikutsertaan anggota Polri dalam kegiatan olahraga seperti judo dinilai memiliki banyak manfaat positif. Selain meningkatkan kebugaran fisik, olahraga juga mampu membangun karakter disiplin, tanggung jawab, dan kerja keras yang sangat diperlukan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Judo sendiri merupakan olahraga bela diri yang mengedepankan teknik, kekuatan, keseimbangan, serta pengendalian diri. Nilai-nilai tersebut sangat relevan dengan tugas Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara profesional dan humanis.
Polda Lampung selama ini dikenal aktif dalam mendukung pengembangan potensi personel di berbagai bidang, termasuk olahraga. Berbagai kegiatan pembinaan rutin dilakukan untuk menciptakan anggota yang sehat, berprestasi, dan memiliki daya saing tinggi.
Prestasi yang diraih kontingen judo Polda Lampung pada Kapolri Cup 2026 diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi personel lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan dan bakat yang dimiliki.
Selain itu, capaian tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan semangat generasi muda Lampung dalam menekuni olahraga judo maupun cabang olahraga lainnya. Dukungan terhadap olahraga diyakini menjadi salah satu cara efektif membentuk generasi muda yang sehat, disiplin, dan berkarakter positif.
Ajang Kapolri Cup tidak hanya menjadi arena perebutan medali, tetapi juga menjadi momentum memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan antaranggota Polri di seluruh Indonesia. Melalui olahraga, para personel dapat saling mengenal, membangun solidaritas, dan mempererat hubungan kekeluargaan.
Ke depan, Polda Lampung berharap pembinaan olahraga dapat terus berkembang dan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Dukungan dari pimpinan serta semangat para atlet menjadi modal penting untuk mewujudkan harapan tersebut.
Dengan raihan empat medali pada hari pertama, kontingen Polda Lampung kini optimistis menatap pertandingan selanjutnya. Seluruh atlet bertekad untuk terus memberikan yang terbaik demi mengharumkan nama Polda Lampung dan institusi Polri.
Semangat juang para atlet di arena Judo Kapolri Cup 2026 menjadi bukti nyata bahwa anggota Polri tidak hanya tangguh dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga dan membawa nama baik daerah di tingkat nasional.
Keberhasilan ini sekaligus memperlihatkan bahwa pembinaan sumber daya manusia di lingkungan Polri terus berjalan secara positif dan berkelanjutan. Dengan kombinasi antara profesionalisme, disiplin, dan sportivitas, diharapkan semakin banyak prestasi yang dapat diraih oleh personel Polri di berbagai bidang.
Kapolri Cup 2026 masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan, dan masyarakat Lampung tentu berharap para atlet kebanggaan daerah tersebut dapat kembali mempersembahkan medali tambahan serta mencatatkan prestasi yang lebih gemilang di tingkat nasional. (*)
Redaksi Sumateranewstv





0Komentar