Lampung Utara, (Sumateranewstv.com) – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif, jajaran Polsek Abung Tengah terus meningkatkan kegiatan preventif melalui pendekatan langsung kepada masyarakat. Salah satu langkah nyata yang dilakukan yakni melalui kegiatan sambang dan tatap muka bersama para pedagang serta warga di Desa Gunung Besar, Kecamatan Abung Tengah, Kabupaten Lampung Utara, Jumat (15/5/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Abung Tengah AKP Abdul Majid, S.H., didampingi personel Polsek Abung Tengah yakni AIPTU Wahidi, AIPTU Indra Kesuma, dan AIPDA Sigit Dwi Jaya. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat disambut hangat oleh warga dan para pedagang yang tengah menjalankan aktivitas sehari-hari.
Dalam kegiatan sambang tersebut, jajaran kepolisian menyampaikan berbagai pesan dan imbauan kamtibmas kepada masyarakat. Para pedagang diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi tindak kriminalitas yang dapat terjadi sewaktu-waktu, seperti pencurian, penipuan, peredaran uang palsu, hingga aksi kejahatan lainnya yang menyasar masyarakat.
Kapolsek Abung Tengah AKP Abdul Majid mengatakan bahwa kegiatan sambang merupakan salah satu bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat sekaligus sebagai upaya mempererat hubungan kemitraan antara polisi dan warga. Menurutnya, menjaga keamanan lingkungan bukan hanya menjadi tugas aparat kepolisian semata, melainkan membutuhkan dukungan serta partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.
“Kami hadir langsung di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas agar masyarakat semakin waspada terhadap berbagai potensi gangguan keamanan. Melalui komunikasi yang baik, kami berharap masyarakat tidak sungkan untuk menyampaikan informasi ataupun permasalahan yang terjadi di lingkungannya,” ujar AKP Abdul Majid di sela kegiatan.
Dalam dialog bersama para pedagang, personel Polsek Abung Tengah juga mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang kini semakin berkembang. Tidak sedikit kasus penipuan yang memanfaatkan teknologi komunikasi maupun transaksi digital dengan sasaran masyarakat kecil hingga para pedagang.
Petugas mengimbau agar warga tidak mudah percaya terhadap orang asing yang menawarkan sesuatu dengan iming-iming keuntungan besar ataupun meminta data pribadi dan informasi penting lainnya. Selain itu, masyarakat juga diminta lebih teliti saat melakukan transaksi jual beli guna menghindari kerugian akibat peredaran uang palsu.
Kegiatan sambang tersebut juga dimanfaatkan aparat kepolisian untuk menyerap berbagai informasi dari masyarakat terkait kondisi keamanan lingkungan sekitar. Dengan adanya komunikasi dua arah, polisi dapat mengetahui secara langsung berbagai persoalan maupun potensi gangguan kamtibmas yang ada di wilayah Desa Gunung Besar.
Para pedagang menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan kehadiran anggota kepolisian yang rutin turun langsung ke lapangan. Menurut mereka, kehadiran polisi di tengah aktivitas masyarakat memberikan rasa aman dan nyaman, terutama bagi para pedagang yang setiap hari beraktivitas di lingkungan pasar dan pusat keramaian.
Salah seorang pedagang mengaku bahwa kegiatan sambang seperti ini sangat membantu masyarakat dalam memperoleh informasi terkait keamanan lingkungan. Selain itu, masyarakat juga merasa lebih dekat dengan aparat kepolisian sehingga tidak ragu untuk melapor apabila terjadi gangguan keamanan.
“Kami merasa senang karena polisi datang langsung menemui kami. Dengan adanya imbauan seperti ini, kami jadi lebih berhati-hati dan merasa diperhatikan,” ujar salah seorang pedagang.
Kasi Humas Polres Lampung Utara IPTU Herawati mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan menjelaskan bahwa kegiatan sambang yang dilaksanakan jajaran Polsek merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Menurut IPTU Herawati, pendekatan humanis yang dilakukan anggota Polri melalui sambang dan tatap muka menjadi sarana efektif untuk mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk memberikan edukasi tentang pentingnya kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas.
“Melalui kegiatan sambang dan tatap muka ini, diharapkan tercipta komunikasi yang baik antara Polri dengan masyarakat sehingga situasi kamtibmas tetap terjaga aman dan kondusif. Kehadiran anggota di tengah masyarakat juga menjadi sarana untuk menyerap informasi serta memberikan edukasi terkait kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas,” ujar IPTU Herawati.
Ia menambahkan bahwa partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga keamanan lingkungan. Polisi tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Oleh sebab itu, pihaknya terus mengajak warga untuk aktif menjaga lingkungan masing-masing dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan.
“Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan adanya sinergi antara kepolisian dan masyarakat, maka potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini,” tambahnya.
Kegiatan sambang yang dilakukan Polsek Abung Tengah juga menjadi bagian dari implementasi Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan. Melalui kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat, diharapkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian semakin meningkat.
Selain memberikan edukasi, personel kepolisian juga mengingatkan warga untuk menjaga kerukunan antarwarga dan menghindari tindakan yang dapat memicu konflik sosial. Masyarakat diajak untuk mengutamakan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Dalam era digital seperti sekarang, penyebaran informasi palsu atau hoaks menjadi salah satu tantangan yang perlu diwaspadai bersama. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Polsek Abung Tengah juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan keamanan lingkungan melalui kegiatan ronda malam maupun sistem keamanan lingkungan (siskamling). Langkah tersebut dinilai efektif untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas di lingkungan permukiman warga.
Menurut pihak kepolisian, keberadaan siskamling tidak hanya berfungsi menjaga keamanan, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga. Dengan komunikasi yang baik di lingkungan masyarakat, berbagai potensi gangguan keamanan dapat lebih cepat diketahui dan dicegah.
Para personel kepolisian yang hadir juga berdialog santai dengan warga mengenai berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat sehari-hari. Pendekatan humanis tersebut dilakukan agar masyarakat merasa nyaman dan semakin dekat dengan aparat kepolisian.
Kehadiran polisi di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain menjaga keamanan, polisi juga hadir sebagai sahabat masyarakat yang siap mendengar dan membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan penuh keakraban. Warga tampak antusias mengikuti dialog serta mendengarkan berbagai imbauan yang disampaikan aparat kepolisian.
Dari hasil kegiatan tersebut, terjalin hubungan kemitraan yang semakin baik antara kepolisian dan masyarakat. Selain itu, polisi juga memperoleh berbagai informasi terkait kondisi keamanan lingkungan di wilayah Desa Gunung Besar yang nantinya akan menjadi bahan evaluasi untuk langkah-langkah pencegahan gangguan kamtibmas.
Kegiatan sambang seperti ini rencananya akan terus dilakukan secara rutin oleh jajaran Polsek Abung Tengah di berbagai desa yang ada di wilayah hukumnya. Dengan kehadiran polisi secara langsung di tengah masyarakat, diharapkan dapat menciptakan rasa aman, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan lingkungan, serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.
Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat memang membutuhkan kerja sama dari semua pihak. Melalui komunikasi yang baik, kepedulian terhadap lingkungan, serta partisipasi aktif masyarakat, situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Lampung Utara diharapkan dapat terus terjaga.
Polres Lampung Utara bersama jajaran Polsek pun menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan preventif dan edukatif. Dengan demikian, masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman, nyaman, dan tenteram tanpa rasa khawatir terhadap ancaman gangguan keamanan. (*)
Redaksi Sumateranewstv



0Komentar