Kotabumi, Lampung Utara, (Sumateranewstv.com) — Pemerintah Kabupaten Lampung Utara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan transformasi digital di sektor pemerintahan. Hal tersebut terlihat dari kehadiran Bupati Lampung Utara Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., dalam kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang digelar di Mahan Agung, Bandarlampung, Senin (25/05/2026).
Kegiatan strategis tersebut menjadi forum penting dalam mendorong percepatan implementasi digitalisasi transaksi pemerintah daerah sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan sektor perbankan dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih modern, transparan, dan akuntabel.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Lampung Utara didampingi Sekretaris Daerah Dra. Intji Indriati, M.H., Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Dr. Desyadi, S.H., M.H., Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Gunaido Uthama, S.IP., M.H., serta Plt Kepala Dinas BPKAD Iskandar Helmi, S.E., M.M.
High Level Meeting TP2DD tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela Chalim, M.M., Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lampung Bimo Epiyanto, Direktur Utama Bank Lampung Indra Merviana, serta para kepala daerah dan pimpinan OPD se-Provinsi Lampung.
Digitalisasi Jadi Keharusan
Dalam paparannya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa digitalisasi saat ini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan yang harus dijalankan oleh seluruh pemerintah daerah.
Menurutnya, transformasi digital menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
“Digitalisasi bukan lagi pilihan, tetapi keharusan. Transformasi digital menjadi salah satu faktor utama dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Gubernur Lampung dalam kesempatan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa penerapan sistem digital di lingkungan pemerintahan memiliki peran besar dalam meningkatkan efektivitas pelayanan publik, transparansi pengelolaan keuangan, hingga efisiensi birokrasi.
Selain itu, digitalisasi juga dinilai mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan karena seluruh transaksi dapat tercatat dengan jelas dan transparan.
Menurutnya, pemerintah daerah harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat, mudah, dan modern.
Lampung Utara Masuk Empat Besar
Dalam forum tersebut, capaian digitalisasi Pemerintah Kabupaten Lampung Utara mendapat perhatian positif setelah berhasil menempati peringkat keempat se-Provinsi Lampung dalam implementasi sistem digitalisasi pemerintah daerah.
Berdasarkan skor Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (IETPD), Kabupaten Lampung Utara memperoleh nilai 95,50 persen digital.
Capaian tersebut menunjukkan komitmen serius Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam mendorong digitalisasi sistem pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah.
Peringkat pertama dalam implementasi digitalisasi pemerintah daerah di Provinsi Lampung diraih Kabupaten Way Kanan dengan skor IETPD 97,00 persen digital.
Sementara itu, daerah dengan capaian terendah adalah Kabupaten Pesisir Barat dengan skor 88,30 persen digital.
Meskipun demikian, secara keseluruhan seluruh pemerintah daerah di Provinsi Lampung disebut telah berada pada tahap digitalisasi yang menunjukkan tren positif dalam implementasi sistem pemerintahan berbasis elektronik.
Komitmen Lampung Utara Dorong Transformasi Digital
Capaian peringkat empat se-Lampung tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam mempercepat transformasi digital di berbagai sektor pelayanan pemerintahan.
Digitalisasi yang diterapkan mencakup berbagai aspek, mulai dari sistem pembayaran pajak daerah, retribusi, pengelolaan keuangan, hingga pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Dengan penerapan sistem digital, masyarakat kini semakin dimudahkan dalam melakukan berbagai transaksi pembayaran secara non tunai.
Selain memberikan kemudahan, sistem digital juga membantu menciptakan pengelolaan keuangan daerah yang lebih transparan dan akuntabel.
Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Utara akan terus mendukung percepatan digitalisasi guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Menurutnya, transformasi digital merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern dan efisien.
Transaksi Non Tunai Tingkatkan Transparansi
Penerapan transaksi non tunai menjadi salah satu fokus utama dalam percepatan digitalisasi pemerintah daerah.
Sistem pembayaran digital dinilai mampu meningkatkan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah karena seluruh transaksi tercatat secara otomatis dan dapat dipantau dengan lebih mudah.
Selain itu, penggunaan transaksi non tunai juga membantu meminimalisasi potensi kebocoran anggaran dan penyalahgunaan keuangan daerah.
“Penerapan transaksi non tunai tidak hanya bertujuan memudahkan pembayaran masyarakat, tetapi juga meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah,” dijelaskan dalam forum tersebut.
Dengan sistem digital, masyarakat dapat melakukan pembayaran pajak maupun retribusi secara lebih praktis tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan.
Hal tersebut tentunya memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik serta efisiensi birokrasi.
Sinergi Pemerintah dan Bank Indonesia
Keberhasilan percepatan digitalisasi daerah tidak terlepas dari sinergi yang baik antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan sektor perbankan.
Dalam kegiatan HLM TP2DD tersebut, Bank Indonesia turut memberikan dukungan terhadap percepatan implementasi transaksi digital di lingkungan pemerintah daerah.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lampung Bimo Epiyanto menyampaikan bahwa digitalisasi keuangan daerah menjadi langkah penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan efisien.
Bank Indonesia juga terus mendorong pemerintah daerah untuk memperluas penggunaan sistem pembayaran digital guna meningkatkan inklusi keuangan masyarakat.
Selain itu, sektor perbankan seperti Bank Lampung juga memiliki peran strategis dalam mendukung implementasi sistem transaksi non tunai di daerah.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat transformasi digital di seluruh wilayah Provinsi Lampung.
Dukung Agenda Indonesia Emas 2045
Transformasi digital yang dilakukan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam mendukung agenda besar Indonesia Emas 2045.
Pemerintah pusat terus mendorong seluruh daerah untuk mempercepat penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik guna meningkatkan daya saing dan kualitas pelayanan publik.
Digitalisasi dinilai menjadi kunci dalam menciptakan birokrasi yang modern, transparan, dan efisien di era perkembangan teknologi saat ini.
Selain itu, penerapan teknologi digital juga menjadi langkah penting dalam menghadapi tantangan global dan perkembangan ekonomi digital.
Karena itu, pemerintah daerah diharapkan mampu terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara sendiri terus berupaya meningkatkan berbagai sistem pelayanan berbasis digital agar lebih mudah diakses oleh masyarakat.
Tingkatkan Pelayanan Publik
Implementasi digitalisasi di lingkungan pemerintah daerah diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.
Masyarakat kini semakin membutuhkan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan efisien.
Melalui sistem digital, proses administrasi pemerintahan dapat dilakukan secara lebih praktis sehingga mengurangi antrean dan mempercepat pelayanan.
Selain itu, sistem digital juga membantu meningkatkan akurasi data dan meminimalisasi kesalahan administrasi.
Di bidang keuangan daerah, penggunaan transaksi non tunai membantu mempercepat proses pembayaran serta meningkatkan keamanan transaksi.
Dengan berbagai manfaat tersebut, digitalisasi menjadi langkah penting dalam mendukung reformasi birokrasi dan modernisasi pemerintahan.
Lampung Tunjukkan Tren Positif
Dalam forum TP2DD tersebut, Gubernur Lampung menyampaikan bahwa kinerja digitalisasi pemerintah daerah di Provinsi Lampung menunjukkan tren yang sangat positif.
Seluruh pemerintah daerah di wilayah Lampung disebut telah berada pada tahap digitalisasi dengan capaian yang terus meningkat.
Hal tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung transformasi digital dan penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik.
Pemerintah Provinsi Lampung berharap seluruh daerah terus meningkatkan inovasi digital guna mempercepat pembangunan dan pelayanan publik.
Ke depan, percepatan digitalisasi diharapkan tidak hanya terbatas pada sistem pembayaran, tetapi juga mencakup berbagai sektor pelayanan masyarakat lainnya.
Dengan semakin luasnya penerapan digitalisasi, diharapkan tata kelola pemerintahan di Provinsi Lampung semakin modern, transparan, dan berdaya saing.
Komitmen Lampung Utara Terus Tingkatkan Inovasi
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan inovasi digital di lingkungan pemerintahan.
Berbagai upaya akan terus dilakukan guna meningkatkan kualitas sistem pelayanan publik berbasis elektronik.
Selain itu, pemerintah daerah juga akan terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia dan sektor perbankan, guna mempercepat implementasi digitalisasi.
Capaian peringkat empat se-Lampung menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Utara untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan tata kelola pemerintahan.
Dengan semangat transformasi digital, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara optimistis mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, modern, dan profesional bagi masyarakat.
Keberhasilan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa Kabupaten Lampung Utara terus bergerak maju dalam mendukung pembangunan daerah berbasis teknologi menuju tata kelola pemerintahan yang lebih baik di masa depan. (*)
Redaksi Sumateranewstv





0Komentar