Pesisir Barat, Sumateranewstv.com – Wakil Bupati Kabupaten Pesisir Barat, Irawan Topani, S.H., M.Kn., menghadiri rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Barat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Kabupaten Pesisir Barat. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di ruang rapat paripurna DPRD setempat pada Selasa (21/04/2026).
Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Pesisir Barat, Mad Muhizar, S.H., serta didampingi oleh Wakil Ketua II DPRD, Muhammad Amin Basri, S.M. Suasana rapat berlangsung penuh kekhidmatan, mencerminkan semangat kebersamaan dan rasa syukur atas perjalanan panjang Kabupaten Pesisir Barat sejak resmi berdiri sebagai daerah otonom.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat penting dan unsur pemerintahan, di antaranya Wakil Bupati Lampung Barat Drs. Hi. Mad Hasnurin, para Staf Ahli Bupati, para Asisten, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lampung Barat dan Pesisir Barat, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, 16 Sai Batin Marga Pesisir Barat, tokoh pemekaran, tokoh adat, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Selain itu, turut hadir Ketua I Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesisir Barat, Dea Derika Topani, S.H., M.Kn., Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Elizawati Zadmiko, S.Sos., serta tamu undangan lainnya yang ikut memeriahkan momentum bersejarah tersebut.
Momentum Refleksi dan Evaluasi
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Irawan Topani menyampaikan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun ke-13 Kabupaten Pesisir Barat bukan sekadar seremoni tahunan semata. Lebih dari itu, momen ini merupakan ajang refleksi, evaluasi, sekaligus peneguhan komitmen bersama dalam membangun daerah.
Menurutnya, perjalanan 13 tahun Kabupaten Pesisir Barat bukanlah waktu yang singkat. Perjalanan tersebut merupakan rangkaian sejarah panjang yang diwarnai oleh perjuangan, kerja keras, pengorbanan, serta doa dari seluruh elemen masyarakat.
“Tiga belas tahun perjalanan ini adalah bukti nyata dari semangat kebersamaan masyarakat Pesisir Barat dalam mewujudkan daerah otonom yang mandiri dan berkembang. Ini bukan hanya milik pemerintah, tetapi milik seluruh masyarakat,” ujar Irawan Topani.
Ia menegaskan bahwa capaian pembangunan yang telah diraih selama ini harus menjadi motivasi untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Mengusung Tema Optimalisasi Potensi Daerah
Dalam peringatan HUT ke-13 ini, Kabupaten Pesisir Barat mengusung tema “Optimalisasi Potensi Daerah Menuju Pesisir Barat yang Unggul”. Tema tersebut dinilai sangat relevan dengan kondisi dan potensi yang dimiliki daerah.
Wakil Bupati menjelaskan bahwa kekuatan utama Kabupaten Pesisir Barat terletak pada potensi yang dimiliki, baik dari sisi sumber daya alam, kekayaan budaya, sektor pariwisata, hingga sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
“Potensi ini harus kita kelola secara bijak, inovatif, dan berkelanjutan. Dengan pengelolaan yang tepat, kita dapat mewujudkan cita-cita besar menjadikan Pesisir Barat sebagai daerah yang sejahtera, maju, madani, dan religius,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa sektor pariwisata merupakan salah satu andalan utama Kabupaten Pesisir Barat yang memiliki daya tarik luar biasa, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Tantangan Pembangunan dan Efisiensi Anggaran
Lebih lanjut, Irawan Topani mengakui bahwa dalam perjalanan pembangunan, pemerintah daerah tidak lepas dari berbagai tantangan, termasuk dalam hal efisiensi anggaran dan keterbatasan sumber daya.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk terus berbuat yang terbaik. Justru dalam kondisi tersebut, pemerintah dituntut untuk lebih kreatif, inovatif, dan bertanggung jawab dalam mengambil kebijakan.
“Kita harus mampu mengelola setiap sumber daya yang ada dengan maksimal. Keterbatasan harus menjadi pemicu untuk melahirkan solusi yang lebih cerdas dan efektif,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada besarnya anggaran, tetapi juga pada kemampuan dalam merancang program yang tepat sasaran serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Pentingnya Kolaborasi dan Sinergi
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun daerah.
Ia menyebutkan bahwa tidak ada keberhasilan yang dapat dicapai secara sendiri-sendiri. Kolaborasi menjadi kunci utama, sementara sinergi menjadi kekuatan yang mampu mendorong percepatan pembangunan.
“Kebersamaan adalah fondasi utama dalam membangun daerah. Tanpa dukungan semua pihak, pembangunan tidak akan berjalan optimal,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat rasa persatuan dan kesatuan serta menjaga stabilitas daerah agar pembangunan dapat berjalan dengan baik.
Potensi Alam dan Budaya sebagai Modal Besar
Kabupaten Pesisir Barat dikenal memiliki kekayaan alam yang luar biasa, mulai dari pantai yang indah, ombak kelas dunia, hingga keanekaragaman hayati yang melimpah. Selain itu, daerah ini juga memiliki kekayaan budaya yang unik dan menjadi identitas masyarakat setempat.
Menurut Irawan Topani, seluruh potensi tersebut merupakan modal besar yang harus dijaga, dirawat, dan dikembangkan secara berkelanjutan.
“Kita dianugerahi keindahan alam yang luar biasa dan budaya yang kaya. Ini adalah aset berharga yang harus kita manfaatkan dengan bijak demi kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga nilai-nilai kearifan lokal dan religiusitas sebagai bagian dari identitas masyarakat Pesisir Barat.
Peran Aktif Masyarakat dalam Pembangunan
Wakil Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam pembangunan daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat.
Ia berharap masyarakat dapat terus menjaga semangat gotong royong, meningkatkan partisipasi dalam berbagai program pembangunan, serta menjaga lingkungan dan budaya lokal.
“Mari kita bersama-sama menjaga persatuan, memperkuat nilai religius, dan terus berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ajaknya.
Harapan untuk Masa Depan Pesisir Barat
Menutup sambutannya, Irawan Topani mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan peringatan HUT ke-13 ini sebagai momentum untuk memperbaharui semangat dan tekad dalam membangun Kabupaten Pesisir Barat ke arah yang lebih baik.
Ia optimistis bahwa dengan kerja keras, kebersamaan, dan komitmen yang kuat, Kabupaten Pesisir Barat akan mampu menjadi daerah yang unggul dan berdaya saing tinggi.
“Mari kita melangkah bersama menuju masa depan Pesisir Barat yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat,” katanya.
Di akhir sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun ke-13 Kabupaten Pesisir Barat kepada seluruh masyarakat.
“Semoga Allah Subhanahu Wata’ala senantiasa meridhoi setiap langkah dan ikhtiar kita dalam membangun daerah yang kita cintai ini,” tutupnya.
Penutup
Rapat paripurna DPRD dalam rangka HUT ke-13 Kabupaten Pesisir Barat ini menjadi simbol kuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang peringatan, tetapi juga menjadi titik tolak untuk memperkuat komitmen dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Dengan semangat kolaborasi dan pemanfaatan potensi daerah secara optimal, Kabupaten Pesisir Barat diharapkan mampu terus berkembang dan menjadi salah satu daerah unggulan di Provinsi Lampung, khususnya dalam sektor pariwisata dan pembangunan berbasis kearifan lokal. (ADV)
(Kabiro Pesisir Barat: Apriyan)


0Komentar