Lampung Utara, (Sumateranewstv.com) — Peristiwa kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah warga di Jalan Sukarno Hatta, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara, pada Senin malam Selasa (13/4/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Dalam kejadian tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia akibat terjebak di dalam rumah yang dilalap api.
Kebakaran yang terjadi secara tiba-tiba itu membuat warga sekitar panik dan berusaha memberikan pertolongan semampunya. Namun, kobaran api yang dengan cepat membesar membuat upaya penyelamatan menjadi sangat sulit dilakukan.
Api Melalap Rumah Warga dalam Waktu Singkat
Rumah yang terbakar diketahui milik seorang warga bernama Abu Sujak. Api diduga mulai muncul pada malam hari saat sebagian warga tengah beristirahat. Dalam waktu singkat, kobaran api langsung membesar dan melalap hampir seluruh bagian bangunan rumah.
Material rumah yang sebagian besar mudah terbakar turut mempercepat penyebaran api. Angin malam yang cukup kencang juga diduga menjadi faktor yang memperparah kondisi kebakaran.
Warga yang melihat kejadian tersebut berusaha memberikan pertolongan dengan alat seadanya. Namun, keterbatasan peralatan serta cepatnya api membesar membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil maksimal.
Satu Korban Jiwa Ditemukan di Dalam Rumah
Dalam peristiwa tragis tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia. Korban diketahui bernama A. Riyan (35 tahun), yang diduga tidak sempat menyelamatkan diri saat api mulai membesar.
Korban ditemukan dalam kondisi terbakar di dalam bangunan rumah yang telah hangus. Diduga, korban terjebak di dalam rumah saat api mulai meluas dan tidak memiliki cukup waktu untuk keluar menyelamatkan diri.
Kejadian ini menambah duka mendalam bagi keluarga korban. Warga sekitar juga turut merasakan kesedihan atas peristiwa yang menimpa salah satu warga di lingkungan mereka.
Petugas Pemadam Kebakaran Turun ke Lokasi
Setelah menerima laporan dari warga, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Lampung Utara bersama aparat kepolisian langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman.
Namun, saat petugas tiba di lokasi, api sudah dalam kondisi membesar dan telah melalap sebagian besar bangunan rumah. Petugas kemudian berupaya memadamkan api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitarnya.
Proses pemadaman berlangsung cukup dramatis mengingat kondisi api yang sudah tidak terkendali. Setelah berjibaku selama beberapa waktu, petugas akhirnya berhasil menjinakkan kobaran api.
Sayangnya, rumah milik korban sudah dalam kondisi hangus terbakar dan tidak dapat diselamatkan.
Proses Evakuasi Dilakukan di Tengah Puing Bangunan
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas langsung melakukan proses evakuasi terhadap korban. Proses tersebut dilakukan di tengah kondisi bangunan yang sudah rusak parah akibat kebakaran.
Petugas harus berhati-hati dalam mengevakuasi jenazah korban karena struktur bangunan yang tidak lagi kokoh. Proses evakuasi berlangsung dengan penuh kehati-hatian dan disaksikan oleh warga sekitar.
Jenazah korban kemudian dibawa untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.
Dugaan Sementara Akibat Korsleting Listrik
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lokasi kejadian, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Namun, penyebab pasti masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian.
Korsleting listrik memang menjadi salah satu penyebab utama kebakaran rumah tangga, terutama jika instalasi listrik tidak terpasang dengan baik atau sudah mengalami kerusakan.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan instalasi listrik guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Keterangan Pemilik Rumah
Saat ditemui oleh awak media Sumateranewstv di kediamannya, Abu Sujak selaku pemilik rumah membenarkan kejadian kebakaran tersebut.
Ia menyampaikan bahwa peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba dan tidak sempat diselamatkan. Ia juga membenarkan bahwa terdapat satu korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Benar, rumah kami terbakar dan ada satu korban meninggal dunia,” ujarnya dengan nada penuh kesedihan.
Keluarga korban terlihat sangat terpukul atas musibah yang terjadi. Mereka berharap adanya perhatian dan bantuan dari berbagai pihak untuk membantu pemulihan pasca kejadian.
Penyelidikan Masih Berlangsung
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan guna melengkapi proses penyelidikan.
Pihak kepolisian juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti-bukti yang dapat mengungkap asal mula api.
Hasil penyelidikan nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan penyebab pasti kebakaran tersebut.
Warga Diminta Waspada terhadap Bahaya Kebakaran
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh faktor kelistrikan.
Masyarakat diimbau untuk secara rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing serta menggunakan peralatan listrik sesuai standar keamanan.
Selain itu, penting juga untuk memiliki alat pemadam api ringan (APAR) sebagai langkah antisipasi jika terjadi kebakaran.
Duka Mendalam bagi Keluarga Korban
Kejadian ini meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga korban. Kehilangan anggota keluarga dalam peristiwa tragis seperti ini tentu menjadi pukulan berat yang tidak mudah untuk dilupakan.
Warga sekitar turut memberikan dukungan moral kepada keluarga korban. Solidaritas masyarakat terlihat dari kehadiran warga yang membantu proses evakuasi hingga memberikan bantuan pasca kejadian.
Diharapkan, keluarga korban diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.
Penutup
Peristiwa kebakaran yang terjadi di Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Kotabumi Selatan ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya di lingkungan sekitar.
Kebakaran tidak hanya menyebabkan kerugian materiil, tetapi juga dapat merenggut nyawa. Oleh karena itu, langkah pencegahan menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan.
Dengan adanya kejadian ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan, khususnya terkait penggunaan instalasi listrik.
Semoga peristiwa serupa tidak kembali terulang di masa mendatang, dan keluarga korban diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini.
(Redaksi Sumateranewstv)





