Lampung Utara, (Sumateranewstv.com) – Respons cepat kembali ditunjukkan oleh jajaran Kepolisian Resor (Polres) Lampung Utara dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Melalui layanan darurat 110, aparat kepolisian berhasil menggagalkan percobaan pencurian kabel yang terjadi di wilayah Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, pada Jumat (17/4/2026) dini hari.
Kejadian ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom yang sigap merespon setiap laporan warga. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian kembali terbukti mampu mencegah tindak kriminalitas sejak dini.
Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan oleh warga sekitar pada pukul 04.15 WIB. Dalam laporan yang disampaikan melalui layanan darurat 110, masyarakat mencurigai adanya aktivitas tidak biasa yang mengarah pada dugaan percobaan pencurian kabel jaringan internet di depan Kantor SPPG Polri.
Laporan tersebut segera diterima oleh petugas dan langsung diteruskan kepada jajaran Polsek Kotabumi Kota serta Polres Lampung Utara untuk segera ditindaklanjuti. Tanpa menunggu waktu lama, personel piket Regu II Polsek Kotabumi Kota bersama tim gabungan yang terdiri dari piket Samapta, piket pengawas (Pawas), serta piket fungsi lainnya langsung bergerak menuju lokasi kejadian perkara (TKP).
Setibanya di lokasi, petugas mendapati bahwa benar telah terjadi percobaan pencurian kabel. Namun, pelaku diduga telah melarikan diri terlebih dahulu setelah aksinya dipergoki oleh warga yang mulai berdatangan ke lokasi kejadian.
Meskipun pelaku berhasil kabur, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga kuat milik pelaku. Barang bukti tersebut berupa satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam tanpa nomor polisi serta sebilah golok yang diduga digunakan dalam menjalankan aksi kejahatan.
Seluruh barang bukti yang ditemukan di lokasi langsung diamankan dan dibawa ke Mapolres Lampung Utara untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga melakukan olah TKP guna mengumpulkan petunjuk tambahan serta menggali informasi yang dapat membantu mengungkap identitas pelaku.
Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan melalui Kasi Humas IPTU Herawati menyampaikan bahwa respon cepat terhadap laporan masyarakat merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik.
“Kami memastikan setiap laporan yang masuk melalui layanan 110 akan segera ditindaklanjuti. Respon cepat ini merupakan bentuk komitmen Polres Lampung Utara dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar IPTU Herawati.
Ia menegaskan bahwa layanan darurat 110 merupakan sarana penting yang harus dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan berbagai kejadian, khususnya yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
Lebih lanjut, IPTU Herawati juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan melaporkan kejadian mencurigakan secara cepat.
“Kami sangat mengapresiasi peran aktif masyarakat yang sigap melaporkan kejadian ini. Tanpa adanya laporan tersebut, mungkin aksi pencurian bisa saja berhasil dilakukan. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” tambahnya.
Percobaan pencurian kabel ini menjadi perhatian serius, mengingat kabel jaringan merupakan bagian dari infrastruktur penting yang menunjang aktivitas masyarakat, terutama dalam hal komunikasi dan akses informasi.
Kerusakan atau kehilangan kabel jaringan tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga dapat mengganggu layanan publik dan aktivitas ekonomi yang bergantung pada konektivitas internet.
Fenomena pencurian kabel sendiri bukanlah hal baru. Dalam beberapa tahun terakhir, kasus serupa kerap terjadi di berbagai daerah. Hal ini disebabkan oleh tingginya nilai ekonomis logam yang terkandung dalam kabel, seperti tembaga, sehingga menjadi target empuk bagi pelaku kejahatan.
Menanggapi hal tersebut, pihak kepolisian terus meningkatkan langkah-langkah preventif, termasuk patroli rutin di titik-titik rawan serta pengawasan terhadap fasilitas umum dan infrastruktur vital.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada jam-jam rawan seperti dini hari. Warga diharapkan dapat segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
IPTU Herawati juga menegaskan bahwa saat ini pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku. Berbagai upaya dilakukan, termasuk penelusuran terhadap barang bukti yang ditemukan serta pengumpulan keterangan dari saksi-saksi di lokasi kejadian.
“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku. Kami akan terus berupaya maksimal agar pelaku dapat segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri apabila menemukan pelaku kejahatan. Segala bentuk penanganan harus diserahkan kepada aparat penegak hukum agar dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam membantu aparat kepolisian menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Pemerintah daerah bersama kepolisian juga terus mendorong program-program keamanan berbasis masyarakat, seperti siskamling dan ronda malam, guna meningkatkan partisipasi warga dalam menjaga lingkungan.
Dengan adanya program tersebut, diharapkan masyarakat tidak hanya menjadi objek perlindungan, tetapi juga subjek yang aktif dalam menciptakan keamanan.
Polres Lampung Utara menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, baik dalam hal penanganan laporan, pencegahan kejahatan, maupun penegakan hukum.
Layanan darurat 110 akan terus dioptimalkan sebagai sarana komunikasi cepat antara masyarakat dan kepolisian. Dengan demikian, setiap potensi gangguan keamanan dapat segera diatasi sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
Keberhasilan menggagalkan percobaan pencurian ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja kepolisian, sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan bersama.
Dengan kolaborasi yang baik antara masyarakat dan aparat, diharapkan wilayah Lampung Utara dapat terus menjadi daerah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warganya.
(*)
(Redaksi Sumateranewstv)
