Lampung Utara — Polres Lampung Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan proses rekrutmen anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang bersih, transparan, dan akuntabel melalui pelaksanaan kegiatan Pemeriksaan Administrasi (Rikmin) Awal Pabanrim dalam rangka penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (6/4/2026) ini dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan berlangsung di lingkungan Polres Lampung Utara dengan diikuti sebanyak 49 peserta yang telah mendaftar sebagai calon anggota Polri. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh panitia pusat.
Rikmin awal merupakan salah satu tahapan penting dalam proses seleksi penerimaan anggota Polri. Tahapan ini bertujuan untuk memverifikasi kelengkapan serta keabsahan dokumen administrasi yang dimiliki oleh para peserta, sebelum melanjutkan ke tahap seleksi berikutnya.
Pelaksanaan kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) Polres Lampung Utara bersama panitia penerimaan, serta melibatkan berbagai unsur pengawasan baik dari internal maupun eksternal guna memastikan seluruh proses berjalan secara objektif dan transparan.
Dari unsur internal, kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di lingkungan Polres Lampung Utara, di antaranya Kasiwas, Kasi Propam, serta Kasubbag Dalpers. Kehadiran mereka bertujuan untuk melakukan pengawasan langsung terhadap jalannya proses seleksi agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, dari unsur eksternal turut hadir perwakilan dari berbagai instansi, seperti Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Kehadiran pihak eksternal ini menjadi bagian penting dalam menjamin transparansi dan akuntabilitas proses seleksi.
Kapolres Lampung Utara, AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Herawati menyampaikan bahwa pelaksanaan Rikmin awal merupakan tahapan krusial yang harus dilalui oleh setiap calon anggota Polri.
“Rikmin awal ini dilakukan untuk memastikan kelengkapan serta keabsahan administrasi para peserta. Seluruh proses dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel dengan melibatkan pengawasan dari berbagai pihak,” ujar IPTU Herawati.
Ia menegaskan bahwa Polres Lampung Utara berkomitmen penuh untuk menjalankan seluruh tahapan seleksi sesuai dengan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) yang telah menjadi pedoman dalam rekrutmen anggota Polri.
Dalam pelaksanaan Rikmin awal, panitia melakukan pemeriksaan terhadap berbagai dokumen penting milik peserta, seperti ijazah, kartu identitas, akta kelahiran, serta dokumen pendukung lainnya yang menjadi syarat dalam pendaftaran.
Setiap dokumen diperiksa secara teliti guna memastikan keabsahannya. Apabila ditemukan ketidaksesuaian atau kekurangan, peserta diberikan kesempatan untuk melengkapi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Proses pemeriksaan dilakukan secara terbuka dan disaksikan langsung oleh peserta serta pengawas, sehingga tidak ada ruang bagi praktik kecurangan atau manipulasi data.
Selain itu, panitia juga memberikan penjelasan secara rinci kepada peserta mengenai tahapan seleksi selanjutnya yang akan dihadapi, sehingga peserta dapat mempersiapkan diri dengan baik.
Pelaksanaan Rikmin awal ini tidak hanya menjadi ajang seleksi, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi peserta mengenai pentingnya kejujuran dan integritas dalam mengikuti proses rekrutmen.
IPTU Herawati juga menambahkan bahwa transparansi dalam proses seleksi merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap peserta memiliki kesempatan yang sama dan tidak ada praktik-praktik yang merugikan peserta. Semua dilakukan secara terbuka dan sesuai aturan,” tambahnya.
Dengan melibatkan pengawas eksternal, diharapkan proses seleksi dapat berjalan lebih objektif dan bebas dari intervensi pihak manapun. Hal ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan rekrutmen Polri yang profesional dan berintegritas.
Polres Lampung Utara juga mengimbau kepada seluruh peserta dan masyarakat untuk tidak mempercayai pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Proses seleksi Polri dilakukan secara gratis dan tidak dipungut biaya.
“Kami tegaskan bahwa tidak ada biaya dalam proses seleksi ini. Jika ada pihak yang mengatasnamakan panitia dan meminta sejumlah uang, segera laporkan kepada kami,” tegas IPTU Herawati.
Komitmen ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberantas praktik percaloan yang kerap merugikan masyarakat. Dengan sistem seleksi yang transparan, diharapkan praktik-praktik tersebut dapat diminimalisir.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Polres Lampung Utara dalam menjaring calon anggota Polri yang berkualitas dan memiliki integritas tinggi.
Calon anggota Polri diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat serta komitmen untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati.
Melalui proses seleksi yang ketat dan transparan, diharapkan dapat terpilih calon-calon anggota Polri yang benar-benar siap menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Pelaksanaan Rikmin awal ini juga mendapat respons positif dari para peserta. Mereka mengaku merasa lebih yakin dengan proses seleksi yang berlangsung secara terbuka dan diawasi oleh berbagai pihak.
Hal ini menunjukkan bahwa upaya Polres Lampung Utara dalam meningkatkan transparansi telah memberikan dampak positif terhadap kepercayaan masyarakat.
Ke depan, Polres Lampung Utara akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelaksanaan seleksi agar semakin profesional dan berintegritas.
Setiap tahapan seleksi akan dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip keadilan dan objektivitas, sehingga tidak ada peserta yang dirugikan.
Selain itu, Polres Lampung Utara juga akan terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan seleksi guna memperbaiki kekurangan yang ada.
Dengan demikian, proses rekrutmen Polri dapat berjalan lebih baik dari tahun ke tahun.
Rikmin awal merupakan pintu gerbang bagi para calon anggota Polri untuk melangkah ke tahap selanjutnya. Oleh karena itu, setiap peserta diharapkan dapat mengikuti proses ini dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.
Polres Lampung Utara berharap melalui proses seleksi yang transparan dan akuntabel ini, dapat terlahir generasi Polri yang profesional, berintegritas, serta mampu menjawab tantangan tugas di masa depan.
Dengan sumber daya manusia yang berkualitas, Polri diharapkan dapat terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah Indonesia.
Melalui komitmen yang kuat dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas, Polres Lampung Utara menunjukkan keseriusannya dalam mewujudkan institusi Polri yang modern, terpercaya, dan dicintai masyarakat.
Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari reformasi internal Polri dalam menciptakan sistem rekrutmen yang bersih dan profesional.
Dengan demikian, diharapkan ke depan Polri dapat semakin dipercaya oleh masyarakat sebagai institusi yang menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan dan integritas.
(*)
Redaksi



