BANDAR LAMPUNG, (Sumateranewstv.com) – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada 1 Mei 2026, berbagai elemen masyarakat di Provinsi Lampung mulai menyuarakan pesan-pesan damai guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Salah satu suara yang mengemuka datang dari Ketua Umum Kerukunan Masyarakat Batak (Kerabat) Provinsi Lampung, Dr. Donald Harris Sihotang. Dalam pernyataannya, ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Batak yang berada di Lampung, untuk bersama-sama menjaga stabilitas sosial serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang belum jelas kebenarannya.
Menurut Donald, momentum peringatan Hari Buruh seharusnya dijadikan sebagai sarana untuk mempererat solidaritas antar sesama pekerja dan masyarakat, bukan justru menjadi ajang yang berpotensi menimbulkan konflik atau gangguan keamanan.
“Kami menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan sikap dewasa dalam menyikapi setiap dinamika, serta menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan,” ujarnya dengan tegas.
Ia juga menekankan bahwa dalam menyampaikan aspirasi, masyarakat diharapkan tetap mengikuti aturan yang berlaku serta mengedepankan cara-cara yang santun dan damai. Hal ini penting agar kegiatan penyampaian pendapat di muka umum tidak mengganggu ketertiban umum maupun aktivitas masyarakat lainnya.
Lebih lanjut, Donald mengajak seluruh lapisan masyarakat di Lampung untuk terus memperkuat tali persaudaraan di tengah keberagaman yang ada. Ia menilai bahwa Provinsi Lampung merupakan daerah yang kaya akan keberagaman suku, budaya, dan agama, sehingga diperlukan sikap saling menghormati dan toleransi yang tinggi.
“Lampung adalah rumah bersama bagi kita semua. Dengan latar belakang yang berbeda-beda, kita harus mampu menjaga harmoni dan menjadikan perbedaan sebagai kekuatan, bukan sebagai sumber perpecahan,” tambahnya.
Dalam konteks tersebut, Kerukunan Masyarakat Batak Lampung berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam menjaga suasana yang kondusif, khususnya menjelang momentum-momentum penting seperti peringatan Hari Buruh.
Donald juga mengingatkan pentingnya peran tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemuda dalam menjaga situasi kamtibmas. Ia berharap seluruh elemen tersebut dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh provokasi.
“Peran tokoh masyarakat sangat penting dalam memberikan pemahaman kepada warga. Dengan komunikasi yang baik, kita dapat mencegah terjadinya kesalahpahaman yang dapat memicu konflik,” jelasnya.
Di sisi lain, ia juga mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan oleh aparat kepolisian dalam menjaga keamanan menjelang peringatan May Day. Menurutnya, sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan merupakan kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Polri, melalui berbagai satuan wilayah, telah melakukan berbagai upaya preventif, seperti patroli rutin, sosialisasi kamtibmas, serta koordinasi dengan berbagai elemen masyarakat. Upaya ini diharapkan mampu mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang mungkin terjadi.
Donald menegaskan bahwa masyarakat juga memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Ia mengajak seluruh warga untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga ketertiban dan segera melaporkan apabila terdapat hal-hal yang mencurigakan.
“Keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi juga tanggung jawab kita bersama. Dengan kepedulian dan kebersamaan, kita dapat menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua,” ujarnya.
Menjelang Hari Buruh, biasanya berbagai organisasi pekerja akan menggelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk penyampaian aspirasi. Hal ini merupakan bagian dari hak demokrasi yang dijamin oleh undang-undang. Namun demikian, pelaksanaannya harus tetap memperhatikan aturan dan tidak mengganggu kepentingan umum.
Dalam hal ini, Donald berharap agar seluruh pihak dapat menahan diri dan mengedepankan dialog sebagai solusi dalam menyelesaikan permasalahan. Ia menilai bahwa komunikasi yang baik antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah dapat menciptakan hubungan industrial yang harmonis.
“Kami berharap peringatan Hari Buruh tahun ini dapat berlangsung dengan damai dan penuh makna. Mari kita jadikan momentum ini sebagai sarana untuk memperkuat solidaritas dan meningkatkan kesejahteraan pekerja,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa isu-isu yang beredar di media sosial seringkali belum tentu benar dan dapat menimbulkan keresahan di masyarakat. Oleh karena itu, ia mengimbau agar masyarakat lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.
“Saring sebelum sharing. Jangan sampai kita menjadi bagian dari penyebaran informasi yang tidak benar. Hal ini sangat penting untuk menjaga ketenangan di tengah masyarakat,” tegasnya.
Kerukunan Masyarakat Batak Lampung sendiri merupakan salah satu organisasi kemasyarakatan yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan budaya di Provinsi Lampung. Organisasi ini memiliki peran penting dalam mempererat hubungan antar warga Batak serta membangun komunikasi dengan masyarakat luas.
Dalam berbagai kesempatan, Kerabat Lampung juga sering terlibat dalam kegiatan sosial, seperti bakti sosial, bantuan kemanusiaan, serta kegiatan keagamaan. Hal ini menunjukkan komitmen organisasi dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Dengan adanya pesan damai yang disampaikan oleh tokoh masyarakat seperti Dr. Donald Harris Sihotang, diharapkan seluruh masyarakat dapat lebih tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.
Peringatan Hari Buruh seharusnya menjadi momentum untuk memperjuangkan hak-hak pekerja secara konstruktif dan damai. Dengan pendekatan yang bijak, diharapkan aspirasi yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh semua pihak.
Sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas daerah. Dengan kerja sama yang baik, Provinsi Lampung diharapkan tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan sejuk.
Di akhir pernyataannya, Donald kembali mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan, serta menjadikan keberagaman sebagai kekuatan dalam membangun daerah.
“Mari kita jaga Lampung tetap damai. Dengan kebersamaan, kita bisa melewati setiap tantangan dan menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” pungkasnya.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen untuk menjaga kedamaian, peringatan Hari Buruh 2026 diharapkan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh makna bagi seluruh masyarakat di Bumi Ruwa Jurai. (*)
Redaksi

0Komentar