BANDAR LAMPUNG, (Sumateranewstv.com) – Komando Distrik Militer (Kodim) 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) menerima kunjungan Tim Survei Kajian Ketahanan dan Kerawanan Daerah (KKDN) dari Fakultas Strategi Pertahanan (FSP) Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI), pada Rabu (22/4/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Markas Kodim 0410/KBL yang berlokasi di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Gunung Agung, Kecamatan Langkapura, Kota Bandar Lampung.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara institusi militer dan dunia akademik dalam rangka meningkatkan kualitas analisis pertahanan di tingkat daerah. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghasilkan data dan kajian strategis yang dapat digunakan sebagai dasar dalam penyusunan kebijakan pertahanan yang lebih efektif dan adaptif.
Kegiatan yang berlangsung singkat namun penuh makna ini dilaksanakan pada pukul 14.35 hingga 15.07 WIB, dan dihadiri oleh jajaran perwira Kodim 0410/KBL yang dipimpin langsung oleh Perwira Seksi Intelijen (Pasi Intel) Kodim 0410/KBL, Mayor Infanteri Bagus Setiawan, yang juga menjabat sebagai Komandan Rayon Militer (Danramil) 410-03/Teluk Betung Utara.
Sinergi TNI AD dan Dunia Akademik
Kunjungan Tim Survei KKDN dari Unhan RI merupakan bagian dari program kerja yang dirancang untuk mengintegrasikan pendekatan akademik dengan kebutuhan praktis di lapangan, khususnya dalam bidang pertahanan dan keamanan.
Kerja sama ini melibatkan TNI Angkatan Darat, khususnya jajaran Kodam XXI/Radin Inten, sebagai mitra strategis dalam memberikan data, informasi, serta perspektif lapangan yang dibutuhkan dalam kajian akademik.
Dalam konteks pertahanan modern, sinergi antara militer dan akademisi menjadi sangat penting. Tantangan keamanan yang semakin kompleks menuntut adanya pendekatan multidisipliner yang tidak hanya mengandalkan kekuatan militer, tetapi juga analisis ilmiah yang komprehensif.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan tercipta integrasi antara teori dan praktik yang dapat memperkuat sistem pertahanan negara secara keseluruhan.
Sambutan Hangat dari Kodim 0410/KBL
Kedatangan Tim Survei KKDN Unhan RI disambut dengan hangat oleh jajaran Kodim 0410/KBL. Meskipun Komandan Kodim (Dandim) 0410/KBL tidak dapat hadir secara langsung karena sedang menjalankan tugas kedinasan, hal tersebut tidak mengurangi antusiasme dan komitmen jajaran dalam menerima kunjungan tersebut.
Dandim diketahui tengah mendampingi Kepala Staf Kodam (Kasdam) XXI/Radin Inten dalam rangka menyambut kedatangan Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad) di wilayah Kota Bandar Lampung.
Dalam sambutannya, Mayor Inf Bagus Setiawan menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilakukan oleh Tim Survei KKDN Unhan RI. Ia menegaskan bahwa Kodim 0410/KBL siap memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada Tim Survei KKDN Unhan. Meskipun Dandim sedang menjalankan tugas kedinasan, seluruh jajaran Kodim siap memberikan data dan informasi yang dibutuhkan. Semoga kunjungan ini menjadi kontribusi nyata bagi pertahanan negara, khususnya di Provinsi Lampung,” ujar Mayor Bagus.
Pernyataan tersebut mencerminkan komitmen kuat dari jajaran TNI AD dalam mendukung kegiatan akademik yang memiliki dampak strategis terhadap penguatan pertahanan nasional.
Tujuan dan Fokus Kajian KKDN
Sementara itu, Ketua Tim Survei KKDN sekaligus Kepala Program Studi (Kaprodi) Magister Peperangan Asimetris Fakultas Strategi Pertahanan Unhan RI, Kolonel Artileri Dr. Bambang Utomo, S.I.P., M.Sos., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program akademik yang melibatkan mahasiswa magister.
Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman lapangan kepada mahasiswa dalam melakukan analisis terhadap kondisi ketahanan dan kerawanan daerah. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori di dalam kelas, tetapi juga memahami realitas di lapangan.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari program akademik kami yang melibatkan mahasiswa magister dengan pendampingan dosen senior. Kami ingin memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam menganalisis kondisi ketahanan dan kerawanan daerah,” ujar Kolonel Bambang.
Pengumpulan data untuk kegiatan ini direncanakan berlangsung pada 17 hingga 22 Mei 2026 di wilayah Provinsi Lampung. Fokus utama kajian meliputi isu kebencanaan dan maritim, yang menjadi dua aspek penting dalam konteks pertahanan wilayah.
Khusus untuk wilayah kerja Kodim 0410/KBL, kajian difokuskan pada aspek lingkungan dan bencana alam. Hal ini mengingat Kota Bandar Lampung memiliki kerentanan terhadap berbagai jenis bencana, seperti banjir, tanah longsor, dan gempa bumi.
Komposisi Tim Survei
Tim Survei KKDN Unhan RI terdiri dari 12 orang yang memiliki latar belakang akademik dan keahlian yang beragam. Tim ini mencakup kaprodi, dosen tetap, serta mahasiswa magister dari berbagai program studi.
Beberapa program studi yang terlibat antara lain Strategi Perang Semesta, Diplomasi Pertahanan, dan Strategi Pertahanan Laut. Keberagaman latar belakang ini diharapkan dapat menghasilkan analisis yang komprehensif dan multidimensional.
Dengan dukungan dari dosen senior, para mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan teori yang telah dipelajari dengan data lapangan, sehingga menghasilkan kajian yang berkualitas tinggi.
Tim survei juga akan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait di daerah, termasuk pemerintah daerah, instansi terkait, serta masyarakat, guna memperoleh data yang akurat dan relevan.
Pentingnya Kajian Ketahanan dan Kerawanan Daerah
Kajian Ketahanan dan Kerawanan Daerah (KKDN) merupakan salah satu instrumen penting dalam sistem pertahanan negara. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi ancaman serta mengukur tingkat kesiapsiagaan suatu wilayah dalam menghadapi berbagai tantangan.
Dalam konteks daerah, kajian ini menjadi sangat penting karena setiap wilayah memiliki karakteristik dan kerentanan yang berbeda. Oleh karena itu, pendekatan yang digunakan harus disesuaikan dengan kondisi lokal.
Hasil dari kajian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi pemerintah dan instansi terkait dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Selain itu, kajian ini juga dapat digunakan sebagai dasar dalam penyusunan strategi mitigasi bencana serta penguatan ketahanan masyarakat.
Harapan dari Kegiatan Survei
Kodim 0410/KBL berharap bahwa hasil dari kegiatan survei ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan ketahanan wilayah, khususnya dalam menghadapi bencana alam di Kota Bandar Lampung.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat kerja sama antara TNI AD dan dunia akademik, sehingga tercipta sinergi yang berkelanjutan dalam mendukung pertahanan negara.
Pihak Kodim juga berharap bahwa hasil kajian yang dihasilkan dapat digunakan sebagai referensi dalam penyusunan kebijakan strategis di tingkat daerah maupun nasional.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan upaya penguatan ketahanan daerah dapat berjalan lebih efektif dan terarah.
Penutup
Kunjungan Tim Survei KKDN Unhan RI ke Kodim 0410/KBL menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara institusi militer dan akademik memiliki peran penting dalam memperkuat sistem pertahanan negara. Melalui pendekatan yang berbasis data dan analisis ilmiah, diharapkan tercipta kebijakan yang lebih adaptif dan responsif terhadap dinamika yang ada.
Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa pembangunan pertahanan tidak hanya menjadi tanggung jawab militer, tetapi juga melibatkan peran aktif dari dunia akademik dan masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, Indonesia diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan dengan lebih siap dan tangguh.
Semangat kolaborasi ini diharapkan terus terjaga dan berkembang, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi keamanan dan ketahanan bangsa, khususnya di wilayah Provinsi Lampung.
(*)
Redaksi Sumateranewstv


0Komentar