LAMPUNG UTARA, (Sumateranewstv.com) – Semangat kebersamaan dan nilai toleransi antar masyarakat kembali terlihat di Kabupaten Lampung Utara. Pada bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, berbagai elemen masyarakat bersatu dalam kegiatan sosial yang penuh makna dengan membagikan takjil kepada warga yang melintas di pusat Kota Kotabumi.
Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Bundaran Tugu Alamsyah RPN, Kelapa Tujuh, Kotabumi, Rabu sore (11/03/2026). Dalam kegiatan ini, Kodim 0412/Lampung Utara bersama Polres Lampung Utara, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI), serta komunitas Skala Brak bersinergi melaksanakan aksi sosial pembagian takjil gratis kepada masyarakat.
Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata semangat kebersamaan lintas komunitas, suku, serta latar belakang yang berbeda. Tidak hanya sekadar berbagi makanan untuk berbuka puasa, kegiatan ini juga mencerminkan nilai toleransi serta kepedulian sosial yang tumbuh kuat di tengah masyarakat Lampung Utara.
Sejak sore hari, suasana di sekitar Bundaran Tugu Alamsyah RPN terlihat ramai. Para anggota TNI, Polri, serta relawan dari PSMTI dan Skala Brak terlihat bersiap untuk membagikan paket takjil kepada masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.
Kolaborasi Lintas Komunitas
Kegiatan sosial ini diawali dengan penyerahan simbolis paket takjil serta plakat dari pihak PSMTI kepada perwakilan TNI dan Polri. Penyerahan tersebut menjadi simbol kebersamaan serta dukungan terhadap kegiatan berbagi di bulan suci Ramadan.
Momentum tersebut juga menjadi tanda dimulainya aksi pembagian takjil kepada masyarakat.
Sejak pukul 16.30 WIB, personel TNI-Polri bersama anggota PSMTI dan komunitas Skala Brak mulai turun langsung ke jalan untuk membagikan takjil kepada masyarakat.
Mereka dengan penuh kehangatan menyapa para pengguna jalan yang melintas di sekitar bundaran tersebut.
Pengendara sepeda motor, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang melintas tampak menerima paket takjil dengan penuh rasa syukur.
Senyum ramah dari para petugas dan relawan menambah suasana hangat di tengah aktivitas masyarakat yang masih berlangsung menjelang waktu berbuka puasa.
Simbol Kebersamaan dan Toleransi
Kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi simbol kuatnya nilai toleransi yang hidup di tengah masyarakat Lampung Utara.
Meski berasal dari latar belakang yang berbeda, seluruh pihak yang terlibat dapat bekerja sama dengan baik demi tujuan yang sama, yaitu berbagi kebaikan kepada sesama.
Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dapat menjadi kekuatan besar dalam membangun hubungan sosial yang harmonis.
Melalui kegiatan sederhana seperti berbagi takjil, masyarakat diajak untuk menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama, terutama bagi mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara aparat keamanan dengan masyarakat.
Apresiasi dari Kodim 0412/Lampung Utara
Kasdim 0412/Lampung Utara Mayor CPM Aris Setia Hadi yang hadir mewakili Dandim memberikan apresiasi tinggi terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, kolaborasi antara TNI, Polri, PSMTI, dan komunitas Skala Brak merupakan contoh nyata sinergi yang sangat positif bagi masyarakat.
Ia menilai kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat, tetapi juga menjadi simbol kuatnya persatuan di Lampung Utara.
“Kami sangat mengapresiasi sinergi antara TNI, Polri, PSMTI, dan Skala Brak. Ini adalah bukti bahwa indahnya berbagi tidak mengenal batasan, apalagi di bulan yang penuh maqfiroh ini,” ujar Mayor CPM Aris Setia Hadi.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga semangat kebersamaan di tengah masyarakat semakin kuat.
1.000 Paket Takjil Dibagikan
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 1.000 paket takjil disiapkan untuk dibagikan kepada masyarakat.
Paket takjil tersebut berisi berbagai makanan dan minuman ringan yang dapat dikonsumsi untuk berbuka puasa.
Dengan mengusung tema “Berbagi Takjil itu Indah”, kegiatan ini berhasil menarik perhatian masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.
Dalam waktu kurang dari satu jam, seluruh paket takjil yang disiapkan oleh panitia berhasil dibagikan kepada masyarakat.
Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi. Banyak pengendara yang tampak tersenyum dan mengucapkan terima kasih ketika menerima paket takjil dari para petugas.
Beberapa warga bahkan terlihat berhenti sejenak untuk menyapa para petugas yang sedang membagikan takjil.
Situasi Tetap Aman dan Tertib
Meskipun kegiatan berlangsung di kawasan yang cukup ramai dengan arus lalu lintas yang padat, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman dan tertib.
Personel TNI dan Polri yang berada di lokasi juga turut membantu mengatur lalu lintas agar kegiatan pembagian takjil tidak mengganggu kelancaran perjalanan masyarakat.
Koordinasi yang baik antara seluruh pihak yang terlibat membuat kegiatan tersebut dapat berjalan dengan lancar.
Selain itu, masyarakat yang menerima takjil juga terlihat tertib saat mengambil paket yang dibagikan.
Kondisi ini menunjukkan bahwa kegiatan sosial dapat berjalan dengan baik jika didukung oleh kerja sama yang solid antara aparat dan masyarakat.
Membantu Masyarakat yang Masih di Perjalanan
Kegiatan pembagian takjil ini memiliki tujuan utama untuk membantu masyarakat yang masih berada di perjalanan ketika waktu berbuka puasa tiba.
Bagi sebagian masyarakat yang sedang beraktivitas di luar rumah, terkadang tidak mudah untuk menemukan makanan atau minuman ketika waktu berbuka tiba.
Melalui kegiatan ini, para pengguna jalan dapat memperoleh makanan ringan untuk berbuka puasa tanpa harus berhenti mencari tempat makan.
Hal tersebut tentu sangat membantu, terutama bagi mereka yang masih berada di tengah perjalanan.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Ramadan sebagai Momentum Berbagi
Bulan suci Ramadan selalu menjadi momentum yang tepat untuk meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama.
Nilai-nilai kebaikan seperti berbagi, membantu sesama, serta mempererat hubungan sosial menjadi inti dari berbagai kegiatan yang dilakukan selama bulan Ramadan.
Berbagai komunitas, organisasi, maupun instansi biasanya memanfaatkan momentum ini untuk menggelar kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Kegiatan pembagian takjil seperti yang dilakukan di Kotabumi ini merupakan salah satu bentuk kegiatan sosial yang paling sering dilakukan selama Ramadan.
Meski sederhana, kegiatan tersebut memiliki makna yang sangat besar bagi masyarakat yang menerimanya.
Mempererat Hubungan Antar Masyarakat
Kegiatan sosial ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara berbagai elemen masyarakat.
Dengan melibatkan berbagai pihak dari latar belakang yang berbeda, kegiatan ini menunjukkan bahwa kebersamaan dapat menjadi kekuatan besar dalam membangun masyarakat yang harmonis.
Kehadiran organisasi seperti PSMTI dalam kegiatan ini juga menjadi simbol kuatnya toleransi antar etnis dan budaya di Lampung Utara.
Hal tersebut menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dapat menghapus perbedaan dan menyatukan masyarakat dalam satu tujuan yang sama.
Harapan untuk Masa Depan
Kegiatan berbagi takjil yang digelar di Kotabumi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama.
Semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam kegiatan sosial, maka semakin besar pula dampak positif yang dapat dirasakan oleh masyarakat luas.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat hubungan antara aparat keamanan, organisasi masyarakat, serta warga.
Dengan kerja sama yang baik, berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Semoga apa yang kita lakukan sore ini menjadi amal ibadah dan mendatangkan pahala yang berlipat ganda bagi kita semua. Aamiin,” tutup Kasdim Mayor CPM Aris Setia Hadi di sela-sela kegiatan. (*)
Redaksi Sumateranewstv














