Lampung Utara, (Sumateranewstv.com) – Genap satu tahun kepemimpinan Hamartoni Ahadis dan Romli sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lampung Utara menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi atas berbagai capaian pembangunan yang telah diraih. Di bawah kepemimpinan duet yang dikenal dengan sebutan Hamartoni-Romli ini, arah pembangunan difokuskan pada penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan yang lebih baik, serta penguatan sektor pertanian sebagai tulang punggung daerah.
Satu tahun tentu bukan waktu yang panjang dalam membangun sebuah daerah. Namun dalam kurun waktu tersebut, berbagai indikator makro menunjukkan adanya tren positif yang patut diapresiasi. Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berupaya membangun fondasi yang kuat menuju Lampung Utara yang bermartabat, maju, dan berdaya saing, dengan tetap mengedepankan kekompakan bersama seluruh elemen masyarakat.
Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Kemiskinan Menurun
Salah satu indikator keberhasilan pembangunan dapat dilihat dari pertumbuhan ekonomi. Pada tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lampung Utara tercatat mencapai 5,12 persen. Angka ini menunjukkan adanya pergerakan ekonomi yang semakin membaik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh sektor pertanian, perdagangan, jasa, serta usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Pemerintah daerah secara konsisten mendorong penguatan ekonomi kerakyatan dengan memberikan kemudahan akses permodalan, pelatihan kewirausahaan, serta pendampingan bagi pelaku usaha lokal.
Tak hanya itu, angka kemiskinan juga mengalami penurunan. Dari sebelumnya 16,92 persen, kini turun menjadi 15,78 persen. Penurunan ini menjadi sinyal bahwa program-program pengentasan kemiskinan yang dijalankan mulai menunjukkan hasil yang nyata di tengah masyarakat.
Program bantuan sosial yang tepat sasaran, pemberdayaan masyarakat desa, hingga penciptaan lapangan kerja berbasis potensi lokal menjadi strategi utama dalam menekan angka kemiskinan. Pemerintah daerah juga mengoptimalkan peran dana desa untuk mendukung kegiatan produktif yang berdampak langsung pada peningkatan pendapatan warga.
Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lampung Utara juga mengalami peningkatan dari 71,42 menjadi 72,28. Kenaikan ini menunjukkan adanya perbaikan pada aspek pendidikan, kesehatan, serta daya beli masyarakat.
IPM menjadi indikator penting karena mencerminkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. Peningkatan IPM tersebut tidak lepas dari berbagai program prioritas yang dijalankan pemerintah daerah, mulai dari peningkatan layanan kesehatan, perbaikan fasilitas pendidikan, hingga program perlindungan sosial yang berkelanjutan.
Dalam wawancara bersama awak media, Hamartoni menegaskan bahwa peningkatan IPM bukan sekadar angka statistik, melainkan gambaran nyata dari upaya kolektif seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat dalam membangun daerah.
Pembenahan Layanan Kesehatan di RSUD Ryacudu
Di sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara melakukan pembenahan tata kelola di RSUD Ryacudu Kotabumi. Rumah sakit daerah tersebut menjadi salah satu fokus utama perbaikan, baik dari sisi manajemen, pelayanan medis, hingga sarana dan prasarana.
Pembenahan dilakukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang lebih cepat, profesional, dan humanis. Penataan ulang sistem administrasi, peningkatan kompetensi tenaga medis, serta perbaikan fasilitas pendukung menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan.
Selain itu, pemerintah juga memperkuat layanan kesehatan dasar melalui program Puskesmas MIDER (Mobile Integrated Delivery of Emergency Response) yang memperluas jangkauan pelayanan hingga ke wilayah terpencil. Dengan program ini, masyarakat di desa-desa dapat mengakses layanan kesehatan tanpa harus menempuh jarak jauh ke pusat kota.
Romli menegaskan bahwa kesehatan adalah hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi oleh pemerintah. Oleh karena itu, komitmen untuk terus memperbaiki layanan kesehatan akan tetap menjadi prioritas utama pada tahun-tahun mendatang.
Program Seragam Sekolah Gratis untuk Ribuan Siswa
Di bidang pendidikan, salah satu program unggulan yang mendapat apresiasi luas adalah pemberian seragam sekolah gratis bagi peserta didik baru tingkat SD dan SMP. Tercatat sebanyak 15.553 siswa baru telah menerima manfaat dari program ini.
Program tersebut bertujuan untuk meringankan beban orang tua, terutama dari keluarga kurang mampu, dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak mereka. Dengan adanya bantuan seragam gratis, diharapkan tidak ada lagi anak yang terkendala bersekolah karena faktor ekonomi.
Pemerintah daerah juga terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui perbaikan sarana prasarana sekolah, peningkatan kompetensi guru, serta penguatan kurikulum berbasis potensi lokal. Pendidikan dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi unggul yang mampu membawa Lampung Utara lebih maju di masa depan.
Pertanian Tetap Jadi Tulang Punggung
Sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung perekonomian Kabupaten Lampung Utara. Dalam satu tahun terakhir, produksi jagung dan ubi kayu mengalami peningkatan signifikan. Bahkan, Lampung Utara kini menempati peringkat kedua sebagai penghasil ubi kayu terbesar di Provinsi Lampung.
Peningkatan produksi ini didukung oleh program bantuan benih unggul, pupuk bersubsidi, serta pendampingan teknis bagi petani. Pemerintah juga mendorong hilirisasi produk pertanian agar memiliki nilai tambah yang lebih tinggi sebelum dipasarkan.
Hamartoni menyampaikan bahwa kesejahteraan petani menjadi prioritas utama karena sebagian besar masyarakat Lampung Utara menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian. Oleh sebab itu, stabilitas harga, akses pasar, serta perlindungan terhadap petani akan terus diperjuangkan.
Komitmen Perbaikan Infrastruktur
Selain fokus pada sektor ekonomi, pendidikan, dan kesehatan, pemerintah daerah juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas infrastruktur. Perbaikan jalan dari desa menuju kecamatan menjadi salah satu prioritas yang akan terus diupayakan.
Infrastruktur jalan yang baik diyakini akan memperlancar distribusi hasil pertanian, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah menyadari bahwa pembangunan infrastruktur memerlukan anggaran besar dan proses bertahap, namun komitmen untuk terus memperbaiki kondisi jalan tetap menjadi agenda penting.
“Untuk infrastruktur, baik dari jalan desa menuju kecamatan akan kami upayakan perbaikan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah,” tutur Hamartoni.
Membangun dengan Kekompakan dan Kolaborasi
Dalam refleksi satu tahun kepemimpinan ini, Hamartoni-Romli menekankan pentingnya kekompakan dan kolaborasi antara pemerintah, DPRD, aparat keamanan, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen warga. Pembangunan tidak dapat berjalan maksimal tanpa dukungan dan partisipasi aktif masyarakat.
Pemerintah daerah membuka ruang dialog dan komunikasi yang lebih luas agar aspirasi masyarakat dapat terserap dengan baik. Transparansi dan akuntabilitas juga menjadi prinsip yang terus dijaga dalam setiap pelaksanaan program pembangunan.
Romli menyampaikan bahwa perjalanan satu tahun ini menjadi fondasi awal untuk langkah-langkah yang lebih besar ke depan. Tantangan tentu masih banyak, mulai dari keterbatasan anggaran, dinamika ekonomi global, hingga kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Namun dengan semangat kebersamaan, pihaknya optimistis Lampung Utara dapat terus bergerak maju.
Menuju Lampung Utara Bermartabat
Refleksi satu tahun kepemimpinan Hamartoni-Romli bukan sekadar evaluasi, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen membangun Lampung Utara yang lebih bermartabat. Bermartabat dalam arti mampu berdiri sejajar dengan daerah lain, memiliki masyarakat yang sejahtera, serta pemerintahan yang bersih dan profesional.
Peningkatan pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan, kenaikan IPM, pembenahan layanan kesehatan, dukungan pendidikan, hingga penguatan sektor pertanian menjadi bukti nyata bahwa arah pembangunan berada pada jalur yang tepat.
Ke depan, pemerintah daerah akan terus melanjutkan program-program yang telah berjalan, sekaligus melakukan inovasi baru untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Pembangunan berkelanjutan dan inklusif menjadi kunci agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Dengan semangat kebersamaan dan kekompakan, satu tahun pertama kepemimpinan Hamartoni-Romli menjadi pijakan kuat menuju Lampung Utara yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat.
Reporter Pariyo Saputra
Redaksi Sumateranewstv








