Lampung Utara – Sumateranewstv.com
Polres Lampung Utara melaksanakan pengecekan terhadap pelaksanaan pendaftaran online dan proses verifikasi calon anggota Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (16/3/2026) di halaman Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Lampung Utara.
Kegiatan pengecekan dimulai sekitar pukul 09.30 WIB hingga selesai dan melibatkan sejumlah personel dari berbagai satuan fungsi di lingkungan Polres Lampung Utara. Pengecekan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pengawasan internal guna memastikan seluruh proses penerimaan anggota Polri berjalan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.
Pelaksanaan kegiatan ini juga bertujuan untuk menjamin bahwa setiap tahapan dalam proses pendaftaran serta verifikasi calon anggota Polri berjalan secara transparan, objektif, dan profesional. Dengan adanya pengawasan secara langsung, diharapkan seluruh proses seleksi dapat berjalan dengan baik serta memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh masyarakat yang ingin mengabdi sebagai anggota Polri.
Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si melalui Kasi Humas Polres Lampung Utara IPTU Herawati menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga integritas dan transparansi dalam proses penerimaan anggota baru.
Menurut IPTU Herawati, proses rekrutmen anggota Polri harus dilaksanakan secara terbuka dan akuntabel sehingga dapat menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas, profesional, serta memiliki integritas yang tinggi.
“Polres Lampung Utara melaksanakan pengecekan langsung terhadap pelaksanaan pendaftaran online dan verifikasi calon Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026 untuk memastikan proses berjalan sesuai ketentuan, transparan, serta akuntabel,” ujar IPTU Herawati.
Ia menjelaskan bahwa dalam kegiatan pengecekan tersebut, sejumlah personel dari berbagai fungsi turut dilibatkan guna memastikan bahwa proses verifikasi berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut berasal dari Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM) Polres Lampung Utara, Seksi Pengawasan (Siwas), serta Provost Polres Lampung Utara.
Keikutsertaan berbagai fungsi tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh tahapan seleksi berjalan dengan pengawasan yang ketat serta sesuai dengan prinsip profesionalitas.
Selain itu, keterlibatan berbagai unsur pengawasan juga menjadi bagian dari upaya Polri dalam menjaga kredibilitas proses penerimaan anggota baru di lingkungan kepolisian.
Dalam proses pendaftaran dan verifikasi yang dilaksanakan, para peserta yang telah melakukan pendaftaran secara online diwajibkan untuk datang langsung ke lokasi yang telah ditentukan guna melaksanakan tahapan verifikasi data.
Pada tahap ini, berbagai dokumen persyaratan yang telah diunggah melalui sistem pendaftaran online akan diperiksa secara langsung oleh panitia penerimaan.
Dokumen-dokumen tersebut antara lain meliputi identitas diri, ijazah pendidikan, dokumen administrasi lainnya, serta berbagai persyaratan yang telah ditentukan dalam proses rekrutmen anggota Polri.
Melalui proses verifikasi ini, panitia memastikan bahwa seluruh data yang disampaikan oleh para calon peserta benar dan sesuai dengan dokumen asli yang dimiliki.
Proses verifikasi administrasi merupakan salah satu tahapan penting dalam seleksi penerimaan anggota Polri. Tahapan ini bertujuan untuk memastikan bahwa para peserta telah memenuhi seluruh persyaratan administratif yang ditetapkan.
Setelah melalui tahapan verifikasi administrasi, para peserta nantinya akan mengikuti berbagai tahapan seleksi lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Tahapan seleksi tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan, tes psikologi, tes akademik, tes kesamaptaan jasmani, serta berbagai tahapan seleksi lainnya yang harus dilalui oleh para peserta.
Seluruh tahapan seleksi tersebut dilaksanakan secara berjenjang dan diawasi secara ketat guna memastikan bahwa proses penerimaan anggota Polri berjalan secara objektif dan profesional.
IPTU Herawati menegaskan bahwa Polri berkomitmen untuk melaksanakan proses rekrutmen dengan mengedepankan prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.
Prinsip tersebut menjadi pedoman utama dalam setiap tahapan seleksi penerimaan anggota Polri di seluruh wilayah Indonesia.
Dengan menerapkan prinsip tersebut, diharapkan masyarakat dapat memiliki kepercayaan penuh terhadap proses penerimaan anggota Polri.
“Kami memastikan proses seleksi berjalan dengan prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis, sehingga masyarakat dapat percaya bahwa penerimaan anggota Polri dilakukan secara profesional,” jelas IPTU Herawati.
Ia juga menambahkan bahwa Polri membuka kesempatan yang seluas-luasnya bagi putra-putri terbaik bangsa yang ingin bergabung menjadi anggota Polri.
Proses rekrutmen yang transparan dan profesional diharapkan dapat menghasilkan generasi anggota Polri yang berkualitas serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Selain itu, Polri juga terus berupaya meningkatkan kualitas sistem rekrutmen agar dapat menjaring calon anggota yang memiliki kemampuan, integritas, serta komitmen dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Proses penerimaan anggota Polri tidak hanya menekankan pada kemampuan akademik semata, tetapi juga memperhatikan aspek kepribadian, kesehatan, serta kesiapan mental para peserta.
Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa calon anggota Polri yang terpilih nantinya benar-benar siap menjalankan tugas yang penuh tanggung jawab.
Dalam pelaksanaan kegiatan pengecekan yang dilakukan oleh Polres Lampung Utara, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar serta sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.
Para peserta yang mengikuti tahapan verifikasi juga terlihat antusias dan mengikuti seluruh proses dengan tertib.
Pihak panitia juga memberikan arahan serta informasi kepada para peserta terkait tahapan seleksi yang akan mereka jalani selanjutnya.
Dengan adanya informasi yang jelas, para peserta diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi tahapan seleksi berikutnya.
IPTU Herawati juga mengimbau kepada seluruh peserta agar mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan jujur dan penuh tanggung jawab.
Ia juga menegaskan bahwa proses penerimaan anggota Polri tidak dipungut biaya dalam bentuk apapun.
Apabila terdapat pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan meminta imbalan tertentu, masyarakat diminta untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian.
Polri berkomitmen untuk menindak tegas setiap tindakan yang dapat merusak integritas proses rekrutmen anggota kepolisian.
Dengan sistem rekrutmen yang transparan dan profesional, diharapkan Polri dapat terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan kepolisian.
IPTU Herawati menambahkan bahwa hingga pelaksanaan pengecekan berlangsung, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.
Hal ini menunjukkan bahwa proses penerimaan anggota Polri di wilayah Polres Lampung Utara dapat berjalan dengan baik serta mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.
“Secara keseluruhan kegiatan pengecekan pelaksanaan pendaftaran online dan verifikasi calon Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026 di Polres Lampung Utara berjalan lancar, aman dan kondusif,” tutup IPTU Herawati.
Dengan pelaksanaan pengawasan yang ketat serta komitmen terhadap transparansi, Polres Lampung Utara berharap proses penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 dapat berjalan dengan sukses dan menghasilkan calon-calon anggota Polri yang berkualitas.
Para calon anggota Polri yang nantinya terpilih diharapkan mampu menjadi generasi penerus kepolisian yang profesional, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Melalui proses rekrutmen yang baik dan transparan, Polri terus berupaya memperkuat institusi kepolisian sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta melindungi masyarakat.
(*)
Redaksi Sumateranewstv



