BINTUNI, (Sumateranewstv.com) – Persit Kartika Chandra Kirana Ranting Yonif 763/SBA bersama Kompi Markas (Korum) Batalyon Infanteri 763/SBA melaksanakan kegiatan Posyandu dengan konsep Integrasi Layanan Primer (ILP) sebagai bentuk dukungan terhadap program transformasi layanan kesehatan yang dicanangkan pemerintah. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak, khususnya bagi keluarga prajurit dan masyarakat sekitar satuan.
Pelaksanaan Posyandu ILP ini dilaksanakan di lingkungan Yonif 763/SBA dengan melibatkan tenaga kesehatan serta dihadiri oleh para ibu dan balita dari keluarga prajurit maupun masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah tersebut. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian Persit terhadap kesehatan keluarga dan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, berbagai layanan kesehatan dasar diberikan kepada para peserta secara terpadu dan terintegrasi dalam satu tempat. Layanan yang diberikan antara lain pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, penimbangan balita, pemberian imunisasi, konsultasi kesehatan, hingga penyuluhan mengenai pentingnya menjaga kesehatan keluarga.
Kegiatan Posyandu dengan konsep Integrasi Layanan Primer ini menjadi bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam memperkuat layanan kesehatan di tingkat desa maupun kelurahan. Program ini menitikberatkan pada integrasi berbagai layanan kesehatan dasar agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan efektif.
Dukungan Persit terhadap Program Kesehatan Pemerintah
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Ranting Yonif 763/SBA menyampaikan bahwa kegiatan Posyandu ILP ini merupakan wujud nyata dukungan Persit terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak.
Menurutnya, kesehatan ibu dan anak merupakan faktor penting dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas di masa depan. Oleh karena itu, berbagai upaya harus terus dilakukan untuk memastikan bahwa pelayanan kesehatan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Melalui Posyandu ILP ini diharapkan kesehatan ibu dan anak dapat terus terpantau dengan baik, serta masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memberikan pelayanan kesehatan semata, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan keluarga.
Dengan adanya kegiatan Posyandu ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami pentingnya pola hidup sehat, gizi seimbang, serta pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Pelayanan Kesehatan Terpadu dalam Satu Tempat
Konsep Integrasi Layanan Primer (ILP) yang diterapkan dalam kegiatan Posyandu ini memungkinkan masyarakat untuk mendapatkan berbagai jenis pelayanan kesehatan dalam satu lokasi yang sama.
Hal ini tentu memberikan kemudahan bagi para ibu yang memiliki balita untuk melakukan pemeriksaan kesehatan tanpa harus mendatangi berbagai fasilitas kesehatan yang berbeda.
Dalam kegiatan tersebut, para balita menjalani proses penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan guna memantau pertumbuhan mereka secara berkala.
Selain itu, para ibu juga mendapatkan pelayanan konsultasi kesehatan terkait perkembangan anak, pemberian nutrisi yang tepat, serta cara menjaga kesehatan keluarga.
Tenaga kesehatan yang terlibat dalam kegiatan tersebut juga memberikan imunisasi kepada balita sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh program kesehatan nasional.
Dengan adanya layanan imunisasi ini, diharapkan para balita dapat memperoleh perlindungan terhadap berbagai penyakit yang berpotensi membahayakan kesehatan mereka.
Antusiasme Masyarakat Mengikuti Posyandu
Kegiatan Posyandu ILP yang dilaksanakan oleh Persit Ranting Yonif 763/SBA mendapat sambutan yang sangat positif dari masyarakat sekitar.
Para ibu tampak antusias membawa anak-anak mereka untuk mengikuti kegiatan tersebut. Mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk memeriksakan kesehatan anak serta memperoleh informasi mengenai pola asuh dan kesehatan keluarga.
Suasana kegiatan berlangsung dengan tertib, hangat, dan penuh kebersamaan. Para peserta tampak aktif berinteraksi dengan tenaga kesehatan maupun anggota Persit yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Selain mendapatkan pelayanan kesehatan, para peserta juga mendapatkan berbagai edukasi yang bermanfaat bagi kesehatan keluarga.
Edukasi tersebut meliputi pentingnya gizi seimbang bagi anak, cara menjaga kebersihan lingkungan, serta langkah-langkah sederhana untuk mencegah penyakit.
Pentingnya Gizi Seimbang bagi Anak
Salah satu materi edukasi yang disampaikan dalam kegiatan Posyandu ILP ini adalah mengenai pentingnya gizi seimbang bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.
Tenaga kesehatan menjelaskan bahwa asupan gizi yang cukup sangat penting bagi balita karena masa tersebut merupakan periode penting dalam perkembangan fisik maupun mental.
Anak-anak yang mendapatkan asupan gizi yang baik cenderung memiliki daya tahan tubuh yang lebih kuat serta perkembangan otak yang lebih optimal.
Oleh karena itu, para ibu diimbau untuk memperhatikan pola makan anak dengan memastikan bahwa makanan yang diberikan mengandung nutrisi yang lengkap dan seimbang.
Selain itu, para ibu juga diajak untuk memberikan makanan yang bervariasi agar anak tidak mengalami kekurangan nutrisi tertentu.
Edukasi Pola Hidup Bersih dan Sehat
Selain edukasi mengenai gizi, para peserta Posyandu juga mendapatkan penyuluhan mengenai pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Pola hidup bersih dan sehat merupakan salah satu langkah penting dalam mencegah berbagai penyakit yang dapat mengganggu kesehatan keluarga.
Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan antara lain mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan lingkungan, serta memastikan makanan yang dikonsumsi dalam keadaan bersih dan higienis.
Dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, masyarakat dapat meminimalisir risiko terjadinya penyakit yang disebabkan oleh lingkungan yang tidak sehat.
Mempererat Hubungan dengan Masyarakat
Kegiatan Posyandu ILP yang dilaksanakan oleh Persit Ranting Yonif 763/SBA juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara keluarga besar Yonif 763/SBA dengan masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan sosial seperti ini, tercipta interaksi yang positif antara prajurit TNI beserta keluarganya dengan masyarakat.
Hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah.
Dengan adanya kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung, diharapkan kehadiran TNI dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Komitmen Persit dalam Mendukung Kesehatan Keluarga
Persit Kartika Chandra Kirana sebagai organisasi istri prajurit TNI AD memiliki peran penting dalam mendukung berbagai kegiatan sosial, termasuk dalam bidang kesehatan.
Melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan, Persit berupaya memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga prajurit serta masyarakat sekitar.
Kegiatan Posyandu ILP ini merupakan salah satu contoh nyata bagaimana Persit turut berperan dalam mendukung program kesehatan pemerintah.
Dengan keterlibatan aktif Persit dalam kegiatan tersebut, diharapkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dapat semakin meningkat.
Harapan untuk Masa Depan
Melalui pelaksanaan kegiatan Posyandu ILP ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dapat terus meningkat.
Kesehatan yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan masyarakat yang produktif dan sejahtera.
Oleh karena itu, kegiatan seperti Posyandu ILP perlu terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang.
Persit Kartika Chandra Kirana Ranting Yonif 763/SBA berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.
Dengan kerja sama yang baik antara berbagai pihak, diharapkan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat dapat terus meningkat.
Kegiatan Posyandu ILP yang berlangsung pada 15 Maret 2026 ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung upaya tersebut sekaligus memperkuat hubungan antara keluarga besar Yonif 763/SBA dengan masyarakat sekitar.
Redaksi






