331 Personel Gabungan Disiagakan di Wilayah Tubaba, Empat Pos Pengamanan dan Satu Pos Pelayanan Didirikan untuk Mendukung Arus Mudik Lebaran
Tulang Bawang Barat, (Sumateranewstv.com) – Kepolisian Resor (Polres) Tulang Bawang Barat, Polda Lampung, melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Krakatau 2026 dalam rangka pengamanan dan pelayanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Upacara Mapolres Tulang Bawang Barat pada Kamis (12/3/2026).
Apel gelar pasukan ini merupakan bagian penting dari rangkaian persiapan Polri dalam memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran masyarakat selama periode perayaan Idul Fitri, khususnya dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran yang setiap tahunnya mengalami peningkatan signifikan.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K., yang bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang berisi arahan strategis terkait pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di seluruh wilayah Indonesia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tulang Bawang Barat, para pejabat utama Polres Tubaba, perwakilan instansi pemerintah daerah, unsur TNI dari Komando Distrik Militer 0412/Lampung Utara, serta berbagai stakeholder terkait yang turut mendukung pengamanan perayaan Idul Fitri di wilayah tersebut.
Apel Gelar Pasukan sebagai Tanda Dimulainya Operasi Ketupat
Apel gelar pasukan merupakan simbol dimulainya Operasi Ketupat Krakatau 2026 yang digelar secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta strategi pengamanan yang akan diterapkan selama pelaksanaan operasi berlangsung.
Selain itu, apel gelar pasukan juga menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta berbagai instansi terkait yang akan terlibat dalam pengamanan Hari Raya Idul Fitri.
Dalam pelaksanaan upacara tersebut, sejumlah pejabat turut mendapat kepercayaan menjalankan tugas penting dalam struktur pelaksanaan apel.
Bertindak sebagai perwira upacara adalah Iptu Ucida, S.K.M., S.H., M.H., sementara komandan upacara dipercayakan kepada Ipda Edo Miko Arnando, S.H.
Seluruh rangkaian upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat, menandai kesiapan seluruh personel dalam menjalankan tugas pengamanan Lebaran.
Amanat Kapolri tentang Pentingnya Operasi Ketupat
Dalam amanat Kapolri yang dibacakan oleh Kapolres Tulang Bawang Barat, disampaikan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kepolisian terpusat yang setiap tahun dilaksanakan untuk menjamin keamanan dan kelancaran masyarakat dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri.
Operasi ini memiliki peran yang sangat strategis karena berkaitan langsung dengan berbagai aktivitas masyarakat selama periode Lebaran, mulai dari perjalanan mudik, kegiatan ibadah, hingga aktivitas ekonomi di pusat perbelanjaan dan tempat wisata.
Kapolri menegaskan bahwa Operasi Ketupat 2026 diselenggarakan secara terpusat dengan melibatkan berbagai unsur terkait guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Guna memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Idul Fitri serta libur Lebaran, Polri dengan didukung TNI dan stakeholder terkait menyelenggarakan operasi terpusat dengan sandi Ketupat 2026 selama 13 hari mulai tanggal 13 sampai dengan 25 Maret 2026,” demikian amanat Kapolri yang dibacakan Kapolres Tubaba.
Dalam operasi tersebut, sebanyak 161.243 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, serta berbagai instansi terkait akan dikerahkan untuk melakukan pengamanan di berbagai wilayah di Indonesia.
Jumlah personel yang besar tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan aman dan nyaman.
Ribuan Pos Pengamanan Disiapkan Secara Nasional
Kapolri juga menegaskan bahwa secara nasional telah disiapkan sebanyak 2.746 pos yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, serta pos terpadu.
Pos-pos tersebut akan tersebar di berbagai wilayah strategis di seluruh Indonesia, khususnya di jalur-jalur utama mudik, pusat keramaian, serta lokasi yang berpotensi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama periode Lebaran.
Keberadaan pos pengamanan dan pelayanan ini bertujuan untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, termasuk memberikan bantuan kepada pemudik, mengatur lalu lintas, serta menangani berbagai situasi darurat yang mungkin terjadi di lapangan.
Selain itu, pos-pos tersebut juga akan menjadi pusat koordinasi bagi berbagai instansi yang terlibat dalam Operasi Ketupat.
Pengamanan Khusus di Wilayah Tulang Bawang Barat
Sementara itu, di wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Polres Tubaba juga telah mempersiapkan berbagai langkah strategis guna mendukung kelancaran pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026.
Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sendi Antoni menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan empat pos pengamanan serta satu pos pelayanan yang akan beroperasi selama pelaksanaan operasi berlangsung.
Pos-pos tersebut akan ditempatkan di lokasi-lokasi strategis yang menjadi jalur utama pergerakan masyarakat selama mudik Lebaran.
Selain itu, pos pelayanan juga akan difungsikan sebagai pusat layanan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan selama perjalanan mudik.
Untuk mendukung operasional pos-pos tersebut, Polres Tubaba akan melibatkan sebanyak 331 personel gabungan yang terdiri dari unsur kepolisian, TNI, pemerintah daerah, serta berbagai instansi terkait lainnya.
Personel tersebut akan disebar di berbagai titik pengamanan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.
Sinergi Polri, TNI dan Stakeholder
Keberhasilan pengamanan perayaan Idul Fitri tidak hanya bergantung pada peran kepolisian semata, tetapi juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.
Oleh karena itu, dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026, Polres Tulang Bawang Barat akan bekerja sama dengan berbagai instansi terkait seperti TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, tenaga kesehatan, serta relawan dari berbagai organisasi masyarakat.
Sinergi antara berbagai pihak ini diharapkan dapat menciptakan sistem pengamanan yang terintegrasi dan efektif dalam menghadapi berbagai potensi kerawanan selama perayaan Lebaran.
Kapolres menegaskan bahwa kerja sama yang baik antara seluruh pihak yang terlibat merupakan kunci utama keberhasilan operasi pengamanan Lebaran.
Fokus Pengamanan Selama Lebaran
Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026, Polres Tulang Bawang Barat akan memfokuskan pengamanan pada beberapa aspek utama.
Salah satunya adalah pengamanan arus mudik dan arus balik yang biasanya mengalami peningkatan volume kendaraan secara signifikan.
Selain itu, pengamanan juga akan dilakukan di berbagai tempat ibadah yang menjadi lokasi pelaksanaan salat Idul Fitri serta kegiatan keagamaan lainnya.
Pusat perbelanjaan, pasar tradisional, objek wisata, serta tempat keramaian lainnya juga akan menjadi fokus pengamanan karena berpotensi menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat dalam jumlah besar.
Langkah ini dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan serta memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan aman.
Kapolres Tekankan Tugas sebagai Kehormatan
Dalam amanatnya, Kapolres Tulang Bawang Barat juga memberikan pesan khusus kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Krakatau 2026.
Ia menekankan bahwa tugas pengamanan Lebaran merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, setiap personel harus menjadikan tugas tersebut sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“Selamat bertugas. Jadikan setiap penugasan sebagai kehormatan, setiap tantangan sebagai panggilan tugas, serta setiap pelayanan bagi masyarakat, bangsa, dan negara sebagai ladang ibadah untuk mendapatkan ridho Tuhan Yang Maha Esa,” tegas Kapolres.
Ia juga mengingatkan seluruh personel agar tetap menjaga profesionalisme, kedisiplinan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama pelaksanaan operasi.
Harapan untuk Lebaran yang Aman dan Kondusif
Melalui pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2026 ini, Polres Tulang Bawang Barat menegaskan komitmennya untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif selama perayaan Idul Fitri.
Dengan kesiapan personel serta dukungan dari berbagai pihak, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama Lebaran dapat berjalan dengan aman dan lancar.
Kapolres juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing serta mematuhi aturan lalu lintas selama melakukan perjalanan mudik.
Partisipasi masyarakat sangat penting dalam mendukung keberhasilan pengamanan Lebaran, sehingga tercipta suasana yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga.
“Melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026 ini, Polres Tubaba berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif sehingga seluruh rangkaian perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah dapat berlangsung dengan aman dan lancar,” pungkas Kapolres.
(humas_tubaba)
Redaksi Sumateranewstv






