Tingkatkan Kemampuan, Personel Humas Polres Lampung Utara Ikuti Pelatihan Penggunaan Drone dan Videografi

LAMPUNG (SUMATERANEWSTV.COM)  — Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta memperkuat peran kehumasan dalam menghadapi tantangan era digital, dua personel Humas Polres Lampung Utara, yakni Aipda Heriyanto, S.H., M.H. dan Brigadir Handika Santri O., S.H., M.H., mengikuti Pelatihan Penggunaan Drone dan Videografi yang diselenggarakan oleh Bidang Hubungan Masyarakat (Bid Humas) Polda Lampung.

Kegiatan pelatihan tersebut berlangsung pada Selasa, 10 Februari 2026, mulai pukul 08.00 WIB, dan diikuti oleh Operator PPID Satker, Kasi Humas, serta operator dari Polres dan Polresta jajaran Polda Lampung. Pelatihan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam rangka mendukung transformasi Polri menuju institusi yang modern, profesional, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.

Pelatihan secara resmi dibuka oleh Wakapolda Lampung Brigjen Pol Drs. Sumarto, M.Si., yang hadir langsung untuk memberikan arahan, motivasi, serta sambutan kepada seluruh peserta. Kehadiran Wakapolda Lampung menunjukkan besarnya perhatian pimpinan terhadap peningkatan kualitas dan kompetensi personel kehumasan sebagai ujung tombak komunikasi publik Polri.

Peran Kehumasan Polri di Tengah Arus Informasi Digital

Dalam sambutannya, Wakapolda Lampung menyampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini telah membawa perubahan besar dalam pola komunikasi antara institusi dan masyarakat. Arus informasi yang sangat cepat, keberadaan media sosial, serta kemudahan masyarakat dalam mengakses berbagai platform digital menuntut Humas Polri untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kapasitasnya.

Menurut Wakapolda, Humas Polri tidak hanya dituntut untuk menyampaikan informasi secara cepat dan akurat, tetapi juga harus mampu menyajikannya dalam bentuk konten yang menarik, informatif, dan mudah dipahami oleh masyarakat. Selain itu, setiap informasi yang disampaikan harus dapat dipertanggungjawabkan secara profesional, baik dari sisi substansi maupun etika komunikasi.

“Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, peran kehumasan Polri menjadi semakin strategis. Humas Polri dituntut tidak hanya mampu menyampaikan informasi secara cepat dan akurat, tetapi juga menyajikannya dalam bentuk konten yang menarik, profesional, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada publik,” ujar Wakapolda Lampung dalam sambutannya.

Ia juga menekankan bahwa kepercayaan publik terhadap Polri sangat dipengaruhi oleh bagaimana institusi ini berkomunikasi dengan masyarakat. Oleh karena itu, Humas Polri harus mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif, transparan, dan berimbang antara Polri dan masyarakat.

Transformasi Kehumasan melalui Pemanfaatan Teknologi

Lebih lanjut, Wakapolda Lampung menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi drone dan kemampuan videografi merupakan bagian penting dari transformasi dan modernisasi kehumasan Polri. Teknologi ini tidak hanya mendukung kebutuhan dokumentasi, tetapi juga memberikan nilai tambah dalam penyajian informasi visual yang lebih menarik dan komprehensif.

Drone, sebagai salah satu teknologi yang semakin banyak digunakan, memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai tugas kepolisian, mulai dari dokumentasi kegiatan, pemantauan situasi kamtibmas, pengamanan kegiatan masyarakat berskala besar, hingga penanganan bencana alam. Dengan sudut pandang dari udara, drone mampu memberikan gambaran situasi yang lebih luas dan akurat.

Sementara itu, kemampuan videografi yang baik akan mendukung Humas Polri dalam memproduksi konten visual yang berkualitas, baik untuk keperluan publikasi internal maupun eksternal. Video yang dikemas secara profesional akan lebih mudah menarik perhatian masyarakat dan menyampaikan pesan secara efektif.

“Pelatihan ini memiliki arti penting dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme Kasi Humas, operator, dan PPID Polres jajaran serta Satker Polda Lampung sebagai garda terdepan pengelolaan informasi dan publikasi,” tegas Wakapolda.

Peningkatan Kompetensi Personel Humas Polres Lampung Utara

Keikutsertaan Aipda Heriyanto dan Brigadir Handika Santri O. dalam pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Lampung Utara dalam meningkatkan kapasitas personel Humas. Dengan mengikuti pelatihan ini, kedua personel diharapkan mampu menguasai teknik dasar hingga lanjutan dalam penggunaan drone dan videografi, sehingga dapat diterapkan dalam mendukung tugas-tugas kehumasan di wilayah Lampung Utara.

Kemampuan tersebut akan sangat membantu dalam meningkatkan kualitas dokumentasi kegiatan Polres Lampung Utara, baik dalam kegiatan operasional, pelayanan masyarakat, pengamanan, maupun kegiatan sosial kemasyarakatan. Dengan konten visual yang lebih berkualitas, publikasi Polres Lampung Utara diharapkan semakin profesional dan informatif.

Hal ini sejalan dengan kebijakan Polri dalam mendorong transformasi menuju Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan), di mana keterbukaan informasi publik menjadi salah satu pilar utama dalam membangun kepercayaan masyarakat.

Penekanan Aspek Keamanan, Etika, dan Ketentuan Hukum

Dalam arahannya, Wakapolda Lampung juga menekankan pentingnya memperhatikan aspek keamanan, keselamatan, etika, serta ketentuan hukum yang berlaku dalam penggunaan drone dan pembuatan konten videografi. Menurutnya, pemanfaatan teknologi harus tetap berlandaskan pada aturan yang berlaku agar tidak menimbulkan permasalahan hukum maupun pelanggaran terhadap hak privasi masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa penggunaan drone harus mematuhi ketentuan terkait ruang udara, serta memperhatikan aspek keselamatan penerbangan. Selain itu, dalam pembuatan konten visual, personel Humas juga harus memperhatikan perlindungan data pribadi dan privasi masyarakat.

“Penggunaan teknologi harus tetap mengedepankan aspek keamanan, keselamatan, etika, dan ketentuan hukum yang berlaku. Jangan sampai niat baik dalam dokumentasi dan publikasi justru menimbulkan permasalahan baru,” tegas Wakapolda.

Bijak Bermedia Sosial dan Penguatan Citra Polri

Sebagai bagian dari penekanan, Wakapolda Lampung juga menyampaikan beberapa poin penting terkait penggunaan media sosial oleh personel Polri, khususnya di bidang kehumasan. Ia mengingatkan agar seluruh personel bijak dalam menggunakan media sosial dan menghindari unggahan yang berpotensi menimbulkan persepsi negatif terhadap institusi Polri.

Menurutnya, media sosial harus dimanfaatkan sebagai sarana edukasi, klarifikasi, dan penyampaian informasi positif kepada masyarakat. Dengan pengelolaan yang baik, media sosial dapat menjadi alat yang sangat efektif dalam membangun komunikasi dua arah antara Polri dan masyarakat.

Wakapolda juga mendorong agar seluruh peserta mendukung dan mengoptimalkan media sosial resmi Polri dengan memberikan interaksi positif, serta membagikan kegiatan-kegiatan positif Polri melalui akun masing-masing. Hal ini diharapkan dapat memperluas jangkauan informasi dan memperkuat citra positif Polri di tengah masyarakat.

Pemberian Materi oleh Narasumber Profesional

Setelah pembukaan dan arahan dari Wakapolda Lampung, kegiatan pelatihan dilanjutkan dengan pemberian materi oleh para narasumber yang kompeten di bidangnya. Materi videografi disampaikan oleh Bapak Wisnu Wijaya, yang memberikan pembekalan mengenai teknik pengambilan gambar, komposisi visual, pencahayaan, sudut pengambilan gambar, serta teknik dasar editing video.

Dalam sesi ini, peserta mendapatkan pemahaman tentang bagaimana menghasilkan video yang tidak hanya informatif, tetapi juga memiliki nilai estetika yang baik, sehingga mampu menarik perhatian audiens.

Sementara itu, materi penggunaan drone disampaikan oleh Bapak Muhammad Davin Ramadhani. Ia memberikan penjelasan terkait dasar-dasar pengoperasian drone, teknik penerbangan yang aman, pemanfaatan drone untuk dokumentasi dan pemantauan, serta pemahaman terhadap regulasi yang mengatur penggunaan drone di Indonesia.

Sesi pelatihan juga dilengkapi dengan praktik langsung, sehingga peserta dapat langsung mengaplikasikan teori yang telah diberikan. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi, mengingat materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan tugas kehumasan di lapangan.

Manfaat Jangka Panjang bagi Kinerja Kehumasan Polri

Pelatihan penggunaan drone dan videografi ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi kinerja kehumasan Polri, khususnya di wilayah Polda Lampung dan Polres jajaran, termasuk Polres Lampung Utara. Dengan meningkatnya kemampuan teknis personel Humas, kualitas dokumentasi dan publikasi kegiatan kepolisian diharapkan semakin meningkat.

Kualitas konten yang lebih baik akan membantu masyarakat mendapatkan informasi yang lebih jelas, akurat, dan menarik mengenai berbagai kegiatan kepolisian. Hal ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri, seiring dengan meningkatnya transparansi dan keterbukaan informasi.

Selain itu, kemampuan penggunaan drone juga akan sangat membantu dalam situasi-situasi tertentu, seperti pemantauan arus lalu lintas, pengamanan kegiatan besar, penanganan bencana alam, serta pemetaan wilayah yang membutuhkan perhatian khusus dari aparat kepolisian.

Komitmen Polres Lampung Utara dalam Peningkatan SDM

Keikutsertaan personel Humas Polres Lampung Utara dalam pelatihan ini juga mencerminkan komitmen pimpinan Polres Lampung Utara dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dengan membekali personel dengan keterampilan baru, diharapkan Polres Lampung Utara dapat semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tuntutan masyarakat.

Langkah ini sejalan dengan visi Polri untuk terus bertransformasi menjadi institusi yang modern, profesional, dan dipercaya masyarakat. Humas sebagai ujung tombak komunikasi publik memiliki peran yang sangat vital dalam mewujudkan visi tersebut.

Harapan ke Depan

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan Aipda Heriyanto dan Brigadir Handika Santri O. dapat mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh dalam mendukung tugas-tugas kehumasan di Polres Lampung Utara. Mereka diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kualitas publikasi, dokumentasi, dan komunikasi publik di lingkungan Polres.

Polda Lampung melalui Bid Humas berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan serupa secara berkelanjutan, guna memastikan seluruh personel Humas di jajaran memiliki kompetensi yang memadai dan mampu mengikuti perkembangan teknologi informasi.

Melalui pelatihan ini, diharapkan Humas Polri semakin profesional, adaptif, dan inovatif dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, sekaligus memperkuat peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang modern dan terpercaya. (*)

Redaksi Sumateranewstv.com