Lampung Utara, (Sumateranewstv.com) – Suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan mewarnai acara pelantikan pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kabupaten Lampung Utara periode 2026–2029. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam upaya memperkuat sinergi antar kepala sekolah serta meningkatkan mutu pendidikan di tingkat SMP se-Kabupaten Lampung Utara.
Acara pelantikan berlangsung di Aula SMP/SMA Kemala Bhayangkari, Rabu (11/02/2026), dan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara, H. Sukatno, SH., MH. Pelantikan ini dihadiri oleh jajaran pejabat Dinas Pendidikan, para kepala sekolah SMP negeri dan swasta, serta sejumlah undangan lainnya yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan dunia pendidikan di Bumi Ragem Tunas Lampung.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni pergantian kepengurusan semata, tetapi juga menjadi ajang konsolidasi dan refleksi bersama bagi para kepala sekolah dalam menghadapi berbagai tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks, khususnya di era digital dan implementasi berbagai kebijakan nasional di bidang pendidikan.
Momentum Strategis Peningkatan Mutu Pendidikan
Pelantikan pengurus MKKS SMP Kabupaten Lampung Utara periode 2026–2029 dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat peran MKKS sebagai wadah koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi antar kepala sekolah SMP. Melalui MKKS, para kepala sekolah diharapkan dapat saling berbagi pengalaman, praktik baik (best practice), serta solusi terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi di satuan pendidikan masing-masing.
Dalam konteks pembangunan sumber daya manusia, pendidikan memegang peranan yang sangat penting. Oleh karena itu, keberadaan MKKS menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung kebijakan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan, memperkuat manajemen sekolah, serta mendorong terciptanya lingkungan belajar yang kondusif dan berkualitas.
Kadisdik Lampung Utara, H. Sukatno, SH., MH, dalam sambutannya menegaskan bahwa MKKS harus mampu menjadi motor penggerak peningkatan mutu pendidikan SMP di daerah. Ia menekankan bahwa tantangan pendidikan ke depan tidak semakin ringan, sehingga dibutuhkan kepemimpinan kepala sekolah yang kuat, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran.
Hadirkan Sinergi Dinas Pendidikan dan Satuan Pendidikan
Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Lampung Utara, Yudhi Bachtiar, serta Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Maryudi. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan komitmen kuat Dinas Pendidikan dalam mendukung peran MKKS sebagai mitra strategis dalam pengelolaan dan pengembangan pendidikan di tingkat SMP.
Selain itu, seluruh kepala sekolah SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Lampung Utara turut hadir dalam acara ini. Kehadiran mereka mencerminkan semangat kebersamaan dan komitmen kolektif untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, baik dari aspek manajerial, pembelajaran, maupun pengembangan sumber daya manusia.
Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, para peserta acara menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap agenda pelantikan dan rapat internal yang digelar setelahnya. Hal ini menunjukkan bahwa MKKS bukan sekadar forum formal, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk membangun jejaring profesional antar kepala sekolah.
Susunan Pengurus MKKS SMP Periode 2026–2029
Dalam pelantikan tersebut, ditetapkan susunan pengurus MKKS SMP Kabupaten Lampung Utara periode 2026–2029 sebagai berikut:
- Ketua: Zulkarnain Rakhman, S.Ag
- Wakil Ketua: Andika Chandra, M.Pd.
Selain ketua dan wakil ketua, pengurus MKKS juga dilengkapi dengan struktur kepengurusan lainnya yang akan bertugas sesuai dengan bidang dan tanggung jawab masing-masing. Struktur kepengurusan ini diharapkan mampu bekerja secara solid, profesional, dan berorientasi pada pencapaian tujuan bersama.
Pengurus yang baru dilantik diharapkan dapat menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, serta menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh anggota MKKS dan pemangku kepentingan pendidikan lainnya.
Arahan Kadisdik: Amanah, Transparan, dan Akuntabel
Dalam sambutannya, H. Sukatno, SH., MH, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus MKKS SMP yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan dalam organisasi MKKS merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Saya berharap pengurus yang baru dapat bekerja dengan amanah, transparan, dan akuntabel. Jalin komunikasi yang baik dengan semua pihak demi kemajuan pendidikan di Lampung Utara,” tegas H. Sukatno.
Ia juga mengingatkan bahwa MKKS harus mampu menjadi jembatan antara kebijakan Dinas Pendidikan dengan implementasi di satuan pendidikan. Oleh karena itu, komunikasi yang intensif, koordinasi yang baik, serta komitmen bersama menjadi kunci keberhasilan organisasi ini.
Selain itu, Kadisdik juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pengurus MKKS periode sebelumnya atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi yang telah diberikan dalam memajukan pendidikan SMP di Kabupaten Lampung Utara.
Rapat Internal Bahas Agenda Strategis
Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan rapat internal yang diikuti oleh seluruh anggota MKKS SMP se-Kabupaten Lampung Utara. Rapat ini membahas sejumlah agenda strategis yang berkaitan langsung dengan pengelolaan sekolah dan peningkatan mutu pendidikan.
Rapat internal ini menjadi forum penting untuk menyamakan persepsi, menyusun langkah-langkah strategis, serta merumuskan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi oleh sekolah-sekolah SMP di wilayah Lampung Utara.
Beberapa agenda utama yang dibahas dalam rapat tersebut antara lain pengelolaan Dana BOS, penjadwalan TKA yang bersinggungan dengan UTS, serta program peningkatan kompetensi guru.
Penekanan Pengelolaan Dana BOS
Kepala Bidang Pembinaan SMP, Yudhi Bachtiar, memberikan penekanan khusus terkait pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Ia mengingatkan seluruh kepala sekolah untuk mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
“Dana BOS harus digunakan secara efektif dan efisien untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Jangan sampai ada penyimpangan karena akan diaudit oleh BPK,” ujar Yudhi Bachtiar dengan tegas.
Ia menambahkan bahwa pengelolaan Dana BOS yang baik akan berdampak langsung pada peningkatan sarana prasarana, kegiatan pembelajaran, serta kesejahteraan peserta didik. Oleh karena itu, transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama yang harus dijunjung tinggi oleh seluruh kepala sekolah.
Dalam rapat tersebut juga dibahas pentingnya pelaporan yang tepat waktu dan sesuai dengan ketentuan, agar tidak menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari.
Pembahasan Penjadwalan TKA dan UTS
Agenda berikutnya yang dibahas adalah terkait penjadwalan TKA yang waktunya berpotensi bersamaan dengan pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS). Hal ini menjadi perhatian serius karena dapat berdampak pada efektivitas pelaksanaan kedua kegiatan tersebut.
Yudhi Bachtiar menjelaskan bahwa TKA merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan untuk mengukur capaian kompetensi peserta didik secara lebih komprehensif.
“Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi terbaik agar pelaksanaan TKA tidak mengganggu pelaksanaan UTS. Kemungkinan UTS akan diundur, tetapi ini masih akan dibahas lebih lanjut,” jelasnya.
Para kepala sekolah menyambut baik pembahasan ini dan menyampaikan berbagai masukan agar pelaksanaan kegiatan akademik dapat berjalan dengan lancar tanpa mengorbankan kualitas pembelajaran.
Program Peningkatan Kompetensi Guru
Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Maryudi, menyampaikan informasi terkait berbagai program peningkatan kompetensi guru yang akan dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan.
Ia mengajak seluruh kepala sekolah untuk mendukung dan memfasilitasi guru-guru di sekolah masing-masing agar dapat mengikuti program-program tersebut.
“Peningkatan kompetensi guru merupakan kunci dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Kami berharap para kepala sekolah dapat mendorong guru untuk terus mengembangkan diri melalui pelatihan, workshop, dan program pengembangan profesional lainnya,” ujar Maryudi.
Program-program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian guru, sehingga berdampak positif terhadap kualitas proses belajar mengajar di sekolah.
Komitmen Ketua MKKS yang Baru
Ketua MKKS SMP Kabupaten Lampung Utara yang baru dilantik, Zulkarnain Rakhman, S.Ag, menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.
Ia menegaskan bahwa MKKS akan berperan aktif dalam mendukung kebijakan Dinas Pendidikan serta menjadi wadah yang produktif bagi para kepala sekolah.
“Kami akan bekerja keras untuk mewujudkan visi dan misi MKKS, yaitu meningkatkan mutu pendidikan SMP di Lampung Utara. Kami juga akan menjalin kerja sama yang baik dengan Dinas Pendidikan dan seluruh stakeholder pendidikan lainnya,” pungkas Zulkarnain.
Ia juga mengajak seluruh anggota MKKS untuk menjaga soliditas, saling mendukung, serta bersama-sama mencari solusi atas berbagai tantangan pendidikan.
Harapan ke Depan
Dengan dilantiknya pengurus MKKS SMP Kabupaten Lampung Utara periode 2026–2029, diharapkan organisasi ini dapat semakin berperan aktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Sinergi yang kuat antara Dinas Pendidikan, MKKS, dan seluruh satuan pendidikan diharapkan mampu mendorong terciptanya layanan pendidikan yang lebih berkualitas, merata, dan berkeadilan.
Pelantikan ini menjadi titik awal bagi pengurus baru untuk bekerja lebih maksimal dalam mengawal berbagai program pendidikan, meningkatkan profesionalisme kepala sekolah, serta berkontribusi nyata dalam mencetak generasi muda Lampung Utara yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, MKKS SMP Kabupaten Lampung Utara diharapkan dapat menjadi motor penggerak perubahan positif dalam dunia pendidikan di daerah ini. (Team - KWIP)

