BANDAR LAMPUNG (Sumateranewstv. Com) — Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelar Rapat Persiapan Operasi Pasar Murah Tahun 2026 menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Rabu (4/2/2026). Kegiatan ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kota dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah meningkatnya permintaan menjelang Ramadhan.
Rapat yang berlangsung di Aula Semergou Pemerintah Kota Bandar Lampung ini dipimpin langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Bapak Wilson Faisol. Turut hadir dalam rapat tersebut sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, perwakilan kecamatan, serta sejumlah retail dan mitra usaha yang akan berpartisipasi dalam pelaksanaan Operasi Pasar Murah di seluruh wilayah Kota Bandar Lampung.
Program Operasi Pasar Murah merupakan agenda rutin Pemerintah Kota Bandar Lampung sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat, khususnya dalam menghadapi momen-momen tertentu yang biasanya diikuti dengan kenaikan harga bahan kebutuhan pokok, seperti menjelang dan selama bulan suci Ramadhan serta menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Komitmen Pemkot Jaga Stabilitas Harga
Dalam rapat tersebut, dibahas secara mendalam berbagai aspek teknis dan strategis terkait pelaksanaan Operasi Pasar Murah, mulai dari mekanisme distribusi, penentuan lokasi, kesiapan logistik, hingga peran masing-masing OPD dan pihak retail dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Bandar Lampung, Bapak Wilson Faisol, menegaskan bahwa Operasi Pasar Murah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan merupakan salah satu instrumen penting pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
“Operasi Pasar Murah ini adalah bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat, khususnya kelompok ekonomi menengah ke bawah, agar tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Kami ingin memastikan bahwa menjelang dan selama Ramadhan, masyarakat tidak terbebani oleh lonjakan harga,” ujar Wilson Faisol dalam arahannya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan Operasi Pasar Murah dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Pelaksanaan dalam Tiga Tahap
Dalam rapat tersebut disepakati bahwa pelaksanaan Operasi Pasar Murah Ramadhan 1447 Hijriah akan dilakukan dalam tiga tahap. Pelaksanaan ini dirancang agar intervensi pasar dapat dilakukan secara berkelanjutan sepanjang bulan Ramadhan, sehingga mampu menekan potensi kenaikan harga yang biasanya terjadi akibat meningkatnya permintaan.
Tiga tahap pelaksanaan Operasi Pasar Murah tersebut akan dilaksanakan pada:
- Minggu awal bulan Ramadhan 1447 Hijriah
- Minggu pertengahan bulan Ramadhan 1447 Hijriah
- Minggu akhir bulan Ramadhan 1447 Hijriah
Pelaksanaan yang dilakukan secara bertahap ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan stok bahan pokok di pasaran serta memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat di berbagai wilayah Kota Bandar Lampung untuk mendapatkan akses terhadap bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Dilaksanakan Serentak di 20 Kecamatan
Operasi Pasar Murah Ramadhan 1447 Hijriah akan dilaksanakan secara serentak di 20 kecamatan se-Kota Bandar Lampung. Pelaksanaan secara serentak ini bertujuan untuk memastikan pemerataan manfaat program di seluruh wilayah kota, sehingga tidak hanya terpusat di wilayah tertentu saja.
Dengan cakupan seluruh kecamatan, Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap masyarakat dari berbagai latar belakang dan wilayah dapat merasakan langsung manfaat dari program ini. Setiap kecamatan akan menjadi titik pelaksanaan Operasi Pasar Murah, dengan dukungan penuh dari pemerintah kecamatan, kelurahan, serta OPD terkait.
Wilson Faisol juga meminta kepada para camat dan lurah untuk turut aktif dalam mengoordinasikan pelaksanaan di wilayah masing-masing, termasuk dalam hal sosialisasi kepada masyarakat agar informasi mengenai Operasi Pasar Murah dapat tersampaikan secara luas.
Komoditas Kebutuhan Pokok yang Disediakan
Adapun komoditas yang akan disediakan dalam Operasi Pasar Murah Ramadhan 1447 Hijriah meliputi sejumlah bahan kebutuhan pokok utama yang paling dibutuhkan masyarakat, antara lain:
- Beras premium
- Gula pasir
- Tepung terigu
- Minyak goreng
- Telur ayam
Komoditas tersebut dipilih berdasarkan hasil pemantauan kebutuhan masyarakat serta komoditas yang selama ini menjadi penyumbang utama dalam struktur pengeluaran rumah tangga. Dengan menyediakan bahan pokok tersebut dengan harga lebih terjangkau, diharapkan dapat membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat selama bulan Ramadhan.
Pemerintah Kota Bandar Lampung juga akan memastikan bahwa kualitas produk yang disediakan tetap terjaga, sehingga masyarakat tidak hanya mendapatkan harga yang lebih murah, tetapi juga kualitas bahan pangan yang layak dan aman untuk dikonsumsi.
Peran OPD dan Retail dalam Operasi Pasar Murah
Dalam arahannya, Wilson Faisol meminta kepada seluruh OPD terkait agar melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan optimal. OPD memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran kegiatan, mulai dari aspek perencanaan, pengawasan, distribusi, hingga evaluasi pelaksanaan Operasi Pasar Murah.
Selain itu, para retail dan mitra usaha yang terlibat juga diharapkan dapat berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan ini. Wilson Faisol mendorong para retail untuk tidak hanya menyediakan produk, tetapi juga turut berinovasi melalui berbagai program promo yang dapat semakin meringankan beban masyarakat.
“Kami berharap para retail dapat berpartisipasi secara aktif, termasuk dengan memberikan harga khusus, paket hemat, atau program promo lainnya. Dengan demikian, manfaat Operasi Pasar Murah dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ungkap Wilson Faisol.
Keterlibatan pihak retail dinilai sangat strategis, mengingat mereka memiliki jaringan distribusi yang luas serta pengalaman dalam pengelolaan stok dan pemasaran produk kebutuhan pokok.
Jadwal Pelaksanaan Minggu Awal Ramadhan
Operasi Pasar Murah Ramadhan 1447 Hijriah dijadwalkan akan dimulai pada minggu awal bulan Ramadhan. Pelaksanaan akan dilakukan pada pagi hari mulai pukul 08.00 WIB secara serentak di 20 titik kecamatan di Kota Bandar Lampung.
Penentuan waktu pelaksanaan pada pagi hari bertujuan agar masyarakat dapat mengakses pasar murah sejak awal hari, sehingga mengurangi potensi antrean panjang dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam berbelanja.
Pemerintah Kota Bandar Lampung juga akan menyiapkan mekanisme pengaturan antrean serta pengawasan di lapangan guna memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar.
Upaya Menekan Inflasi Daerah
Operasi Pasar Murah juga merupakan salah satu upaya konkret Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam menekan laju inflasi daerah, khususnya inflasi yang disebabkan oleh kenaikan harga bahan pangan.
Dengan melakukan intervensi pasar melalui penyediaan bahan pokok dengan harga terjangkau, pemerintah daerah berharap dapat menstabilkan harga di tingkat konsumen serta mencegah terjadinya lonjakan harga yang tidak terkendali.
Langkah ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi serta melindungi daya beli masyarakat, terutama di tengah dinamika ekonomi dan meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.
Harapan Pemerintah Kota Bandar Lampung
Melalui pelaksanaan Operasi Pasar Murah Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari program ini, baik dalam bentuk ketersediaan bahan pokok maupun harga yang lebih terjangkau.
Pemerintah juga berharap kegiatan ini dapat memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menghadapi bulan suci Ramadhan.
Wilson Faisol menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bandar Lampung akan terus berupaya menghadirkan berbagai program pro-rakyat yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjaga stabilitas ekonomi daerah.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang berpihak kepada masyarakat. Operasi Pasar Murah ini adalah salah satu bentuk nyata komitmen tersebut. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan program ini sebaik-baiknya,” tutup Wilson Faisol. (*)
(Redaksi Sumateranewstv.com)




