WAY KANAN, (Sumateranewstv.com) – Komandan Kodim 0427/Way Kanan, Letkol Arm Sigit Windarto, S.Sos., M.Han., menyambut langsung kedatangan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, dalam kunjungan kerja yang dilaksanakan pada Kamis (26/02/2026). Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi pertahanan negara di wilayah Provinsi Lampung, khususnya Kabupaten Way Kanan.
Kedatangan Menteri Pertahanan yang juga menyandang pangkat Jenderal TNI (Hor.) (Purn.) tersebut berlangsung di :contentReference[oaicite:1]{index=1}, Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, Lampung. Beliau tiba menggunakan pesawat CN-295 VIP milik TNI Angkatan Udara dengan pengamanan ketat serta prosesi penyambutan yang berlangsung khidmat dan penuh kehormatan.
Turut hadir dalam rombongan, Wakil Panglima TNI, Tanyo Budi Revita, yang mendampingi Menteri Pertahanan dalam rangkaian kunjungan kerja di wilayah Lampung. Kehadiran pejabat tinggi TNI tersebut semakin menegaskan pentingnya agenda kunjungan dalam konteks pembinaan kekuatan pertahanan nasional.
Penyambutan Penuh Kehormatan
Setibanya di Lanudad Gatot Soebroto, Menteri Pertahanan disambut jajaran pejabat militer dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Way Kanan. Hadir pula Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi S.Sos, M.Si, (Han), yang turut memberikan penghormatan dalam prosesi penyambutan tersebut.
Upacara penyambutan diawali dengan laporan komandan upacara, dilanjutkan penghormatan militer serta pengalungan bunga sebagai simbol penghormatan kepada tamu negara. Suasana penuh kedisiplinan dan semangat nasionalisme terasa kental, mencerminkan soliditas dan profesionalisme prajurit TNI di wilayah Lampung.
Letkol Arm Sigit Windarto selaku Dandim 0427/Way Kanan menyampaikan rasa bangga atas kunjungan Menteri Pertahanan di wilayah teritorialnya. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi motivasi besar bagi seluruh prajurit dalam meningkatkan kinerja dan dedikasi terhadap bangsa dan negara.
Peninjauan Satuan Tempur
Dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut, Menteri Pertahanan bersama Wakil Panglima TNI melaksanakan peninjauan ke dua satuan tempur di wilayah Provinsi Lampung, Ke-Yonif TP 848 / SPC dan Yonif TP 892/VS.
Peninjauan dilakukan guna memastikan kesiapan personel, alutsista, serta sarana dan prasarana pendukung dalam mendukung tugas pokok TNI AD. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pembinaan kekuatan pertahanan secara menyeluruh, baik dari aspek sumber daya manusia maupun material pertahanan.
Dalam arahannya kepada prajurit, Menteri Pertahanan menekankan pentingnya profesionalisme, loyalitas, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi dinamika ancaman yang terus berkembang. Ia mengingatkan bahwa pertahanan negara tidak hanya bergantung pada kekuatan persenjataan, tetapi juga pada integritas dan disiplin prajurit.
Peran Strategis Kodim 0427/Way Kanan
Sebagai satuan kewilayahan TNI AD, Kodim 0427/Way Kanan memiliki peran strategis dalam pembinaan teritorial, menjaga stabilitas keamanan, serta memperkuat ketahanan wilayah. Kehadiran Menteri Pertahanan di wilayah ini semakin menegaskan pentingnya peran satuan teritorial dalam sistem pertahanan semesta.
Letkol Arm Sigit Windarto menjelaskan bahwa Kodim 0427/Way Kanan selama ini aktif dalam berbagai kegiatan pembinaan masyarakat, mulai dari program ketahanan pangan, karya bakti, hingga dukungan terhadap pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan.
“Kunjungan ini menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pengabdian kepada masyarakat dan negara,” ujar Letkol Arm Sigit Windarto.
Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah
Kunjungan kerja Menteri Pertahanan juga menjadi ajang memperkuat koordinasi antara TNI dan pemerintah daerah. Forkopimda Kabupaten Way Kanan menyambut baik agenda tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan dan keamanan di daerah.
Dalam pertemuan terbatas, dibahas pula berbagai isu strategis terkait pertahanan wilayah, peningkatan kesejahteraan prajurit, serta dukungan terhadap pembangunan infrastruktur pertahanan. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam menjaga stabilitas nasional hingga ke tingkat daerah.
Penguatan Pertahanan di Daerah
Kehadiran Menteri Pertahanan di Way Kanan menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat pembinaan kekuatan pertahanan di seluruh wilayah Indonesia. Lampung sebagai salah satu provinsi strategis di bagian selatan Sumatera memiliki peran penting dalam sistem pertahanan nasional.
Peninjauan satuan tempur dan dialog langsung dengan prajurit menjadi bagian dari evaluasi sekaligus upaya memastikan kesiapan operasional. Momentum ini juga menjadi sarana membangun komunikasi dua arah antara pimpinan dan prajurit di lapangan.
Soliditas dan Profesionalisme TNI
Kunjungan kerja ini semakin menegaskan soliditas TNI dalam mendukung kebijakan pertahanan negara. Mulai dari tingkat pusat hingga satuan kewilayahan, seluruh elemen TNI menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.
Letkol Arm Sigit Windarto menegaskan bahwa seluruh jajaran Kodim 0427/Way Kanan siap mendukung kebijakan strategis pertahanan negara. Menurutnya, penguatan moral, disiplin, dan profesionalisme prajurit menjadi prioritas utama dalam menjalankan tugas.
Harapan dan Komitmen Ke Depan
Rangkaian kunjungan kerja Menteri Pertahanan di Way Kanan ditutup dengan sesi ramah tamah serta foto bersama jajaran TNI dan Forkopimda. Kegiatan berlangsung aman dan lancar hingga rombongan kembali bertolak melanjutkan agenda berikutnya.
Kunjungan ini diharapkan membawa dampak positif dalam peningkatan kesiapan satuan serta memperkuat hubungan antara pemerintah pusat dan daerah. Semangat kebersamaan dan soliditas yang ditunjukkan dalam kegiatan tersebut menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam menjaga stabilitas dan pertahanan negara.
Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan pembinaan kekuatan pertahanan di wilayah Provinsi Lampung, khususnya Kabupaten Way Kanan, semakin optimal dan mampu menjawab tantangan pertahanan di masa mendatang.
Momentum tersebut sekaligus menjadi simbol bahwa pertahanan negara merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga dengan penuh dedikasi, loyalitas, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. (*)
Redaksi












