Depok (Sumateranewstv.com) – Kepala Staf Korem (Kasrem) 051/Wijayakarta, Kolonel Inf Donald Erickson Silitonga, S.I.P., M.Si., menghadiri secara langsung upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Lapangan Gelora Bojong Lio, Jalan Pamoras RT 06 RW 20, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Selasa (10/2/2026).
Upacara pembukaan TMMD ke-127 TA 2026 tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini menjadi simbol kuat sinergi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI), pemerintah daerah, serta seluruh lapisan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan dan pemerataan kesejahteraan di wilayah.
Kehadiran Kasrem 051/Wijayakarta Kolonel Inf Donald Erickson Silitonga dalam kegiatan tersebut menegaskan komitmen jajaran Korem 051/Wijayakarta untuk terus mendukung penuh program TMMD sebagai salah satu wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
TMMD Sebagai Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Program TMMD merupakan salah satu program unggulan TNI yang telah berjalan selama puluhan tahun dan terbukti memberikan kontribusi signifikan terhadap pembangunan daerah, khususnya di wilayah pedesaan maupun kawasan yang membutuhkan percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
TMMD ke-127 Tahun Anggaran 2026 di Kota Depok mengusung motto “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”. Motto tersebut mencerminkan semangat gotong royong, kebersamaan, serta tekad kuat seluruh elemen bangsa untuk membangun Indonesia dari tingkat paling bawah, yaitu desa dan kelurahan.
Dalam konteks ini, TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga menyentuh aspek nonfisik yang mencakup pembangunan karakter, wawasan kebangsaan, peningkatan kesadaran hukum, kesehatan, serta penguatan nilai-nilai sosial kemasyarakatan.
Dihadiri Forkopimda dan Unsur Terkait
Upacara pembukaan TMMD ke-127 ini dipimpin oleh pejabat pemerintah daerah setempat dan turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran TNI-Polri, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta warga setempat.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa TMMD merupakan program lintas sektoral yang melibatkan banyak pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga masyarakat sebagai subjek sekaligus objek pembangunan.
Kolaborasi lintas sektor ini menjadi kunci utama keberhasilan pelaksanaan TMMD, karena pembangunan yang dilakukan tidak hanya berdasarkan perencanaan dari atas, tetapi juga menyesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.
Sambutan Wali Kota Depok
Wali Kota Depok, Dr. H. Sopian Suri, M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa TMMD merupakan bentuk sinergi strategis antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam rangka percepatan pembangunan wilayah.
Menurut Wali Kota, program TMMD sangat membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama di wilayah yang membutuhkan perhatian khusus.
“TMMD adalah wujud nyata kolaborasi dan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Melalui TMMD, pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih optimal, merata, dan berkelanjutan,” ujar Wali Kota Depok.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya gotong royong, persatuan, serta peran aktif dalam menjaga hasil-hasil pembangunan.
Peran Strategis TNI dalam Pembangunan Daerah
Kasrem 051/Wijayakarta Kolonel Inf Donald Erickson Silitonga, S.I.P., M.Si., menyampaikan bahwa TMMD merupakan salah satu bentuk nyata peran TNI dalam mendukung pembangunan nasional melalui pendekatan teritorial.
Menurutnya, TNI tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan dan keamanan negara, tetapi juga memiliki peran penting dalam membantu pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan, khususnya di wilayah yang membutuhkan.
“TMMD adalah sarana untuk memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Melalui kegiatan ini, prajurit TNI dapat lebih dekat dengan masyarakat, memahami kebutuhan mereka, serta bersama-sama membangun daerah demi meningkatkan kesejahteraan,” ungkap Kasrem.
Ia juga menambahkan bahwa TMMD menjadi wadah pembelajaran bagi prajurit TNI untuk semakin memahami kondisi sosial masyarakat serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial.
Sasaran Fisik TMMD ke-127 TA 2026
TMMD ke-127 Tahun Anggaran 2026 di Kota Depok akan dilaksanakan selama satu bulan penuh dengan berbagai sasaran fisik yang telah direncanakan secara matang oleh panitia bersama pemerintah daerah.
Sasaran fisik tersebut meliputi pembangunan dan perbaikan infrastruktur, seperti:
- Pembangunan dan peningkatan kualitas jalan lingkungan
- Perbaikan saluran drainase untuk mencegah banjir
- Rehabilitasi fasilitas umum
- Pembangunan sarana dan prasarana pendukung kegiatan masyarakat
Pembangunan infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas, memperlancar mobilitas warga, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Sasaran Nonfisik: Pembangunan Karakter dan Wawasan Kebangsaan
Selain sasaran fisik, TMMD ke-127 juga memiliki sasaran nonfisik yang tidak kalah penting, yaitu pembangunan karakter dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Sasaran nonfisik tersebut meliputi berbagai kegiatan penyuluhan dan pembinaan, antara lain:
- Penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara
- Penyuluhan hukum dan kesadaran hukum
- Penyuluhan kesehatan dan pola hidup bersih dan sehat
- Penyuluhan bahaya narkoba dan kenakalan remaja
- Pembinaan mental dan sosial kemasyarakatan
Kegiatan nonfisik ini bertujuan untuk membentuk masyarakat yang tidak hanya sejahtera secara ekonomi, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berwawasan kebangsaan, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Dukungan Masyarakat Terhadap TMMD
Masyarakat Kelurahan Abadijaya dan sekitarnya menyambut baik pelaksanaan TMMD ke-127 TA 2026. Warga berharap melalui program ini, berbagai permasalahan infrastruktur dan kebutuhan dasar masyarakat dapat segera teratasi.
Partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan TMMD menjadi salah satu faktor utama keberhasilan program ini. Warga tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga turut terlibat langsung dalam proses pembangunan melalui kegiatan gotong royong bersama prajurit TNI.
Semangat kebersamaan ini mencerminkan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi gotong royong sebagai salah satu pilar utama dalam kehidupan bermasyarakat.
TMMD dan Pembangunan Berkelanjutan
Program TMMD juga sejalan dengan konsep pembangunan berkelanjutan yang menekankan pada keseimbangan antara pembangunan fisik, sosial, dan lingkungan.
Melalui TMMD, pembangunan infrastruktur dilakukan dengan memperhatikan aspek keberlanjutan, sehingga hasil pembangunan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang oleh masyarakat.
Selain itu, kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan melalui sasaran nonfisik diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kemandirian warga dalam mengelola dan menjaga hasil pembangunan.
Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa
TMMD bukan hanya program pembangunan, tetapi juga sarana untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Interaksi langsung antara prajurit TNI dan masyarakat dalam kegiatan TMMD menjadi media yang efektif untuk mempererat hubungan emosional dan membangun kepercayaan.
Kebersamaan ini menjadi modal sosial yang sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, serta menciptakan suasana yang kondusif bagi pembangunan.
Kasrem 051/Wijayakarta menegaskan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat merupakan kekuatan utama bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan, baik di bidang keamanan, sosial, maupun pembangunan.
Harapan ke Depan
Dengan dimulainya TMMD ke-127 TA 2026 di Kota Depok, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar, aman, dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat diharapkan dapat terus menjaga sinergi dan komunikasi yang baik, sehingga setiap kendala yang muncul di lapangan dapat segera diatasi secara bersama-sama.
Melalui TMMD, diharapkan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap hasil-hasil pembangunan tersebut.
TMMD ke-127 TA 2026 di Kota Depok menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat mampu menghasilkan perubahan positif yang berkelanjutan demi kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat.
(Penrem 051/WKT)
Redaksi Sumateranewstv.com









