Press Release Nomor: 22/ II / HUM.6.1.1./2026/Bidhumas
Minggu, 1 Februari 2026
LAMPUNG, (Sumateranewstv. Com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Lampung dalam dua hari ke depan. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang disertai petir serta angin kencang, diperkirakan terjadi pada siang hingga malam hari.
Kondisi cuaca ekstrem tersebut dinilai dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas, terutama bagi masyarakat yang harus tetap melakukan perjalanan jarak jauh, termasuk perjalanan antarkota maupun antarprovinsi. Menyikapi hal tersebut, Kepolisian Daerah (Polda) Lampung mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan selama berkendara.
Melalui siaran pers resmi, Polda Lampung mengingatkan para pengendara untuk tidak memaksakan diri melakukan perjalanan saat kondisi cuaca memburuk. Masyarakat diimbau untuk menunda keberangkatan apabila hujan lebat disertai angin kencang, terutama di wilayah yang minim penerangan dan memiliki potensi kerawanan seperti jalan lintas, daerah perbukitan, maupun jalur rawan longsor dan genangan.
Cuaca Ekstrem Tingkatkan Risiko Kecelakaan
Cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir telah menyebabkan meningkatnya potensi gangguan keselamatan di jalan raya. Hujan deras dapat mengurangi jarak pandang, membuat permukaan jalan menjadi licin, serta meningkatkan risiko terjadinya aquaplaning pada kendaraan roda empat dan tergelincir pada kendaraan roda dua.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menegaskan bahwa faktor cuaca menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya potensi kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, kesiapan pengemudi serta kondisi kendaraan menjadi faktor penting dalam mencegah terjadinya insiden di jalan.
“Cuaca bisa berubah cepat. Pengendara diminta menunda perjalanan bila hujan lebat disertai angin kencang, terutama untuk rute luar kota yang minim penerangan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” ujar Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, Minggu (1/2/2026).
Menurutnya, pengendara harus mampu membaca kondisi cuaca dan jalan secara cermat sebelum memutuskan untuk berangkat. Perjalanan yang dilakukan tanpa perhitungan matang dapat meningkatkan risiko kecelakaan, tidak hanya bagi pengemudi sendiri, tetapi juga bagi pengguna jalan lainnya.
Pentingnya Kesiapan Mental dan Perencanaan Perjalanan
Selain kesiapan kendaraan, Polda Lampung juga menekankan pentingnya kesiapan mental bagi para pengendara. Mengemudi dalam kondisi hujan deras membutuhkan konsentrasi tinggi, kesabaran, serta kemampuan mengendalikan emosi.
Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menyampaikan bahwa pengemudi yang terburu-buru dan memaksakan diri tiba tepat waktu justru berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk merencanakan perjalanan dengan lebih matang, termasuk memperhitungkan kemungkinan keterlambatan akibat cuaca buruk.
“Pengendara harus siap secara mental. Jangan memaksakan diri mengejar waktu di tengah hujan deras. Lebih baik terlambat sampai tujuan daripada harus menghadapi risiko kecelakaan yang membahayakan diri sendiri dan orang lain,” katanya.
Polda Lampung juga mengimbau masyarakat agar selalu memantau informasi cuaca terkini dari BMKG sebelum melakukan perjalanan. Informasi tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan waktu keberangkatan, rute yang akan dilalui, serta kesiapan logistik selama perjalanan.
Pastikan Kendaraan dalam Kondisi Laik Jalan
Sebelum melakukan perjalanan, kepolisian meminta para pengemudi untuk memastikan bahwa kendaraan dalam kondisi laik jalan. Pemeriksaan terhadap sejumlah komponen utama kendaraan dinilai sangat krusial, terutama saat menghadapi kondisi hujan ekstrem.
Komponen yang harus diperiksa meliputi kondisi ban, sistem pengereman, wiper, lampu utama dan lampu rem, serta ketersediaan bahan bakar. Ban yang sudah gundul atau sistem rem yang tidak optimal dapat meningkatkan risiko tergelincir dan memperpanjang jarak pengereman.
“Pastikan ban tidak gundul, rem berfungsi baik, lampu menyala optimal, dan wiper bekerja normal. Kendaraan yang prima membantu pengemudi mengantisipasi kondisi darurat di tengah hujan,” jelas Yuyun.
Ia juga menambahkan bahwa kondisi kendaraan yang tidak prima dapat menjadi pemicu terjadinya kecelakaan, terutama di tengah cuaca ekstrem. Oleh karena itu, perawatan kendaraan secara rutin menjadi salah satu kunci utama dalam menjaga keselamatan berkendara.
Waspadai Aquaplaning dan Jalan Licin
Dalam kondisi hujan deras, salah satu risiko yang perlu diwaspadai oleh pengendara mobil adalah aquaplaning, yaitu kondisi ketika ban kendaraan kehilangan kontak dengan permukaan jalan akibat genangan air. Hal ini dapat menyebabkan kendaraan kehilangan kendali dan sulit dikendalikan.
Untuk pengendara sepeda motor, risiko yang paling sering terjadi adalah tergelincir akibat jalan licin, terutama di tikungan, marka jalan, dan permukaan jalan yang tertutup lumpur atau pasir.
Polda Lampung mengimbau para pengendara untuk menyesuaikan kecepatan, menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan, serta menghindari manuver mendadak seperti pengereman keras dan perubahan jalur secara tiba-tiba.
“Kurangi kecepatan, jaga jarak aman, dan hindari pengereman mendadak di jalan licin. Bila jarak pandang turun drastis, menepi di tempat aman lebih baik daripada memaksakan laju,” ucap Yuyun.
Imbauan Khusus bagi Pengendara Sepeda Motor
Bagi pengendara sepeda motor, penggunaan jas hujan yang aman juga menjadi perhatian penting. Jas hujan yang tidak sesuai, terlalu longgar, atau mengganggu pergerakan dapat meningkatkan risiko kecelakaan.
Kepolisian menyarankan penggunaan jas hujan model setelan (jaket dan celana) dibandingkan model ponco, karena lebih aman dan tidak mudah tersangkut pada roda atau rantai kendaraan.
Selain itu, pengendara motor juga diminta untuk memastikan helm digunakan dengan benar, kaca helm bersih dari embun dan air hujan, serta mengenakan alas kaki yang tidak licin.
“Gunakan jas hujan yang tidak mengganggu kendali, pastikan helm dalam kondisi baik, dan tetap fokus selama berkendara. Keselamatan pengendara motor sangat bergantung pada perlengkapan dan kewaspadaan,” tambahnya.
Hindari Berteduh di Bawah Pohon dan Baliho
Dalam kondisi hujan disertai angin kencang, Polda Lampung juga mengingatkan masyarakat agar tidak berteduh di bawah pohon besar, baliho, atau bangunan yang berpotensi roboh.
Angin kencang dapat menyebabkan dahan pohon patah, baliho roboh, atau benda-benda lain terjatuh yang dapat membahayakan keselamatan.
“Hindari berteduh di bawah pohon atau baliho saat hujan disertai angin kencang. Cari tempat yang aman dan terlindung. Keselamatan harus diutamakan,” tegas Yuyun.
Perlengkapan Darurat dan Perencanaan Rute
Untuk masyarakat yang harus melakukan perjalanan jauh, Polda Lampung menyarankan agar pengemudi membawa perlengkapan darurat. Perlengkapan tersebut antara lain segitiga pengaman, senter, dongkrak, ban cadangan, obat-obatan pribadi, serta perlengkapan P3K.
Pengemudi juga disarankan untuk mengisi penuh bahan bakar sebelum melintasi jalur yang minim SPBU, serta memastikan ponsel dalam kondisi terisi daya penuh agar dapat digunakan untuk berkomunikasi dalam kondisi darurat.
Selain itu, perencanaan rute juga menjadi hal penting. Pengemudi diminta memilih jalur yang relatif aman, menghindari daerah rawan banjir, longsor, dan genangan, serta memberi tahu keluarga atau kerabat terkait estimasi waktu perjalanan.
Personel Disiagakan di Titik Rawan
Polda Lampung bersama jajaran Polres dan Polresta juga menyiagakan personel di sejumlah titik rawan genangan, pohon tumbang, dan kemacetan. Langkah ini dilakukan untuk membantu kelancaran arus lalu lintas serta memberikan bantuan cepat apabila terjadi hambatan di jalan.
Masyarakat diminta untuk segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan kondisi berbahaya di jalan, seperti pohon tumbang, genangan air yang dalam, atau kecelakaan lalu lintas, agar penanganan dapat dilakukan dengan lebih cepat.
Dengan adanya sinergi antara masyarakat dan aparat kepolisian, diharapkan dampak cuaca ekstrem terhadap keselamatan lalu lintas dapat diminimalkan.
Keselamatan Menjadi Prioritas Utama
Polda Lampung menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan. Tidak ada tujuan yang lebih penting dibandingkan dengan keselamatan diri sendiri, keluarga, dan pengguna jalan lainnya.
Melalui imbauan ini, Polda Lampung berharap masyarakat dapat lebih disiplin, waspada, dan bertanggung jawab dalam berkendara, khususnya di tengah kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi membahayakan.
Dengan meningkatkan kewaspadaan, memastikan kondisi kendaraan, serta mematuhi aturan lalu lintas, diharapkan angka kecelakaan dapat ditekan dan masyarakat dapat tetap aman selama melakukan aktivitas perjalanan.
(Bidhumas Polda Lampung)
Editor Redaksi Sumateranewstv. Com
