Kotabumi (Sumateranewstv.com) – Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan sebuah tiang listrik di wilayah Bernah Luar, Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, dilaporkan rubuh dan dalam kondisi miring, pada Sabtu petang. Kejadian ini sempat mengundang perhatian warga sekitar karena dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan masyarakat dan mengganggu jaringan kelistrikan di wilayah tersebut.
Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, kondisi tiang listrik tersebut terlihat dalam keadaan condong dan miring ke arah jalan. Meski belum sepenuhnya tumbang dan belum menimbulkan kerusakan signifikan terhadap rumah warga maupun fasilitas umum di sekitarnya, namun posisi tiang yang tidak stabil dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan serta masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi.
Warga setempat berharap agar pihak PT PLN (Persero) dapat segera melakukan penanganan dan perbaikan terhadap tiang listrik tersebut, guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk risiko kecelakaan, gangguan aliran listrik, hingga potensi korsleting akibat posisi tiang yang tidak normal.
Cuaca Ekstrem Picu Insiden
Hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang melanda wilayah Kotabumi dan sekitarnya pada Sabtu sore hingga malam hari. Kondisi cuaca ekstrem tersebut menyebabkan sejumlah titik mengalami gangguan, mulai dari genangan air, pohon tumbang, hingga kerusakan ringan pada infrastruktur.
Menurut keterangan warga, angin kencang yang terjadi berlangsung cukup lama dan disertai hujan deras, sehingga membuat beberapa fasilitas umum, termasuk tiang listrik, tidak mampu menahan terpaan angin yang cukup kuat.
“Anginnya cukup kencang, hujan juga deras. Tiba-tiba kami lihat tiang listrik itu sudah miring. Untungnya belum sampai jatuh menimpa rumah atau kendaraan,” ujar salah seorang warga Bernah Luar.
Kondisi tersebut membuat warga merasa khawatir, mengingat posisi tiang listrik yang miring berpotensi roboh sewaktu-waktu, terutama jika kembali terjadi hujan dan angin kencang susulan.
Pantauan di Lokasi Kejadian
Dari hasil pantauan di lapangan, tiang listrik yang terdampak terlihat hanya condong dan miring, namun belum sepenuhnya tumbang. Kabel listrik masih terpasang dan belum terlihat adanya percikan api atau gangguan listrik yang signifikan.
Meski demikian, kondisi tersebut tetap dianggap rawan karena jika tiang semakin miring atau akhirnya roboh, dapat menimbulkan dampak yang lebih besar, termasuk terputusnya aliran listrik, kerusakan properti warga, serta potensi bahaya listrik bagi masyarakat sekitar.
Beberapa warga tampak berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi, terutama bagi pengendara sepeda motor dan pejalan kaki yang khawatir jika sewaktu-waktu tiang tersebut ambruk.
Kekhawatiran Warga Akan Keselamatan
Warga Bernah Luar mengaku merasa was-was dengan kondisi tiang listrik yang miring tersebut. Mereka khawatir jika tidak segera diperbaiki, maka dapat membahayakan keselamatan, terutama bagi anak-anak yang sering bermain di sekitar lingkungan tersebut.
“Kalau dibiarkan lama, kami takut nanti tiba-tiba jatuh. Apalagi di sini banyak anak-anak dan kendaraan yang lewat,” ungkap warga lainnya.
Selain itu, warga juga khawatir terhadap potensi gangguan listrik yang bisa terjadi jika kabel tertarik atau terputus akibat pergeseran tiang. Hal tersebut tidak hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga dapat menimbulkan risiko kebakaran dan korsleting.
Harapan kepada Pihak PLN
Masyarakat setempat berharap pihak PT PLN (Persero) segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan perbaikan. Penanganan cepat dinilai sangat penting untuk mencegah terjadinya insiden yang lebih serius.
Warga menilai bahwa meskipun belum menimbulkan kerusakan besar, kondisi tiang yang miring sudah cukup menjadi indikator adanya potensi bahaya. Oleh karena itu, tindakan preventif sangat diperlukan.
“Kami berharap PLN bisa segera memperbaiki tiang ini. Jangan sampai menunggu sampai benar-benar roboh dan menimbulkan korban,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Antisipasi Risiko dan Dampak Lingkungan
Keberadaan tiang listrik yang tidak stabil tidak hanya berdampak pada keselamatan manusia, tetapi juga dapat memengaruhi lingkungan sekitar. Jika tiang roboh, kabel listrik dapat mengenai pepohonan, bangunan, atau kendaraan yang melintas.
Selain itu, gangguan listrik juga dapat menghambat aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan rumah tangga, usaha kecil, serta pelayanan publik yang bergantung pada pasokan listrik.
Oleh karena itu, warga berharap agar penanganan dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya memperbaiki tiang yang miring, tetapi juga memastikan kekuatan pondasi dan kondisi tiang-tiang lain di sekitar lokasi.
Cuaca Ekstrem dan Kerawanan Infrastruktur
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem yang kerap terjadi belakangan ini dapat berdampak pada infrastruktur publik, termasuk jaringan kelistrikan. Intensitas hujan yang tinggi dan angin kencang dapat mempercepat kerusakan pada tiang listrik, terutama jika kondisi tiang sudah tua atau pondasinya tidak lagi kuat.
Pemeriksaan rutin terhadap infrastruktur kelistrikan dinilai sangat penting, terutama menjelang musim hujan, guna memastikan keamanan dan keandalan jaringan listrik.
Warga berharap agar pihak terkait dapat melakukan pemetaan titik-titik rawan, sehingga potensi kejadian serupa dapat diminimalisir di masa mendatang.
Peran Masyarakat dalam Pelaporan
Masyarakat juga diimbau untuk aktif melaporkan kondisi infrastruktur yang berpotensi membahayakan, termasuk tiang listrik yang miring, kabel yang menjuntai, atau fasilitas umum yang rusak.
Dengan adanya laporan dari masyarakat, pihak terkait dapat lebih cepat melakukan penanganan dan mencegah terjadinya kecelakaan atau kerugian yang lebih besar.
Kerja sama antara masyarakat dan instansi terkait, seperti PLN dan pemerintah daerah, dinilai sangat penting dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan bersama.
Dampak Psikologis dan Rasa Aman Warga
Selain dampak fisik, kondisi tiang listrik yang miring juga memengaruhi rasa aman warga. Kekhawatiran akan potensi robohnya tiang membuat sebagian warga merasa tidak tenang, terutama saat cuaca kembali memburuk.
Rasa was-was tersebut dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari, karena warga harus lebih berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi dan membatasi aktivitas anak-anak di luar rumah.
Oleh karena itu, penanganan yang cepat dan tepat diharapkan dapat mengembalikan rasa aman dan kenyamanan warga Bernah Luar.
Imbauan untuk Tetap Waspada
Menyikapi kondisi cuaca yang tidak menentu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana dan gangguan infrastruktur, termasuk pohon tumbang, banjir, serta kerusakan fasilitas umum.
Warga juga diminta untuk menghindari area yang berpotensi berbahaya, seperti di sekitar tiang listrik yang miring atau kabel yang terlihat tidak normal, demi keselamatan bersama.
Penutup
Kejadian tiang listrik miring akibat hujan dan angin kencang di Bernah Luar, Kotabumi, menjadi perhatian serius bagi warga setempat. Meski belum menimbulkan kerusakan besar, kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.
Warga berharap pihak PLN dapat segera melakukan perbaikan dan penanganan secara cepat dan profesional, guna mencegah terjadinya insiden yang lebih serius serta memastikan keamanan jaringan listrik di wilayah tersebut.
Dengan adanya respons cepat dari pihak terkait, diharapkan kondisi dapat segera normal kembali, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan tanpa rasa khawatir.
(Redaksi Sumateranewstv.com)
