TSC7GSdiGpY5Tpz5TpY7GSrpGA==
Light Dark
Bupati dan Wakil Bupati Hadiri Harlah NU, Perkuat Persatuan Umat dan Nilai Kebangsaan

Bupati dan Wakil Bupati Hadiri Harlah NU, Perkuat Persatuan Umat dan Nilai Kebangsaan

Daftar Isi
×

Kotabumi (Sumateranewstv. Com) – Bupati Lampung Utara Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., bersama Wakil Bupati Lampung Utara Romli, S.Kom., S.H., M.H., menghadiri secara langsung peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) Ke-100 yang mengusung tema besar “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia”. Kegiatan tersebut digelar di Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara, pada Sabtu, 31 Januari 2026, dan dihadiri oleh ribuan warga serta kader NU dari berbagai wilayah.

Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara dalam kegiatan keagamaan dan kebangsaan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam memperkuat persatuan umat, menjaga harmoni sosial, serta memperkokoh nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang semakin kompleks.

Momentum peringatan satu abad Nahdlatul Ulama ini juga dimaknai sebagai tonggak sejarah penting dalam perjalanan organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut, yang telah berperan besar dalam perjuangan kemerdekaan, pembangunan bangsa, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hadir Bersama Unsur Forkopimda dan Jajaran Pemerintah Daerah

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Lampung Utara didampingi oleh Wakil Bupati Lampung Utara Romli, S.Kom., S.H., M.H., Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Mat Soleh, M.Pd., serta Wakil Ketua DPRD Lampung Utara Dedy Andrianto, S.Pd.Kor., M.M. Selain itu, turut hadir jajaran pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para ulama dan kiai dari berbagai kecamatan.

Kehadiran para pimpinan daerah dan unsur legislatif tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah dengan elemen keagamaan dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Lampung Utara yang religius, harmonis, serta berlandaskan nilai-nilai kebangsaan.

Sejak awal acara, suasana penuh khidmat dan kebersamaan begitu terasa. Ribuan jamaah memadati lokasi kegiatan dengan mengenakan atribut NU, seperti peci hijau, sarung, dan bendera Nahdlatul Ulama yang berkibar sebagai simbol semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap organisasi.

Harlah NU sebagai Momentum Konsolidasi Kebangsaan

Dalam sambutannya, Bupati Lampung Utara Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., menyampaikan bahwa peringatan Harlah NU bukan hanya menjadi kegiatan seremonial keagamaan, tetapi juga merupakan momentum penting dalam memperkuat konsolidasi kebangsaan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meneguhkan peran ulama dan umara dalam menjaga stabilitas sosial dan persatuan bangsa.

Bupati menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama memiliki sejarah panjang dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, menjaga keutuhan NKRI, serta membangun karakter bangsa yang berlandaskan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah yang moderat, toleran, dan menjunjung tinggi persatuan.

“Nahdlatul Ulama telah membuktikan perannya sejak sebelum kemerdekaan hingga saat ini. NU tidak hanya bergerak dalam bidang keagamaan, tetapi juga dalam pendidikan, sosial, ekonomi, dan kebangsaan. Pemerintah Kabupaten Lampung Utara sangat mengapresiasi kontribusi besar NU dalam membangun masyarakat yang berakhlak, berilmu, dan cinta tanah air,” ujar Bupati.

Menurut Bupati, tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia” sangat relevan dengan kondisi bangsa saat ini. Di tengah tantangan globalisasi, perkembangan teknologi, serta dinamika sosial-politik, peran NU sangat dibutuhkan untuk menjaga nilai-nilai luhur bangsa dan membentengi masyarakat dari paham-paham yang dapat merusak persatuan.

Peran Ulama dan Umara dalam Menjaga Persatuan

Bupati Lampung Utara juga menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan umara dalam menjaga stabilitas daerah. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan mental, spiritual, dan karakter masyarakat.

“Ulama memiliki peran strategis dalam membina umat, memberikan pencerahan, serta menanamkan nilai-nilai moral dan akhlak. Sementara pemerintah memiliki tanggung jawab dalam menyediakan pelayanan, pembangunan, dan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat. Ketika ulama dan umara bersinergi, maka insyaallah pembangunan akan berjalan lebih harmonis dan berkelanjutan,” tambahnya.

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga NU, untuk terus menjaga persatuan, menghindari perpecahan, serta mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Wakil Bupati Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda

Sementara itu, Wakil Bupati Lampung Utara Romli, S.Kom., S.H., M.H., dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa Nahdlatul Ulama memiliki peran yang sangat penting dalam pembinaan generasi muda. Melalui lembaga pendidikan, pesantren, madrasah, serta organisasi kepemudaan di bawah naungan NU, generasi muda dibekali tidak hanya dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga dengan nilai-nilai akhlak, kebangsaan, dan toleransi.

“Generasi muda adalah aset masa depan bangsa. NU telah banyak berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang berakhlak mulia, cinta tanah air, serta memiliki wawasan kebangsaan yang kuat. Pemerintah Kabupaten Lampung Utara siap terus bersinergi dengan NU dalam program-program pembinaan generasi muda,” ungkap Wakil Bupati.

Ia juga menegaskan bahwa tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks, mulai dari pengaruh negatif media sosial, pergaulan bebas, hingga masuknya paham-paham radikal. Oleh karena itu, peran organisasi keagamaan seperti NU sangat penting dalam memberikan bimbingan dan pendampingan kepada generasi muda agar tetap berada di jalur yang benar.

Tabligh Akbar dan Tausiah Kebangsaan

Peringatan Harlah NU Ke-100 di Kecamatan Bunga Mayang juga diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, antara lain tabligh akbar, doa bersama, serta tausiah kebangsaan yang disampaikan oleh para kiai dan ulama terkemuka.

Dalam tausiah kebangsaan, para penceramah menekankan pentingnya menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta mengamalkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin. Mereka juga mengingatkan jamaah untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah umat dan bangsa.

Doa bersama yang dipanjatkan dalam acara tersebut ditujukan untuk keselamatan bangsa dan negara, kemajuan Kabupaten Lampung Utara, serta agar seluruh masyarakat senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, dan kedamaian.

Apresiasi Pemerintah Daerah terhadap Kontribusi NU

Pemerintah Kabupaten Lampung Utara memberikan apresiasi yang tinggi atas kontribusi Nahdlatul Ulama dalam berbagai bidang, khususnya dalam bidang pendidikan, dakwah, dan sosial kemasyarakatan. Keberadaan pesantren, madrasah, dan lembaga pendidikan di bawah naungan NU telah memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Lampung Utara.

Selain itu, berbagai kegiatan sosial yang dilakukan oleh NU, seperti santunan anak yatim, bantuan untuk masyarakat kurang mampu, serta program pemberdayaan ekonomi umat, dinilai sangat membantu pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Utara akan terus membuka ruang kolaborasi dengan NU dan organisasi keagamaan lainnya dalam menjalankan program-program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan ketahanan sosial.

Simbol Penghargaan dan Dukungan kepada Pemerintah Daerah

Dalam rangkaian acara penutupan, dilakukan pemberian tongkat kehormatan kepada Bupati Lampung Utara serta pemberian tasbih kepada Wakil Bupati Lampung Utara. Pemberian simbol tersebut dimaknai sebagai bentuk penghargaan, doa, dan dukungan dari keluarga besar Nahdlatul Ulama agar para pemimpin daerah senantiasa diberikan kekuatan, keistiqomahan, serta kebijaksanaan dalam memimpin Kabupaten Lampung Utara.

Selain itu, Dinas Sosial Kabupaten Lampung Utara juga turut menyalurkan paket sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial dan sinergi antara pemerintah daerah dengan NU dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Penghargaan juga diberikan kepada sejumlah elemen keluarga besar Nahdlatul Ulama atas prestasi dan kontribusi mereka dalam pengembangan organisasi serta pengabdian kepada masyarakat Lampung Utara.

Meneguhkan Peran NU dalam Membangun Lampung Utara

Peringatan Harlah NU Ke-100 ini diharapkan dapat semakin meneguhkan peran Nahdlatul Ulama sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun Kabupaten Lampung Utara yang religius, maju, dan sejahtera.

Dengan semangat kebersamaan yang terbangun, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat terus bersinergi dalam menjaga stabilitas daerah, memperkuat persatuan, serta mendorong partisipasi aktif dalam pembangunan.

Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan dan sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta menjaga kerukunan antarumat beragama.

Penutup

Peringatan Hari Lahir Nahdlatul Ulama Ke-100 di Kecamatan Bunga Mayang menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara pemerintah daerah, ulama, dan masyarakat. Kehadiran langsung Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara menjadi simbol kuatnya sinergi antara umara dan ulama dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai kebangsaan, serta membangun Kabupaten Lampung Utara menuju masa depan yang lebih baik.

Dengan mengusung semangat “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia”, keluarga besar Nahdlatul Ulama bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam menjaga keutuhan NKRI, membangun masyarakat yang berakhlak mulia, serta mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan. (*)

(Editor Redaksi Sumateranewstv. Com)

0Komentar