Tulang Bawang Barat, Sumateranewstv. Com – Suasana duka dan khidmat menyelimuti Tiyuh Mekar Asri, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, pada Senin (19/01/2026). Kepolisian Resor Tulang Bawang Barat melaksanakan upacara perabuan jenazah secara dinas Kepolisian terhadap almarhum Bripda Wayan Dewa Pramudia, anggota Polri yang terakhir bertugas sebagai Anggota Satuan Samapta Polresta Bandar Lampung. Upacara ini merupakan bentuk penghormatan terakhir institusi Polri atas jasa, dedikasi, dan pengabdian almarhum kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Upacara perabuan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Resor (Waka Polres) Tulang Bawang Barat, Kompol Zaini Dahlan, S.H., M.H., yang bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup). Prosesi dilaksanakan secara dinas Kepolisian dengan penuh tata cara kehormatan, sekaligus dipadukan dengan adat keagamaan Hindu sesuai keyakinan almarhum dan keluarga.
Prosesi Penyerahan Jenazah kepada Dinas Kepolisian
Rangkaian upacara perabuan secara dinas Kepolisian diawali dengan prosesi penyerahan jenazah almarhum Bripda Wayan Dewa Pramudia dari pihak keluarga kepada institusi Kepolisian Republik Indonesia. Penyerahan jenazah dilakukan secara resmi dan penuh haru, sebagai simbol kepercayaan dan penghormatan keluarga kepada institusi Polri yang telah menjadi tempat almarhum mengabdikan diri.
Jenazah almarhum diterima langsung oleh Waka Polres Tulang Bawang Barat Kompol Zaini Dahlan, S.H., M.H. selaku Inspektur Upacara. Dalam prosesi tersebut, tampak keluarga almarhum, sanak saudara, serta kerabat dekat turut mengiringi dengan suasana duka yang mendalam, namun tetap sarat dengan rasa ikhlas dan kebanggaan.
Prosesi penyerahan jenazah ini menjadi bagian penting dari upacara dinas Kepolisian, yang menandai bahwa almarhum merupakan anggota Polri yang mendapatkan penghormatan institusional atas pengabdiannya selama berdinas.
Kehadiran Pejabat dan Unsur Masyarakat
Upacara perabuan jenazah almarhum Bripda Wayan Dewa Pramudia dihadiri oleh berbagai unsur, baik dari internal Kepolisian maupun dari unsur pemerintahan dan masyarakat. Tampak hadir para Pejabat Utama (PJU) Polres Tulang Bawang Barat, para Perwira Polres Tubaba, serta satu pleton personel Polres Tubaba yang turut memberikan penghormatan terakhir.
Selain itu, upacara ini juga dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Lampung, Ketua Adat Hindu Kabupaten Tulang Bawang Barat, perangkat Tiyuh Mekar Asri, tokoh masyarakat, serta Bhayangkari Cabang Tubaba. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan rasa empati, solidaritas, dan penghormatan bersama terhadap almarhum.
Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh adat, dan masyarakat terlihat jelas dalam pelaksanaan upacara ini, yang berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh rasa hormat.
Amanat Inspektur Upacara
Dalam amanatnya selaku Inspektur Upacara, Waka Polres Tubaba Kompol Zaini Dahlan, S.H., M.H. menyampaikan bahwa upacara perabuan jenazah secara dinas Kepolisian ini merupakan wujud penghormatan terakhir dari seluruh personel Polri kepada almarhum Bripda Wayan Dewa Pramudia.
“Upacara perabuan jenazah ini merupakan bentuk penghormatan terakhir dari personel Polri atas jasa almarhum selama mengabdikan diri kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ucap Kompol Zaini Dahlan dalam amanatnya.
Ia menegaskan bahwa setiap anggota Polri yang telah mendedikasikan dirinya untuk tugas negara patut mendapatkan penghormatan setinggi-tingginya, termasuk ketika menghadap Sang Pencipta. Pengabdian almarhum, meskipun usianya masih muda, menjadi bagian dari sejarah pengabdian Polri kepada bangsa dan negara.
Riwayat Singkat Almarhum Bripda Wayan Dewa Pramudia
Almarhum Bripda Wayan Dewa Pramudia merupakan anggota Kepolisian Republik Indonesia yang bertugas sebagai Anggota Satuan Samapta Polresta Bandar Lampung. Dalam kesehariannya, almarhum dikenal sebagai pribadi yang disiplin, berdedikasi, serta memiliki semangat pengabdian yang tinggi dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian.
Selama berdinas, almarhum turut serta dalam berbagai kegiatan operasional kepolisian, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Rekan-rekan sejawat mengenal almarhum sebagai sosok yang ramah, mudah bergaul, dan selalu siap melaksanakan tugas yang diberikan pimpinan.
Kepergian almarhum secara mendadak meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi institusi Polri dan seluruh rekan kerja yang pernah berinteraksi dan bertugas bersama almarhum.
Kronologi Wafatnya Almarhum
Almarhum Bripda Wayan Dewa Pramudia meninggal dunia pada hari Jumat, 09 Januari 2026. Ia menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Moeloek, Bandar Lampung, setelah mengalami kecelakaan lalu lintas.
Peristiwa kecelakaan tersebut menjadi duka mendalam bagi keluarga dan institusi Polri. Meskipun telah mendapatkan perawatan medis, namun takdir berkata lain dan almarhum dipanggil oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Kabar duka tersebut segera menyebar dan mendapat perhatian serta empati dari berbagai pihak, khususnya jajaran Kepolisian dan masyarakat di wilayah Lampung.
Ungkapan Belasungkawa dari Keluarga Besar Polres Tubaba
Dalam amanatnya, Waka Polres Tubaba Kompol Zaini Dahlan juga menyampaikan ungkapan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya almarhum Bripda Wayan Dewa Pramudia.
“Ini adalah penghormatan terakhir kami. Atas nama keluarga besar Kepolisian Resor Tulang Bawang Barat, kami mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini,” ungkapnya dengan penuh empati.
Ia juga mengajak seluruh peserta upacara untuk mendoakan almarhum agar segala amal ibadah dan pengabdiannya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta mendapatkan tempat terbaik sesuai dengan iman dan keyakinannya.
Sambutan Perwakilan Keluarga Almarhum
Setelah penyampaian amanat Inspektur Upacara, prosesi dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan keluarga almarhum Bripda Wayan Dewa Pramudia. Dalam sambutannya, pihak keluarga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada institusi Polri, khususnya Polres Tulang Bawang Barat, atas pelaksanaan upacara perabuan secara dinas Kepolisian.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada instansi Polri, khususnya Polres Tulang Bawang Barat, atas penghormatan dan perhatian yang diberikan kepada almarhum. Kami juga memohon maaf apabila selama almarhum melaksanakan tugas terdapat kesalahan atau kekhilafan,” ujar perwakilan keluarga dengan suara bergetar.
Sambutan tersebut mencerminkan rasa haru sekaligus kebanggaan keluarga atas dedikasi almarhum sebagai anggota Polri, serta keikhlasan dalam melepas kepergian almarhum untuk selamanya.
Perpaduan Upacara Dinas dan Adat
Upacara perabuan jenazah Bripda Wayan Dewa Pramudia menjadi gambaran harmonisasi antara tata upacara dinas Kepolisian dengan adat dan tradisi keagamaan Hindu. Setelah prosesi upacara dinas Kepolisian selesai dilaksanakan, jenazah almarhum diserahkan kembali kepada keluarga untuk selanjutnya diupacarai secara adat.
Perpaduan ini mencerminkan penghormatan Polri terhadap nilai-nilai kearifan lokal dan keberagaman budaya serta agama yang dianut oleh setiap anggotanya. Institusi Polri berkomitmen untuk memberikan penghormatan yang layak sesuai dengan keyakinan dan adat istiadat almarhum.
Prosesi adat berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan, diiringi doa-doa sebagai pengantar perjalanan terakhir almarhum menuju alam keabadian.
Makna Penghormatan Terakhir bagi Anggota Polri
Upacara perabuan secara dinas Kepolisian memiliki makna yang sangat mendalam bagi institusi Polri. Upacara ini bukan sekadar seremonial, melainkan simbol penghargaan atas pengabdian, loyalitas, dan pengorbanan seorang anggota Polri dalam menjalankan tugas negara.
Melalui upacara ini, Polri menegaskan bahwa setiap anggota yang telah mengabdikan diri dengan penuh dedikasi akan selalu dihormati, baik semasa hidup maupun setelah wafat. Nilai-nilai ini menjadi bagian penting dalam membangun jiwa korsa dan semangat pengabdian di tubuh Kepolisian Republik Indonesia.
Solidaritas dan Empati dari Rekan Sejawat
Kehadiran rekan-rekan sejawat almarhum Bripda Wayan Dewa Pramudia dalam upacara perabuan menunjukkan kuatnya solidaritas dan empati di lingkungan Polri. Mereka hadir untuk memberikan penghormatan terakhir, sekaligus sebagai bentuk dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.
Isak haru tampak menyelimuti prosesi, namun tetap diiringi dengan sikap tegap dan disiplin khas anggota Polri. Hal ini mencerminkan profesionalisme sekaligus sisi kemanusiaan yang melekat pada setiap insan Bhayangkara.
Penutup
Upacara perabuan jenazah secara dinas Kepolisian terhadap almarhum Bripda Wayan Dewa Pramudia yang digelar di Tiyuh Mekar Asri, Kabupaten Tulang Bawang Barat, berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh penghormatan. Dipimpin langsung oleh Waka Polres Tubaba Kompol Zaini Dahlan, S.H., M.H., upacara ini menjadi wujud nyata penghargaan institusi Polri atas pengabdian almarhum.
Kepergian almarhum menjadi duka mendalam bagi keluarga, institusi Polri, dan masyarakat. Namun, dedikasi dan pengabdian almarhum akan selalu dikenang sebagai bagian dari sejarah pengabdian Kepolisian Republik Indonesia.
Semoga almarhum Bripda Wayan Dewa Pramudia mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan. *(humas_tubaba)*
Editor Redaksi Sumateranewstv. Com





0Komentar