LAMPUNG UTARA, Sumateranewstv. Com – Kepolisian Resor (Polres) Lampung Utara melalui Satuan Tugas (Satgas) Siaga Bencana Alam menunjukkan respons cepat dalam menangani peristiwa pohon tumbang yang menimpa perumahan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 02 Tanjung Iman. Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Sumber Agung, Desa Tanjung Iman, Kecamatan Blambangan Pagar, Kabupaten Lampung Utara, pada Senin (19/1/2026) sore.
Pohon tumbang tersebut terjadi akibat cuaca buruk yang melanda wilayah Lampung Utara, ditandai dengan hujan deras disertai angin kencang. Sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menimpa bagian dapur perumahan sekolah SDN 02 Tanjung Iman, menyebabkan kerusakan material serta mengakibatkan satu orang korban luka ringan.
Mendapatkan laporan dari masyarakat setempat, jajaran Polres Lampung Utara segera bergerak cepat dengan menerjunkan personel Satgas Siaga Bencana Alam bersama personel Samapta ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan pembersihan.
Kronologi Kejadian Pohon Tumbang
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa pohon tumbang tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, wilayah Kecamatan Blambangan Pagar diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi yang disertai hembusan angin kencang.
Kondisi cuaca ekstrem tersebut menyebabkan sebuah pohon yang berada di sekitar lingkungan perumahan SDN 02 Tanjung Iman tidak mampu menahan terpaan angin dan akhirnya tumbang. Pohon tersebut roboh dan menimpa bagian dapur rumah dinas penjaga sekolah yang berada di dalam kompleks sekolah.
Akibat kejadian tersebut, atap dapur yang terbuat dari asbes mengalami kerusakan cukup parah. Sejumlah puing atap dan ranting pohon berserakan di sekitar lokasi kejadian, sehingga menghambat aktivitas dan menimbulkan kekhawatiran bagi warga sekitar.
Respon Cepat Polres Lampung Utara
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Lampung Utara, AKP Budiarto, mewakili Kapolres Lampung Utara, menjelaskan bahwa pihaknya segera mengambil langkah cepat setelah menerima laporan terkait peristiwa tersebut.
“Begitu menerima laporan dari masyarakat, Satgas Siaga Bencana Alam Polres Lampung Utara langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Kami bersinergi dengan personel Polsek Abung Selatan, Bhabinkamtibmas, serta warga setempat untuk melakukan evakuasi dan pembersihan,” ujar AKP Budiarto.
Ia menambahkan, langkah cepat tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat akibat bencana alam.
Proses Evakuasi dan Pembersihan
AKP Budiarto menjelaskan bahwa proses evakuasi dan pembersihan dimulai sekitar pukul 14.50 WIB. Personel gabungan yang terdiri dari Satgas Siaga Bencana Alam Polres Lampung Utara, personel Samapta, anggota Polsek Abung Selatan, serta Bhabinkamtibmas setempat, bersama warga bahu-membahu membersihkan material pohon dan puing-puing bangunan.
Dengan menggunakan peralatan seadanya seperti parang, gergaji mesin, dan alat potong lainnya, petugas memotong batang dan ranting pohon yang menimpa bangunan. Puing atap asbes yang pecah juga segera dibersihkan untuk menghindari risiko cedera bagi warga dan anak-anak di sekitar lokasi.
“Alhamdulillah, proses evakuasi berjalan lancar. Sekitar pukul 15.31 WIB, kegiatan evakuasi dan pembersihan berhasil diselesaikan. Situasi kembali aman dan kondusif,” terang AKP Budiarto.
Korban Luka Ringan
Dalam peristiwa pohon tumbang tersebut, terdapat satu orang korban luka ringan. Korban diketahui bernama Azril Rahandika (9), seorang pelajar yang merupakan anak dari penjaga sekolah SDN 02 Tanjung Iman.
Korban mengalami luka ringan di bagian kepala akibat tertimpa serpihan atap asbes yang pecah saat pohon tumbang. Beruntung, korban tidak mengalami luka serius dan segera mendapatkan penanganan.
“Korban mengalami luka ringan dan sudah mendapatkan perawatan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” jelas AKP Budiarto.
Pihak kepolisian juga memastikan kondisi korban dalam keadaan stabil dan telah mendapat perhatian yang diperlukan.
Kerugian Materiil
Selain menimbulkan korban luka ringan, peristiwa pohon tumbang tersebut juga mengakibatkan kerugian materiil. Berdasarkan pendataan awal, kerusakan terjadi pada bagian dapur perumahan sekolah yang tertimpa pohon.
Kerugian materiil akibat kerusakan bangunan dan atap dapur tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta. Meski demikian, pihak sekolah bersyukur karena tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Sinergi Polri dan Masyarakat
Keberhasilan proses evakuasi dan pembersihan tidak lepas dari sinergi yang baik antara aparat kepolisian dan masyarakat setempat. Warga sekitar dengan sukarela ikut membantu membersihkan sisa-sisa pohon tumbang dan puing bangunan.
AKP Budiarto mengapresiasi peran serta masyarakat yang turut membantu proses evakuasi. Menurutnya, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci utama dalam penanganan bencana alam di tingkat lokal.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah bersama-sama membantu proses evakuasi. Kerja sama seperti ini sangat penting dalam menghadapi situasi darurat,” ujarnya.
Imbauan Kewaspadaan Cuaca Ekstrem
Seiring dengan meningkatnya intensitas hujan dan cuaca ekstrem di wilayah Lampung Utara, Polres Lampung Utara mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada terhadap potensi bencana alam.
AKP Budiarto mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama saat hujan disertai angin kencang, yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang, banjir, maupun bencana lainnya.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, khususnya di tengah kondisi cuaca ekstrem. Jika terjadi keadaan darurat atau bencana, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau instansi terkait agar dapat segera ditangani,” pungkasnya.
Komitmen Polres Lampung Utara
Polres Lampung Utara menegaskan komitmennya untuk terus siaga dalam menghadapi berbagai potensi bencana alam di wilayah hukumnya. Melalui Satgas Siaga Bencana Alam, kepolisian siap memberikan bantuan dan respons cepat demi keselamatan masyarakat.
Langkah cepat yang dilakukan dalam peristiwa pohon tumbang di SDN 02 Tanjung Iman ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam penanganan bencana.
Dengan adanya kesiapsiagaan dan kerja sama antara aparat dan masyarakat, diharapkan dampak bencana alam dapat diminimalisir serta keselamatan warga dapat terjaga.
(Bidhumas Polres Lampung Utara)
Editor Redaksi Sumateranewstv. Com



