Lampung Utara, Sumateranewstv. Com — Pemerintah Kabupaten Lampung Utara terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan percepatan pembangunan daerah melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lampung Utara. Kegiatan strategis tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Lampung Utara Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., serta jajaran pejabat pemerintah daerah dan unsur lintas sektor, yang berlangsung di Gedung Pusiban Kabupaten Lampung Utara, Senin (12/1/2026).
Rapat koordinasi lintas sektor ini menjadi momentum penting dalam upaya menyatukan visi, misi, serta langkah kebijakan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Lampung Utara. Dengan menghadirkan unsur Forkopimda, organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, desa, hingga perwakilan koperasi, pertemuan tersebut diharapkan mampu menciptakan sinkronisasi program pembangunan yang terarah, efektif, dan berkelanjutan.
Rakor sebagai Arena Konsolidasi Pembangunan Daerah
Dalam sambutannya, Bupati Lampung Utara Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., menegaskan bahwa rakor lintas sektor bukan sekadar forum pertemuan rutin, melainkan arena konsolidasi yang sangat penting bagi seluruh unsur pemerintahan dan mitra kerja lintas sektor. Melalui rakor ini, seluruh pihak dapat menyampaikan capaian kinerja, mengidentifikasi hambatan di lapangan, serta merumuskan langkah-langkah strategis guna memastikan program pembangunan berjalan sesuai arah kebijakan daerah.
Menurut Bupati Hamartoni, tantangan pembangunan daerah saat ini semakin kompleks dan membutuhkan kerja sama yang solid antar sektor. Oleh karena itu, sinergi dan koordinasi menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Koordinasi lintas sektor bukan hanya ruang komunikasi teknis, namun menjadi instrumen tata kelola pembangunan yang efektif. Karena itu, setiap OPD dan mitra kerja diharapkan dapat melaporkan capaian, hambatan, dan rencana tindak lanjut secara terukur,” ujar Bupati Hamartoni di hadapan peserta rapat.
Isu Prioritas Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan
Dalam rapat koordinasi lintas sektor tersebut, sejumlah isu prioritas pembangunan daerah menjadi fokus utama pembahasan. Isu-isu tersebut meliputi peningkatan layanan dasar masyarakat, percepatan penyusunan dan pemutakhiran data terpadu, upaya pencegahan dan penurunan angka stunting, serta peningkatan kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi bencana.
Pembahasan isu-isu prioritas ini dinilai sangat relevan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat Lampung Utara. Pemerintah daerah menyadari bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari capaian fisik semata, tetapi juga dari kualitas layanan publik dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Bupati Hamartoni menekankan bahwa setiap sektor harus memiliki peran dan tanggung jawab yang jelas dalam mendukung program prioritas tersebut. Dengan adanya koordinasi yang baik, diharapkan tidak terjadi tumpang tindih program, serta penggunaan anggaran dapat lebih efektif dan tepat sasaran.
Peningkatan Layanan Dasar Masyarakat
Salah satu topik utama yang dibahas dalam rakor lintas sektor adalah peningkatan layanan dasar masyarakat. Layanan dasar yang dimaksud meliputi pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, air bersih, dan sanitasi. Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berkomitmen untuk memastikan seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah pedesaan dan terpencil, dapat mengakses layanan dasar secara merata dan berkualitas.
Dalam forum tersebut, masing-masing OPD terkait memaparkan kondisi terkini layanan dasar di wilayah Lampung Utara, termasuk capaian yang telah diraih serta tantangan yang masih dihadapi. Beberapa kendala yang disampaikan antara lain keterbatasan anggaran, kondisi geografis, serta kebutuhan peningkatan sumber daya manusia.
Melalui rakor lintas sektor ini, Bupati Hamartoni mendorong seluruh pihak untuk mencari solusi bersama dan melakukan inovasi pelayanan publik agar masyarakat dapat merasakan langsung manfaat pembangunan.
Percepatan Data Terpadu untuk Kebijakan Tepat Sasaran
Isu penting lainnya yang menjadi perhatian dalam rakor lintas sektor adalah percepatan penyusunan dan pemutakhiran data terpadu. Data yang akurat dan terintegrasi sangat dibutuhkan sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan daerah.
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menilai bahwa selama ini masih terdapat perbedaan data antar sektor yang berpotensi menimbulkan ketidaktepatan sasaran program. Oleh karena itu, melalui koordinasi lintas sektor, diharapkan dapat terwujud satu data daerah yang valid, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Bupati Hamartoni menegaskan bahwa setiap OPD harus berkomitmen untuk berbagi data dan melakukan sinkronisasi secara berkala. Dengan data terpadu, program bantuan sosial, pembangunan infrastruktur, serta berbagai kebijakan lainnya dapat dirancang dan dilaksanakan secara lebih efektif.
Pencegahan Stunting Jadi Prioritas Bersama
Pencegahan dan penurunan angka stunting juga menjadi topik krusial dalam rakor lintas sektor tersebut. Stunting merupakan permasalahan nasional yang membutuhkan penanganan serius dan berkelanjutan, termasuk di Kabupaten Lampung Utara.
Dalam rapat tersebut, dibahas berbagai upaya yang telah dan akan dilakukan oleh pemerintah daerah bersama lintas sektor, mulai dari peningkatan gizi ibu dan anak, edukasi kesehatan, hingga perbaikan sanitasi lingkungan. Bupati Hamartoni menekankan bahwa penanganan stunting tidak bisa dilakukan oleh satu sektor saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak.
“Pencegahan stunting adalah investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, diperlukan komitmen dan kerja sama lintas sektor agar upaya ini dapat berjalan optimal,” tegas Bupati.
Kesiapsiagaan Bencana Perlu Diperkuat
Lampung Utara sebagai wilayah yang memiliki potensi bencana alam juga menjadikan isu kesiapsiagaan bencana sebagai salah satu agenda penting dalam rakor lintas sektor. Pemerintah daerah menilai bahwa mitigasi dan kesiapsiagaan bencana harus menjadi perhatian bersama untuk meminimalisir risiko dan dampak yang ditimbulkan.
Dalam forum tersebut, dibahas langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan, mulai dari penyusunan rencana kontinjensi, peningkatan kapasitas aparatur, hingga edukasi kepada masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan unsur masyarakat dinilai sangat penting dalam menghadapi potensi bencana.
Kehadiran Lengkap Unsur Pemerintahan dan Masyarakat
Pantauan media ini, rapat koordinasi lintas sektor tersebut dihadiri oleh seluruh Camat se-Kabupaten Lampung Utara, Kepala Desa, serta Ketua Koperasi Desa Merah Putih dan Ketua Koperasi Kelurahan Merah Putih se-Lampung Utara. Kehadiran unsur pemerintahan hingga tingkat desa menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam membangun sinergi dari tingkat kabupaten hingga akar rumput.
Selain itu, kehadiran pengurus koperasi mencerminkan upaya pemerintah daerah dalam melibatkan sektor ekonomi kerakyatan dalam pembangunan. Koperasi diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat perekonomian lokal.
Peran Forkopimda dalam Menjaga Stabilitas Daerah
Forkopimda Kabupaten Lampung Utara juga memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah. Dalam rakor tersebut, unsur Forkopimda memberikan pandangan dan masukan terkait kondisi keamanan, ketertiban, serta stabilitas daerah yang menjadi prasyarat utama bagi kelancaran pembangunan.
Sinergi antara pemerintah daerah dan Forkopimda dinilai sangat penting untuk menciptakan iklim kondusif bagi pelaksanaan program-program pembangunan. Dengan stabilitas yang terjaga, berbagai program dapat dilaksanakan secara optimal dan berkesinambungan.
Penyusunan Tindak Lanjut dan Monitoring Berkala
Rapat koordinasi lintas sektor tersebut diakhiri dengan penyusunan rencana tindak lanjut yang akan dimonitor secara berkala. Setiap OPD dan mitra lintas sektor diminta untuk menindaklanjuti hasil rapat dengan langkah-langkah konkret sesuai bidang masing-masing.
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menegaskan bahwa hasil rakor tidak hanya berhenti pada tataran diskusi, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Monitoring dan evaluasi secara berkala akan dilakukan untuk memastikan program berjalan sesuai rencana dan mencapai target yang telah ditetapkan.
Komitmen Pemkab Lampung Utara Perkuat Kolaborasi
Melalui rakor lintas sektor ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi lintas bidang demi peningkatan pelayanan publik yang inklusif dan berkeadilan. Sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dunia usaha, koperasi, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Bupati Hamartoni berharap agar seluruh peserta rakor dapat membawa semangat kolaborasi ini ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Dengan kerja sama yang solid, Lampung Utara optimistis dapat mewujudkan pembangunan yang selaras dengan arah kebijakan daerah serta menjawab kebutuhan masyarakat.
Penutup
Rapat Koordinasi Lintas Sektor yang digelar Pemerintah Kabupaten Lampung Utara bersama Forkopimda dan seluruh pemangku kepentingan menjadi langkah strategis dalam mendorong sinkronisasi program pembangunan. Melalui forum ini, berbagai isu prioritas dapat dibahas secara komprehensif, serta solusi dan tindak lanjut dapat dirumuskan secara bersama-sama.
Dengan komitmen dan kolaborasi lintas sektor yang kuat, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berharap dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan daerah, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (*)
(Redaksi Sumateranewstv. Com)



