Meureudu (Sumateranewstv. Com) – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melalui Polres Pidie Jaya kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan peran kemanusiaan dan sosial dengan menyalurkan bantuan berupa Al-Qur’an kepada sejumlah pesantren yang terdampak bencana banjir di wilayah Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh. Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan pada Senin, 26 Januari 2026, sebagai bagian dari upaya pemulihan sarana pendidikan keagamaan pascabencana.
Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pidie Jaya beberapa waktu lalu tidak hanya menyebabkan kerusakan pada rumah warga dan fasilitas umum, tetapi juga berdampak langsung terhadap sarana dan prasarana pendidikan, termasuk lembaga pendidikan keagamaan seperti pesantren. Banyak mushaf Al-Qur’an dan perlengkapan belajar santri yang rusak atau tidak dapat digunakan akibat terendam air.
Melihat kondisi tersebut, Polres Pidie Jaya bergerak cepat menyalurkan bantuan Al-Qur’an sebagai bentuk kepedulian terhadap kelangsungan pendidikan keagamaan para santri. Bantuan ini diharapkan dapat membantu para santri untuk kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar, khususnya dalam pembelajaran Al-Qur’an, secara normal.
Empat Pesantren Menjadi Sasaran Penyaluran Bantuan
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap di empat pesantren yang terdampak banjir, yakni Pesantren Sirajul Huda Al-Aziziyah Gampong Blang Awe Kecamatan Meureudu, Pesantren Madinattudiniyah Babul Munajah Gampong Jurong Binjee Kecamatan Jangka Buya, Pesantren Darul Mubaraqah Al Munawwarah Gampong Meuko Dayah Kecamatan Bandar Dua, serta Pesantren Al-Munawarah Pocut Imum Mukim Al-Aziziyah (DAPIMA) Gampong Blang Cut Kecamatan Meurah Dua Kabupaten Pidie Jaya.
Total bantuan yang disalurkan dalam kegiatan tersebut sebanyak 200 mushaf Al-Qur’an. Setiap pesantren menerima masing-masing 50 mushaf Al-Qur’an, yang diharapkan dapat mencukupi kebutuhan santri dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari.
Kegiatan penyaluran ini tidak hanya menjadi simbol bantuan material, tetapi juga wujud nyata kepedulian Polri terhadap pemulihan kehidupan sosial dan spiritual masyarakat pascabencana.
Kapolres Pidie Jaya Serahkan Bantuan Secara Langsung
Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, secara langsung menyerahkan bantuan sebanyak 50 mushaf Al-Qur’an kepada Pesantren Sirajul Huda Al-Aziziyah yang berlokasi di Gampong Blang Awe, Kecamatan Meureudu. Penyerahan bantuan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian pimpinan Polres Pidie Jaya terhadap dunia pendidikan keagamaan di wilayah hukumnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakapolres Pidie Jaya Kompol Iswahyudi, Kasat Lantas Polres Pidie Jaya AKP Fefy Yunitasari, Kasi Humas Polres Pidie Jaya AKP Mahruzar Hariadi, Kapolsek Meureudu AKP Mustafa Kamal, KBO Sat Samapta IPDA Mustafa, serta personel Sat Samapta Polres Pidie Jaya dan Polsek Meureudu.
Kehadiran para pejabat utama Polres Pidie Jaya dalam kegiatan ini menunjukkan keseriusan dan komitmen institusi kepolisian dalam mendukung pemulihan pascabencana serta mempererat hubungan dengan masyarakat, khususnya kalangan pesantren dan tokoh agama.
Penyaluran Bantuan ke Pesantren Madinattudiniyah Babul Munajah
Selanjutnya, penyaluran bantuan juga dilakukan di Pesantren Madinattudiniyah Babul Munajah yang berlokasi di Gampong Jurong Binjee, Kecamatan Jangka Buya. Penyerahan bantuan sebanyak 50 mushaf Al-Qur’an dilaksanakan oleh Kasat Samapta Polres Pidie Jaya, Iptu Ramli, bersama Kapolsek Jangka Buya, Iptu Mustafa.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh KBO Sat Samapta Polres Pidie Jaya IPDA Mustafa, Kanit Samapta Polsek Jangka Buya Aipda Rusdy, serta personel Sat Samapta Polres Pidie Jaya dan Polsek Jangka Buya.
Dalam kesempatan tersebut, pihak pesantren menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Polres Pidie Jaya. Bantuan Al-Qur’an tersebut dinilai sangat membantu dalam memulihkan kegiatan belajar mengajar yang sempat terganggu akibat banjir.
Bantuan Disalurkan ke Pesantren Darul Mubaraqah Al Munawwarah
Di lokasi lainnya, Kasat Samapta Polres Pidie Jaya, Iptu Ramli, juga menyerahkan bantuan sebanyak 50 mushaf Al-Qur’an kepada Pesantren Darul Mubaraqah Al Munawwarah yang terletak di Gampong Meuko Dayah, Kecamatan Bandar Dua.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh pimpinan pesantren, Tgk. Busyairi. Kegiatan ini turut dihadiri oleh KBO Sat Samapta IPDA Mustafa, personel Sat Samapta Polres Pidie Jaya, serta personel Polsek Bandar Dua.
Penyerahan bantuan ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh pihak pesantren. Tgk. Busyairi menyampaikan bahwa bantuan tersebut sangat berarti bagi para santri, mengingat sebagian mushaf Al-Qur’an yang dimiliki pesantren sebelumnya mengalami kerusakan akibat terendam banjir.
Dukungan untuk Pesantren Al-Munawarah DAPIMA
Selain tiga pesantren tersebut, Polres Pidie Jaya juga menyalurkan bantuan sebanyak 50 mushaf Al-Qur’an kepada Pesantren Al-Munawarah Pocut Imum Mukim Al-Aziziyah (DAPIMA) yang berlokasi di Gampong Blang Cut, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya.
Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan kemanusiaan Polres Pidie Jaya dalam mendukung pemulihan sarana pendidikan keagamaan pascabencana banjir.
Pihak pesantren menyambut baik bantuan tersebut dan berharap sinergi antara Polri dan lembaga pendidikan keagamaan dapat terus terjalin dengan baik ke depannya.
Polri Hadir dalam Pemulihan Pascabencana
Kegiatan penyaluran bantuan Al-Qur’an ini menjadi salah satu bentuk nyata peran Polri dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Tidak hanya fokus pada tugas menjaga keamanan dan ketertiban, Polri juga aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Dalam konteks pascabencana, kehadiran Polri di tengah masyarakat sangat penting, baik dalam membantu proses evakuasi, pendistribusian bantuan, hingga mendukung pemulihan kehidupan sosial, ekonomi, dan spiritual masyarakat.
Pendidikan keagamaan, khususnya di pesantren, memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan moral generasi muda. Oleh karena itu, pemulihan sarana pendidikan keagamaan menjadi salah satu prioritas dalam upaya pemulihan pascabencana.
Pernyataan Resmi Kasi Humas Polres Pidie Jaya
Kapolres Pidie Jaya melalui Kasi Humas Polres Pidie Jaya, AKP Mahruzar Hariadi, menyampaikan bahwa kegiatan penyaluran bantuan ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan sarana pembelajaran Al-Qur’an bagi para santri, sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan keagamaan, khususnya pesantren yang terdampak bencana banjir. Kami berharap bantuan ini dapat membantu para santri untuk kembali belajar Al-Qur’an dengan baik dan lancar,” ujar AKP Mahruzar Hariadi.
Ia juga menegaskan bahwa Polri akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.
“Polri akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan, termasuk mendukung keberlangsungan pendidikan keagamaan agar dapat kembali berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif,” pungkasnya.
Apresiasi dari Pihak Pesantren dan Masyarakat
Bantuan yang disalurkan oleh Polres Pidie Jaya mendapatkan apresiasi positif dari pihak pesantren dan masyarakat sekitar. Para pimpinan pesantren menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh Polri.
Menurut mereka, bantuan Al-Qur’an ini tidak hanya membantu secara material, tetapi juga memberikan semangat dan motivasi bagi para santri untuk terus belajar dan menghafal Al-Qur’an meskipun sempat mengalami kesulitan akibat bencana.
Masyarakat sekitar juga menilai bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan sosial seperti ini semakin memperkuat hubungan antara aparat kepolisian dan warga, serta menumbuhkan rasa saling percaya dan kebersamaan.
Sinergi Polri dan Masyarakat dalam Pemulihan
Polres Pidie Jaya menegaskan bahwa pemulihan pascabencana tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, lembaga sosial, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat.
Melalui kegiatan seperti penyaluran bantuan Al-Qur’an ini, diharapkan terjalin kerja sama yang lebih erat antara Polri dan masyarakat dalam membangun kembali kehidupan yang sempat terganggu akibat bencana.
Polda Aceh dan jajaran Polres di wilayahnya juga terus berkomitmen untuk mendukung berbagai program kemanusiaan dan sosial sebagai bagian dari tugas pengabdian kepada masyarakat.
Penutup
Kegiatan penyaluran bantuan Al-Qur’an kepada pesantren terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya menjadi bukti nyata kepedulian Polri terhadap pemulihan kehidupan sosial dan pendidikan keagamaan masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi para santri dan lembaga pesantren dalam melanjutkan aktivitas pembelajaran.
Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dan sahabat masyarakat dalam berbagai situasi, termasuk saat menghadapi musibah dan bencana.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, diharapkan proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Pidie Jaya dapat berjalan dengan baik, serta kehidupan masyarakat dapat kembali normal secara bertahap.
(Bidhumas Polri)
Editor Redaksi Sumateranewstv. Com



