Pangdam Kasuari Ikuti Ibadah Natal Bersama Kasad Secara Virtual: Merayakan Natal dengan Hati, Menyatukan Iman dan Pengabdian

Manokwari, Papua Barat, Gnotif. Com – Suasana penuh khidmat, kebersamaan, dan kekeluargaan menyelimuti Aula Makodam XVIII/Kasuari, Manokwari, saat Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru bersama keluarga besar Kodam XVIII/Kasuari mengikuti ibadah perayaan Natal bersama Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., secara virtual, Senin (12/1/2026).

Ibadah Natal ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian perayaan Natal TNI Angkatan Darat Tahun 2025 yang mengusung tema “Hikmah Natal Menghadirkan Sukacita Natal bagi Seluruh Prajurit dan ASN Angkatan Darat”. Meski dilaksanakan secara daring, perayaan Natal tetap berlangsung dengan penuh makna dan kehangatan, menjadi momentum refleksi iman sekaligus penguatan komitmen pengabdian prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) TNI AD kepada bangsa dan negara.

Dari Aula Makodam XVIII/Kasuari, Pangdam XVIII/Kasuari beserta para pejabat utama Kodam, prajurit, PNS, serta keluarga besar Kodam XVIII/Kasuari mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan penuh penghayatan. Lantunan pujian, doa, serta firman Tuhan yang disampaikan dalam ibadah tersebut menghadirkan suasana damai dan menyejukkan hati, sejalan dengan makna Natal sebagai perayaan kasih, pengharapan, dan keselamatan.

Perayaan Natal Sebagai Ruang Perjumpaan Iman

Ibadah Natal bersama Kasad ini menjadi ruang perjumpaan iman bagi seluruh prajurit dan ASN TNI Angkatan Darat di seluruh Indonesia, termasuk yang bertugas di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya. Pelaksanaan ibadah secara virtual tidak mengurangi kekhidmatan perayaan, justru menunjukkan kemampuan TNI AD untuk terus menjaga kebersamaan dan persaudaraan di tengah keterbatasan jarak dan wilayah.

Dalam suasana yang penuh kesederhanaan namun sarat makna, seluruh peserta ibadah diajak untuk kembali merenungkan arti kelahiran Yesus Kristus sebagai simbol kasih Allah bagi umat manusia. Nilai-nilai Natal tersebut diharapkan dapat menjadi landasan moral dan spiritual dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai prajurit dan abdi negara.

Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru menyampaikan bahwa perayaan Natal bukan sekadar agenda rutin keagamaan, tetapi menjadi momen penting untuk memperkuat iman, mempererat persaudaraan, serta meneguhkan kembali semangat pengabdian.

“Natal mengajarkan kita tentang kasih, pengorbanan, dan kerendahan hati. Nilai-nilai inilah yang harus senantiasa kita pegang teguh dalam menjalankan tugas sebagai prajurit TNI, khususnya di wilayah Kodam XVIII/Kasuari yang memiliki tantangan dan dinamika tersendiri,” ungkap Pangdam.

Kebersamaan dalam Bingkai Pengabdian

Suasana kebersamaan sangat terasa selama ibadah berlangsung. Prajurit dan ASN Kodam XVIII/Kasuari tampak mengikuti setiap rangkaian ibadah dengan penuh perhatian dan kekhusyukan. Kehadiran keluarga dalam perayaan Natal ini juga menambah nuansa kekeluargaan yang hangat, mencerminkan bahwa pengabdian kepada negara tidak terlepas dari dukungan dan doa keluarga.

Kebersamaan ini menjadi simbol kuatnya ikatan emosional dan spiritual di lingkungan TNI Angkatan Darat. Meskipun bertugas di berbagai penjuru Nusantara, seluruh prajurit dan ASN tetap dipersatukan oleh iman, semangat kebangsaan, dan komitmen untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Perayaan Natal bersama secara virtual ini juga menjadi wujud adaptasi TNI AD terhadap perkembangan teknologi, tanpa mengurangi esensi nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan. Dengan memanfaatkan sarana daring, seluruh satuan TNI AD dapat terhubung dalam satu perayaan yang sama, memperkuat rasa persatuan dan solidaritas.

Pesan Kasad: Natal Harus Dihidupi dalam Tindakan Nyata

Dalam sambutannya, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa tema Natal Tahun 2025 mengandung pesan yang sangat mendalam. Menurut Kasad, sukacita Natal tidak boleh berhenti pada perayaan dan seremoni semata, tetapi harus dihidupi dan diwujudkan dalam tindakan nyata.

“Hikmah Natal harus benar-benar kita resapi dan aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kedinasan maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Sukacita Natal sejati adalah ketika kehadiran kita membawa damai, membawa pengharapan, dan membawa manfaat bagi sesama,” tegas Kasad.

Kasad juga mengajak seluruh prajurit dan ASN TNI Angkatan Darat untuk menjadikan Natal sebagai momentum introspeksi diri, memperbaiki sikap dan perilaku, serta meningkatkan kualitas pengabdian. Dengan dilandasi iman yang kuat, prajurit TNI AD diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab.

Lebih lanjut, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menekankan pentingnya peran TNI AD dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Di tengah berbagai tantangan global dan nasional, prajurit TNI AD harus tetap menjadi perekat bangsa, menjaga stabilitas, serta hadir sebagai solusi bagi masyarakat.

Makna Natal bagi Prajurit di Tanah Papua

Bagi prajurit TNI AD yang bertugas di wilayah Papua, perayaan Natal memiliki makna yang sangat mendalam. Papua dikenal sebagai daerah dengan keberagaman budaya dan kekayaan nilai-nilai kearifan lokal, di mana semangat kebersamaan dan persaudaraan menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat.

Pangdam XVIII/Kasuari menegaskan bahwa prajurit yang bertugas di Papua tidak hanya mengemban tugas menjaga keamanan, tetapi juga memiliki peran sosial untuk membangun hubungan harmonis dengan masyarakat setempat. Nilai-nilai Natal seperti kasih, damai, dan pengorbanan menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas tersebut.

“Sebagai prajurit yang bertugas di Tanah Papua, kita harus mampu menjadi teladan, hadir dengan hati, dan mengedepankan pendekatan yang humanis. Natal mengingatkan kita bahwa pengabdian sejati lahir dari ketulusan dan kasih,” ujar Pangdam.

Ia juga mengajak seluruh prajurit dan ASN Kodam XVIII/Kasuari untuk terus menjaga toleransi dan menghormati perbedaan, sebagai wujud nyata dari semangat Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi fondasi bangsa Indonesia.

Natal sebagai Momentum Penguatan Moral dan Spiritualitas

Ibadah Natal bersama Kasad ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat moral dan spiritualitas prajurit. Dalam dinamika tugas yang penuh tantangan, khususnya di daerah penugasan, kekuatan iman menjadi sumber keteguhan dan ketahanan mental.

Melalui perayaan Natal, prajurit diajak untuk kembali menata hati, memperbaharui komitmen, serta meneguhkan panggilan pengabdian sebagai penjaga kedaulatan dan pelindung rakyat. Spiritualitas yang kuat diyakini akan melahirkan prajurit yang berintegritas, disiplin, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Selain itu, Natal juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antar sesama prajurit, antara pimpinan dan anggota, serta antara TNI dan masyarakat. Kebersamaan yang terbangun dalam suasana Natal diharapkan dapat memperkuat soliditas internal dan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas.

Harapan dan Doa untuk Masa Depan

Menutup rangkaian ibadah Natal, seluruh peserta bersama-sama memanjatkan doa bagi bangsa dan negara, khususnya bagi TNI Angkatan Darat agar senantiasa diberikan kekuatan, perlindungan, dan kebijaksanaan dalam menjalankan tugas pengabdian.

Doa juga dipanjatkan bagi masyarakat Indonesia agar senantiasa hidup dalam damai, persatuan, dan kesejahteraan. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa, semangat Natal diharapkan dapat menjadi sumber pengharapan dan kekuatan bagi seluruh elemen masyarakat.

Pangdam XVIII/Kasuari berharap bahwa hikmah Natal yang dirayakan bersama ini dapat terus dihidupi dalam setiap langkah pengabdian prajurit Kodam XVIII/Kasuari. Dengan iman yang kokoh dan semangat pengabdian yang tulus, prajurit TNI AD diyakini mampu memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara.

“Mari kita jadikan Natal sebagai titik awal untuk terus berbuat yang terbaik, memperkuat persatuan, dan menghadirkan damai di mana pun kita bertugas,” pungkas Pangdam.

Peneguhan Semangat Pengabdian

Perayaan Natal bersama Kasad secara virtual ini menjadi bukti bahwa keterbatasan jarak dan ruang tidak menjadi penghalang untuk merayakan iman dan kebersamaan. Dengan semangat Natal, prajurit dan ASN TNI Angkatan Darat diharapkan semakin meneguhkan komitmen pengabdian, menjaga profesionalisme, serta terus mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap pelaksanaan tugas.

Melalui tema Natal Tahun 2025, TNI AD menegaskan bahwa sukacita Natal sejati adalah ketika pengabdian dilaksanakan dengan hati, iman diwujudkan dalam tindakan nyata, dan kehadiran prajurit membawa manfaat serta harapan bagi masyarakat.

(Pendam XVIII/Ksr)

Editor Redaksi Sumateranewstv. Com