Tulang Bawang Barat, Sumateranewstv. Com — Kepolisian Resor Tulang Bawang Barat (Polres Tubaba) Polda Lampung bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tulang Bawang Barat terus menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda yang berkarakter, disiplin, serta taat hukum. Salah satu upaya nyata tersebut diwujudkan melalui program “Muspida Road to School”, yakni kegiatan menjadi Inspektur Upacara (Irup) di sejumlah sekolah tingkat menengah pertama dan menengah atas/sederajat di wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Senin (12/01/2026).
Program Muspida Road to School ini merupakan bentuk sinergi antara Polres Tubaba dengan jajaran Forkopimda Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam rangka mendekatkan pimpinan daerah kepada dunia pendidikan, sekaligus memberikan edukasi secara langsung kepada para pelajar mengenai pentingnya kedisiplinan, ketertiban, serta menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja.
Pada pelaksanaan kegiatan tersebut, Kapolres Tubaba AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K., bertindak sebagai Inspektur Upacara Bendera di SMP Negeri 9 Tulang Bawang Barat. Kehadiran Kapolres sebagai Irup disambut antusias oleh pihak sekolah, dewan guru, serta seluruh siswa-siswi yang mengikuti upacara dengan tertib dan khidmat.
Program Muspida Road to School Sasar Berbagai Jenjang Pendidikan
Selain SMP Negeri 9 Tulang Bawang Barat, kegiatan Muspida Road to School juga menyasar sejumlah sekolah lainnya, mulai dari SMA, SMK, MAN, SMP, hingga MTs yang berada di Kecamatan Tulang Bawang Tengah dan Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat. Para pimpinan Forkopimda secara bergantian menjadi Inspektur Upacara di sekolah-sekolah tersebut.
Program ini dirancang sebagai sarana pembinaan karakter dan penanaman nilai-nilai kebangsaan, disiplin, serta kesadaran hukum sejak dini kepada para pelajar. Melalui upacara bendera, para pimpinan daerah dapat menyampaikan pesan-pesan moral dan edukatif secara langsung kepada generasi muda.
Kapolres Tubaba AKBP Sendi Antoni menilai bahwa sekolah merupakan tempat yang strategis untuk menanamkan nilai-nilai positif kepada generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, kehadiran aparat penegak hukum di lingkungan sekolah diharapkan mampu memberikan dampak positif serta menjadi teladan bagi para siswa.
Kapolres Tekankan Pentingnya Disiplin dan Ketertiban
Dalam amanatnya sebagai Inspektur Upacara di SMPN 9 Tulang Bawang Barat, Kapolres Tubaba AKBP Sendi Antoni menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan kedisiplinan, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Menurutnya, disiplin merupakan kunci utama dalam meraih keberhasilan, baik dalam dunia pendidikan maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
“Disiplin bukan hanya soal datang tepat waktu atau mematuhi tata tertib sekolah, tetapi juga bagaimana kalian membentuk karakter yang bertanggung jawab, jujur, dan menghormati orang lain,” ujar Kapolres di hadapan peserta upacara.
Kapolres juga mengingatkan para siswa agar fokus dalam menuntut ilmu dan keterampilan sebagai bekal masa depan. Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas hidup seseorang di kemudian hari.
Imbauan Menjauhi Narkoba dan Kenakalan Remaja
Salah satu pesan utama yang disampaikan Kapolres Tubaba dalam amanatnya adalah imbauan kepada para pelajar untuk menjauhi narkoba dan berbagai bentuk kenakalan remaja. Ia menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda dan dapat merusak fisik, mental, serta masa depan seseorang.
“Pada kesempatan ini kami menghimbau kepada siswa sekalian agar fokus dalam menuntut ilmu dan keterampilan serta tidak terlibat kenakalan remaja, terutama tawuran, minum minuman keras, dan penyalahgunaan narkoba,” tegas AKBP Sendi Antoni.
Kapolres menjelaskan bahwa keterlibatan dalam kenakalan remaja tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga dapat berdampak pada keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitar. Oleh karena itu, ia meminta para siswa untuk lebih selektif dalam memilih pergaulan dan mengisi waktu luang dengan kegiatan yang positif.
Bijak Menggunakan Media Sosial
Selain bahaya narkoba dan kenakalan remaja, Kapolres Tubaba juga menyoroti perkembangan media sosial yang sangat pesat di kalangan remaja. Menurutnya, media sosial merupakan sarana komunikasi yang sangat baik apabila digunakan secara bijak dan bertanggung jawab.
“Perkembangan media sosial saat ini sangat luar biasa. Kami berharap adik-adik dapat menggunakan media sosial untuk hal-hal yang baik dan positif. Media sosial adalah sarana komunikasi yang sangat bermanfaat jika digunakan dengan benar,” ungkap Kapolres.
Namun demikian, Kapolres juga mengingatkan bahwa media sosial sering kali disalahgunakan sebagai sarana untuk mengajak tawuran, menyebarkan ujaran kebencian, maupun konten negatif lainnya. Ia menegaskan agar para pelajar tidak mudah terprovokasi dan tidak mengikuti ajakan-ajakan yang dapat merugikan diri sendiri.
“Adanya penggunaan media sosial yang digunakan sebagai sarana untuk melakukan tawuran jangan diikuti, karena itu tidak baik dan bisa dikenakan pidana,” ucap AKBP Sendi Antoni di hadapan peserta upacara.
Konsekuensi Hukum Bagi Pelajar yang Melanggar
Dalam amanatnya, Kapolres Tubaba juga menyampaikan bahwa aparat kepolisian akan bertindak tegas terhadap pelajar yang terlibat tawuran atau tindak pelanggaran hukum lainnya. Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan pihak sekolah dan orang tua apabila ditemukan siswa yang terlibat tawuran.
“Apabila mendapati adanya anak sekolah yang terlibat tawuran, maka dari pihak kepolisian akan meminta pihak sekolah maupun orang tua untuk membuat surat pernyataan. Apabila kejadian tersebut terulang kembali, maka akan ada sanksi yang lebih tegas,” jelasnya.
Langkah ini diambil sebagai bentuk pembinaan dan pencegahan agar para pelajar tidak mengulangi perbuatan yang dapat merugikan masa depan mereka sendiri.
Peran Sekolah dalam Pembinaan Karakter
Kapolres Tubaba juga mengingatkan pihak sekolah agar terus membina siswa-siswi untuk bersikap disiplin, jujur, serta menjauhi tawuran, minuman keras, dan penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, peran sekolah sangat penting dalam membentuk karakter dan kepribadian peserta didik.
Ia menyarankan agar sekolah mengoptimalkan kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah penyaluran bakat dan minat siswa. Kegiatan seperti pramuka, paskibra, olahraga, dan seni dinilai mampu membentuk karakter disiplin, kerja sama, serta jiwa kepemimpinan.
“Untuk menunjang produktivitas dan prestasi di sekolah, kami menyarankan agar pihak sekolah mengadakan dan mengoptimalkan kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka, paskibra, dan kegiatan positif lainnya,” ujar Kapolres.
Antusiasme dan Apresiasi dari Pihak Sekolah
Pihak SMP Negeri 9 Tulang Bawang Barat menyambut baik kehadiran Kapolres Tubaba sebagai Inspektur Upacara. Kepala sekolah dan dewan guru menilai bahwa kegiatan Muspida Road to School memberikan motivasi dan wawasan baru bagi para siswa.
Melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya mendapatkan pesan-pesan kedisiplinan dan moral, tetapi juga dapat berinteraksi langsung dengan pimpinan daerah dan aparat penegak hukum. Hal ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa hormat, kepercayaan, serta kesadaran hukum di kalangan pelajar.
Harapan Kapolres untuk Generasi Muda
Di akhir amanatnya, Kapolres Tubaba AKBP Sendi Antoni menyampaikan harapannya agar para siswa dapat mengharumkan nama sekolah selama menempuh pendidikan. Ia juga mendorong para pelajar untuk terus berprestasi dan meraih cita-cita setinggi mungkin.
“Kami berharap adik-adik semua dapat mengharumkan nama sekolah, meraih prestasi, dan mencapai cita-cita sebaik mungkin untuk membanggakan orang tua, guru, dan daerah,” pungkas Kapolres.
Penutup
Program Muspida Road to School yang digelar oleh Polres Tubaba bersama Forkopimda Kabupaten Tulang Bawang Barat menjadi bukti nyata kepedulian pimpinan daerah terhadap dunia pendidikan dan pembinaan generasi muda. Melalui pendekatan edukatif dan persuasif, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk karakter pelajar yang disiplin, berprestasi, serta menjauhi berbagai bentuk perilaku menyimpang.
Dengan sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan pihak sekolah, Kabupaten Tulang Bawang Barat optimistis dapat melahirkan generasi muda yang berkualitas, berakhlak mulia, dan siap menjadi penerus pembangunan bangsa.
(humas_tubaba)
Redaksi Sumateranewstv. Com



