LAMPUNG, Sumateranewstv. Com – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung kembali menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional yang dirangkaikan dengan Penganugerahan Tanda Kehormatan Satya Lencana Pengabdian kepada ratusan personel Polri. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf didampingi Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Sumarto, bertempat di Lapangan Apel Mapolda Lampung, Senin (19/1/2026).
Upacara Hari Kesadaran Nasional tersebut diikuti oleh seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Lampung, para perwira, bintara, tamtama, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) Polri di lingkungan Polda Lampung dan Polres jajaran. Seluruh peserta upacara tampak mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan tertib, disiplin, dan penuh rasa tanggung jawab sebagai wujud komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara.
Hari Kesadaran Nasional yang diperingati setiap tanggal 17 setiap bulannya memiliki makna strategis bagi seluruh aparatur negara, termasuk Polri. Momentum ini menjadi sarana refleksi untuk meneguhkan kembali semangat pengabdian, meningkatkan disiplin, loyalitas, dan profesionalisme, serta memperkuat integritas dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Penganugerahan Satya Lencana Pengabdian kepada 459 Personel
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Lampung selaku Inspektur Upacara secara simbolis menganugerahkan Tanda Kehormatan Satya Lencana Pengabdian kepada sebanyak 459 personel Polda Lampung dan Polres jajaran. Penganugerahan ini diberikan kepada personel yang telah menunjukkan kesetiaan, dedikasi, dan pengabdian tanpa cela selama bertahun-tahun dalam menjalankan tugas kepolisian.
Adapun Satya Lencana Pengabdian yang dianugerahkan terdiri dari beberapa kategori masa kerja, yakni Satya Lencana Pengabdian 32 Tahun, 24 Tahun, 16 Tahun, dan 8 Tahun. Setiap kategori mencerminkan perjalanan panjang pengabdian para personel Polri yang senantiasa mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat di atas kepentingan pribadi.
Penganugerahan tanda kehormatan ini merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan negara kepada anggota Polri yang telah mendedikasikan dirinya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Satya Lencana Pengabdian bukan hanya simbol penghargaan, tetapi juga pengakuan atas integritas, loyalitas, dan pengabdian tulus yang telah diberikan.
Makna dan Nilai Satya Lencana Pengabdian
Satya Lencana Pengabdian memiliki makna yang sangat mendalam bagi setiap personel Polri. Penghargaan ini tidak diberikan secara otomatis, melainkan melalui proses penilaian yang ketat, mencakup rekam jejak kedinasan, kedisiplinan, loyalitas, serta dedikasi dalam menjalankan tugas tanpa tercela.
Bagi para penerima, Satya Lencana Pengabdian menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus tanggung jawab moral untuk terus menjaga nama baik institusi Polri. Penghargaan ini juga diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel Polri lainnya agar terus meningkatkan kualitas kinerja, profesionalisme, serta integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kapolda Lampung menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan pemicu semangat agar seluruh personel Polri semakin meningkatkan kualitas pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat, sejalan dengan semangat transformasi Polri menuju institusi yang Presisi.
Amanat Kapolda Lampung: Transformasi dan Reformasi Polri
Dalam amanatnya, Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf menekankan pentingnya transformasi dan reformasi Polri yang berkelanjutan. Ia menyampaikan bahwa Polri saat ini tengah berada dalam fase penting menuju institusi yang semakin modern, profesional, adaptif, dan dicintai masyarakat.
“Polisi dalam pemolisiannya harus mampu menunjukkan kualitas kerja yang presisi, menegakkan hukum bukan sekadar menghukum, tetapi juga membangun peradaban dan penyelesaian konflik secara beradab,” ujar Kapolda Lampung dalam amanatnya.
Menurut Kapolda, paradigma pemolisian modern menuntut Polri untuk tidak hanya berfokus pada penegakan hukum secara represif, tetapi juga mengedepankan pendekatan preventif, dialogis, dan humanis. Hal ini sejalan dengan konsep Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) yang menjadi kebijakan nasional Polri.
Apresiasi atas Dedikasi dan Loyalitas Personel
Kapolda Lampung juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh personel penerima Satya Lencana Pengabdian. Menurutnya, dedikasi dan loyalitas para personel merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Lampung.
“Terima kasih atas dedikasi dan loyalitas serta penghargaan tertinggi atas pengabdian tulus 459 personel kita. Satya Lencana ini adalah bentuk apresiasi negara atas kesetiaan, dedikasi, dan kontribusi nyata mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban di bumi Lampung,” lanjut Kapolda.
Ia menambahkan bahwa situasi kamtibmas yang relatif aman dan kondusif di Provinsi Lampung sepanjang tahun 2025 tidak terlepas dari kerja keras, pengorbanan, dan komitmen seluruh personel Polri, baik yang bertugas di tingkat Polda maupun Polres jajaran.
Transformasi Polri Berbasis Nilai dan Pelayanan
Lebih lanjut, Kapolda Lampung menyoroti agenda besar transformasi Polri yang saat ini tengah berjalan secara menyeluruh. Transformasi tersebut tidak hanya menyentuh aspek struktural dan organisasi, tetapi juga mencakup perubahan nilai, moral, etika, dan orientasi pelayanan yang berpusat pada masyarakat.
“Polri sedang berada dalam era transformasi Polri yang menyeluruh. Transformasi ini bukan hanya perubahan struktural, tetapi terlebih lagi perubahan nilai, moral, etika, dan orientasi pelayanan yang berpusat pada masyarakat. Polri harus semakin adaptif, humanis, terbuka, dan profesional dalam menjawab dinamika zaman,” tegas Kapolda.
Menurutnya, tantangan tugas kepolisian ke depan semakin kompleks seiring dengan perkembangan teknologi, dinamika sosial, serta meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kinerja dan pelayanan Polri. Oleh karena itu, seluruh personel Polri dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi, integritas, dan kepekaan sosial.
Pengecekan Kendaraan Dinas Operasional
Usai pelaksanaan upacara, Kapolda Lampung didampingi Wakapolda dan Pejabat Utama Polda Lampung melakukan pengecekan kesiapan kendaraan dinas operasional roda dua. Sebanyak 38 unit kendaraan dinas diperiksa secara langsung untuk memastikan seluruh sarana operasional dalam kondisi prima dan siap digunakan.
Pengecekan kendaraan dinas ini bertujuan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan, khususnya dalam kegiatan patroli, pelayanan masyarakat, dan penanganan cepat terhadap berbagai situasi darurat. Kapolda menegaskan bahwa kesiapan sarana dan prasarana merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.
Momentum Penguatan Komitmen Pengabdian
Upacara Hari Kesadaran Nasional dan penganugerahan Satya Lencana Pengabdian ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen, motivasi, dan semangat pengabdian seluruh personel Polda Lampung. Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa setiap tugas dan tanggung jawab yang diemban oleh personel Polri merupakan bentuk pengabdian yang mulia kepada bangsa dan negara.
Kapolda Lampung mengajak seluruh personel untuk terus menjaga integritas, meningkatkan kualitas kinerja, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan hati nurani. Ia juga berharap agar penghargaan yang diberikan dapat menjadi teladan dan inspirasi bagi seluruh anggota Polri.
Polri Presisi Menuju Indonesia Maju
Melalui peringatan Hari Kesadaran Nasional ini, Polda Lampung menegaskan komitmennya untuk terus mendukung agenda transformasi Polri yang Presisi guna mewujudkan institusi kepolisian yang profesional, modern, dan akuntabel. Polri diharapkan semakin dipercaya dan dicintai masyarakat, serta mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh penerima Satya Lencana. Terima kasih atas loyalitas dan kerja keras yang telah membuat Lampung tetap aman dan kondusif sepanjang tahun 2025. Mari terus kita tingkatkan kualitas pengabdian, jaga integritas, dan wujudkan Polri yang melayani dengan hati, hadir untuk keadilan, dan menjadi sandaran bagi masyarakat,” tutup Kapolda Lampung.
Kegiatan ini sekaligus menjadi simbol penghormatan negara kepada para Bhayangkara yang telah mengabdikan diri dengan setia dan penuh dedikasi, serta menjadi tonggak penting dalam perjalanan Polda Lampung menuju Polri yang semakin Presisi dan berorientasi pada pelayanan publik.
(Bidhumas Polda Lampung)
Editor Redaksi Sumateranewstv. Com



