Kapolda Lampung Monitoring Pengamanan Tahun Baru 2026 dan Laksanakan Vicon dengan Kapolri

LAMPUNG, Sumateranewstv. Com – Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif menjelang serta pada malam pergantian Tahun Baru 2026, Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf melaksanakan monitoring langsung pengamanan di Polresta Bandar Lampung sekaligus mengikuti video conference (vicon) bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., pada Rabu malam (31/12/2025).

Kegiatan monitoring ini menjadi bagian penting dari upaya pengendalian dan pengawasan pimpinan terhadap kesiapan seluruh jajaran Polda Lampung dalam menghadapi puncak perayaan malam tahun baru, yang secara tradisional selalu diwarnai dengan meningkatnya aktivitas masyarakat, mobilitas kendaraan, serta potensi gangguan keamanan di berbagai wilayah.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Kapolda Lampung tidak hanya memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana pengamanan, tetapi juga memantau langsung dinamika situasi lapangan secara real time melalui sistem pengawasan berbasis teknologi yang telah disiapkan oleh Polda Lampung.

Dihadiri Forkopimda dan Pejabat Utama Polda Lampung

Kegiatan monitoring pengamanan malam Tahun Baru 2026 ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di Provinsi Lampung, di antaranya Gubernur Lampung Rahmat Mirzani, Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Sumarto, Pangdam XXI/Radin Inten, serta seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung.

Selain itu, para Pejabat Utama Polda Lampung juga hadir untuk memastikan seluruh kebijakan dan langkah pengamanan yang telah direncanakan dapat berjalan secara terkoordinasi dan efektif.

Kehadiran unsur Forkopimda ini mencerminkan kuatnya sinergi antara Polri, TNI, dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada momentum strategis seperti perayaan malam pergantian tahun.

Pantauan CCTV di Titik Keramaian dan Objek Vital

Dalam kegiatan monitoring tersebut, Kapolda Lampung bersama Forkopimda melakukan pemantauan aktivitas masyarakat secara live melalui layar Command Center yang terhubung dengan jaringan kamera pengawas (CCTV) di berbagai titik strategis di wilayah Provinsi Lampung.

Pantauan CCTV tersebut mencakup pusat-pusat keramaian masyarakat, lokasi perayaan malam tahun baru, kawasan objek vital, tempat wisata, rumah ibadah, hingga ruas-ruas jalan utama yang rawan terjadi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

Melalui pemantauan ini, Kapolda Lampung dapat secara langsung melihat kondisi lapangan, tingkat kepadatan masyarakat, serta arus lalu lintas di sejumlah titik, sehingga dapat segera mengambil langkah cepat apabila ditemukan potensi gangguan kamtibmas.

Pemanfaatan teknologi CCTV ini juga menjadi bukti transformasi digital yang terus dikembangkan oleh Polri dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian secara modern, presisi, dan berbasis data.

Vicon Bersama Kapolri Bahas Kesiapan Pengamanan Nasional

Selain melakukan monitoring internal di wilayah Lampung, Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf juga mengikuti video conference (vicon) bersama Kapolri yang diikuti oleh seluruh Kapolda di Indonesia.

Dalam vicon tersebut, Kapolri memantau secara langsung situasi dan kesiapan pengamanan malam Tahun Baru 2026 di seluruh wilayah tanah air, sekaligus memberikan arahan strategis kepada jajaran kepolisian daerah.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Lampung memaparkan secara rinci kondisi kamtibmas di wilayah Provinsi Lampung, termasuk jumlah personel pengamanan yang dikerahkan, skema pengamanan yang diterapkan, serta langkah-langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan.

Penebalan 455 Personel untuk Pengamanan Maksimal

Dalam laporannya kepada Kapolri, Kapolda Lampung menyampaikan bahwa Polda Lampung telah melakukan penebalan kekuatan pengamanan dengan menambah sebanyak 455 personel.

Personel penebalan tersebut ditempatkan di lokasi-lokasi prioritas, seperti pusat keramaian masyarakat, ruas jalan utama, tempat ibadah, kawasan wisata, serta objek vital yang menjadi titik konsentrasi perayaan malam Tahun Baru 2026.

“Monitoring hari ini kami lakukan untuk memastikan seluruh jajaran telah siap menghadapi puncak pengamanan Tahun Baru 2026. Polda Lampung telah menambah 455 personel penebalan untuk memperkuat pengamanan di tempat-tempat keramaian, ruas jalan utama, tempat ibadah, serta tempat wisata dan objek vital lainnya,” ujar Irjen Pol. Helfi Assegaf.

Ia menyebutkan sejumlah titik yang menjadi fokus pengamanan, di antaranya Tugu Adipura, Bundaran Haji Mena, kawasan pusat kota, pusat perbelanjaan, serta titik-titik vital lainnya yang diprediksi menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Prioritas Pengamanan Tempat Ibadah

Kapolda Lampung juga menegaskan bahwa pengamanan rumah ibadah, khususnya gereja-gereja yang melaksanakan ibadah malam pergantian tahun, menjadi salah satu prioritas utama dalam Operasi Lilin Krakatau 2025.

Personel pengamanan disiagakan di setiap gereja untuk memastikan umat dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk, tanpa adanya gangguan keamanan.

Selain pengamanan terbuka, petugas juga melakukan langkah-langkah preventif seperti sterilisasi lokasi, pengaturan arus lalu lintas di sekitar gereja, serta koordinasi dengan pengurus rumah ibadah dan tokoh masyarakat setempat.

Instruksi Humanis dan Kesiapsiagaan Personel

Dalam arahannya, Kapolda Lampung menekankan kepada seluruh personel agar tetap waspada dan profesional dalam menjalankan tugas, dengan mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan semata-mata untuk melakukan penegakan hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Kepada seluruh personel untuk terus waspada, mengedepankan pendekatan humanis, dan sigap dalam mengantisipasi setiap potensi gangguan. Kami juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen Forkopimda untuk menciptakan pengamanan yang aman, damai, dan kondusif,” tambahnya.

Imbauan Kapolda kepada Masyarakat Lampung

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Lampung juga menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat Provinsi Lampung agar merayakan malam pergantian Tahun Baru 2026 dengan tertib dan penuh tanggung jawab.

Masyarakat diimbau untuk menghindari aktivitas yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain, seperti konvoi kendaraan secara ugal-ugalan, balap liar, penggunaan petasan berbahaya, serta konsumsi minuman keras.

“Kepada masyarakat, kami mengimbau agar merayakan Tahun Baru dengan tertib, menghindari aktivitas yang membahayakan diri dan orang lain, serta mematuhi setiap arahan petugas. Mari bersama kita ciptakan malam pergantian tahun yang aman, damai, dan penuh kebahagiaan,” tutup Kapolda Lampung.

Pengamanan Berlanjut Pasca Pergantian Tahun

Polda Lampung memastikan bahwa pengamanan tidak hanya dilakukan pada malam pergantian tahun, tetapi akan terus dipantau hingga situasi benar-benar dinyatakan aman dan kondusif pasca perayaan Tahun Baru 2026.

Personel tetap disiagakan untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas wisata, kepadatan arus lalu lintas, serta potensi gangguan kamtibmas di awal tahun.

Dengan kesiapan personel, dukungan teknologi, serta sinergi yang kuat antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat, Polda Lampung optimistis perayaan Tahun Baru 2026 di Provinsi Lampung dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

(Humas Polda Lampung)

Editor Pariyo Saputra // Redaksi Sumateranewstv. Com.