Salam Pemasyarakatan!
Jumat, 02 Januari 2026
KOTABUMI, Sumateranewstv. Com — Mengawali Tahun 2026 dengan semangat pembenahan dan peningkatan kinerja, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Kotabumi bersama seluruh Pejabat Struktural melaksanakan rapat penyusunan Rencana Kerja Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam merumuskan arah kebijakan, program prioritas, serta target kinerja guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan tugas dan fungsi pemasyarakatan di Lapas Kotabumi.
Rapat yang berlangsung di lingkungan Lapas Kelas IIA Kotabumi ini dihadiri oleh seluruh pejabat struktural, termasuk para kepala seksi, kepala subbagian, serta pejabat fungsional terkait. Kegiatan dilaksanakan dengan penuh keseriusan dan semangat kebersamaan sebagai wujud komitmen seluruh jajaran dalam mendukung reformasi birokrasi dan peningkatan pelayanan pemasyarakatan.
Awal Tahun sebagai Momentum Evaluasi dan Perencanaan
Mengawali arahannya, Kalapas Kotabumi menegaskan bahwa awal tahun merupakan momentum yang tepat untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program kerja di tahun sebelumnya. Evaluasi tersebut menjadi dasar penting dalam menyusun perencanaan yang lebih baik, terukur, dan berdampak nyata pada peningkatan kinerja organisasi.
Menurut Kalapas, Rencana Kerja Tahun 2026 harus disusun secara sistematis dan realistis, dengan memperhatikan capaian kinerja tahun 2025, tantangan yang dihadapi, serta dinamika kebijakan pemasyarakatan yang terus berkembang. Setiap program dan kegiatan harus memiliki indikator kinerja yang jelas serta dapat dipertanggungjawabkan.
“Perencanaan yang baik adalah kunci keberhasilan pelaksanaan tugas. Rencana kerja yang kita susun hari ini akan menjadi pedoman dalam menjalankan seluruh kegiatan pemasyarakatan sepanjang tahun 2026,” ujar Kalapas dalam arahannya.
Penekanan pada Kinerja Terukur dan Berdampak
Dalam rapat tersebut, Kalapas Kotabumi menekankan agar seluruh rencana kerja yang disusun bersifat terukur dan berorientasi pada hasil. Setiap program diharapkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan.
Kalapas juga mengingatkan bahwa kinerja organisasi saat ini tidak hanya dinilai dari pelaksanaan tugas rutin, tetapi juga dari sejauh mana Lapas mampu menghadirkan inovasi dan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi, baik dalam pengelolaan warga binaan, pembinaan kepribadian dan kemandirian, maupun dalam tata kelola organisasi.
“Setiap kegiatan harus memiliki output dan outcome yang jelas. Kita harus mampu mengukur sejauh mana program yang dijalankan memberikan manfaat bagi warga binaan, masyarakat, dan organisasi,” tegasnya.
Peningkatan Kualitas Pelayanan Pemasyarakatan
Salah satu fokus utama dalam penyusunan Rencana Kerja Tahun 2026 adalah peningkatan kualitas pelayanan pemasyarakatan. Kalapas menekankan pentingnya memberikan pelayanan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada pemenuhan hak-hak warga binaan.
Pelayanan pemasyarakatan mencakup berbagai aspek, mulai dari pelayanan administrasi, pembinaan kepribadian, pembinaan kemandirian, layanan kesehatan, hingga pemenuhan kebutuhan dasar warga binaan. Seluruh aspek tersebut harus dikelola secara optimal dengan mengedepankan prinsip keadilan, transparansi, dan akuntabilitas.
Dalam konteks ini, Kalapas mendorong setiap seksi dan subbagian untuk menyusun program kerja yang inovatif dan responsif terhadap kebutuhan warga binaan serta tuntutan masyarakat.
Penguatan Tata Kelola Organisasi
Selain peningkatan kualitas pelayanan, rapat Rencana Kerja Tahun 2026 juga menitikberatkan pada penguatan tata kelola organisasi. Kalapas Kotabumi menegaskan bahwa tata kelola yang baik merupakan fondasi utama dalam mewujudkan organisasi pemasyarakatan yang profesional dan berintegritas.
Penguatan tata kelola organisasi meliputi peningkatan disiplin pegawai, pengelolaan administrasi yang tertib, pemanfaatan teknologi informasi, serta penerapan prinsip good governance dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kalapas juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan menjauhi segala bentuk pelanggaran yang dapat mencederai citra pemasyarakatan. Seluruh jajaran diharapkan mampu menjadi teladan dalam menjalankan tugas sesuai dengan aturan dan kode etik yang berlaku.
Sinergi dan Komitmen Seluruh Jajaran
Dalam arahannya, Kalapas Kotabumi menekankan pentingnya sinergi dan komitmen seluruh jajaran dalam menyusun dan melaksanakan Rencana Kerja Tahun 2026. Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kerja sama dan keterlibatan aktif seluruh pegawai.
Seluruh pejabat struktural diharapkan mampu berperan aktif dalam memberikan masukan, gagasan, serta solusi konstruktif dalam proses penyusunan rencana kerja. Setiap masukan yang disampaikan menjadi bagian penting dalam menyempurnakan perencanaan organisasi.
Kalapas juga menegaskan bahwa rencana kerja yang telah disusun nantinya harus menjadi komitmen bersama dan dilaksanakan secara konsisten oleh seluruh jajaran.
Evaluasi Program Kerja Tahun Sebelumnya
Rapat penyusunan Rencana Kerja Tahun 2026 juga dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja tahun sebelumnya. Evaluasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi program yang telah berjalan dengan baik, serta program yang masih memerlukan perbaikan dan penyempurnaan.
Melalui evaluasi tersebut, diharapkan setiap unit kerja dapat belajar dari pengalaman dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan program di tahun mendatang. Evaluasi juga menjadi sarana untuk memastikan bahwa seluruh kegiatan yang dilaksanakan selaras dengan tujuan organisasi dan kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
Selaras dengan Kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan
Kalapas Kotabumi menegaskan bahwa seluruh rencana kerja yang disusun harus selaras dengan kebijakan dan arah strategis Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Hal ini penting agar pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan di Lapas Kotabumi sejalan dengan kebijakan nasional.
Dalam hal ini, Kalapas mengingatkan agar setiap program kerja memperhatikan regulasi yang berlaku, termasuk kebijakan terkait pembinaan warga binaan, keamanan dan ketertiban, serta reformasi birokrasi di lingkungan pemasyarakatan.
Keselarasan antara perencanaan di tingkat satuan kerja dengan kebijakan pusat diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan tugas pemasyarakatan.
Inovasi sebagai Kunci Peningkatan Kinerja
Dalam menghadapi tantangan tugas pemasyarakatan yang semakin kompleks, Kalapas Kotabumi mendorong seluruh jajaran untuk menghadirkan inovasi dalam setiap program kerja. Inovasi dinilai sebagai salah satu kunci utama dalam meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan.
Inovasi dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, mulai dari pemanfaatan teknologi informasi, pengembangan program pembinaan yang kreatif, hingga peningkatan sistem pelayanan yang lebih efektif dan efisien.
Kalapas berharap agar setiap unit kerja tidak ragu untuk mengembangkan gagasan baru yang dapat memberikan nilai tambah bagi organisasi dan masyarakat.
Komitmen Mewujudkan Pemasyarakatan Maju
Menutup rapat penyusunan Rencana Kerja Tahun 2026, Kalapas Kotabumi kembali menegaskan komitmen seluruh jajaran untuk mewujudkan penyelenggaraan pemasyarakatan yang maju, profesional, dan berintegritas.
Ia mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan rencana kerja yang telah disusun sebagai pedoman bersama dalam melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.
“Dengan perencanaan yang matang, sinergi yang kuat, dan komitmen bersama, saya optimistis Lapas Kotabumi dapat memberikan kinerja terbaik dan kontribusi nyata bagi sistem pemasyarakatan di Indonesia,” pungkas Kalapas.
Harapan di Tahun 2026
Melalui penyusunan Rencana Kerja Tahun 2026 ini, Lapas Kelas IIA Kotabumi berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan, pembinaan, serta tata kelola organisasi. Tahun 2026 diharapkan menjadi tahun yang penuh dengan inovasi, pencapaian, dan penguatan integritas di lingkungan pemasyarakatan.
Seluruh jajaran Lapas Kotabumi berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi warga binaan dan masyarakat, sejalan dengan semangat “Salam Pemasyarakatan” sebagai wujud pengabdian kepada bangsa dan negara.
(Redaksi / Sumateranewstv)



