Camat Tanjung Raja Pimpin Langsung Musyawarah Penanganan Jalan Rusak Gunung Gendot, Warga Sepakat Perbaikan Swadaya

Tanjung Raja, Lampung Utara, Sumateranewstv. Com – Pemerintah Kecamatan Tanjung Raja menunjukkan respons cepat terhadap keluhan masyarakat terkait kondisi jalan rusak parah di wilayah Gunung Gendot. Camat Tanjung Raja, Evril Irawan, memimpin langsung musyawarah bersama lintas unsur pemerintahan dan masyarakat guna membahas langkah konkret penanganan jalan rusak yang menjadi akses utama lima desa di kawasan tersebut. Musyawarah dilaksanakan pada Rabu (21/1/2026) dan berlangsung dengan penuh kekeluargaan serta semangat kebersamaan.

Musyawarah ini digelar sebagai bentuk kepedulian pemerintah kecamatan terhadap kondisi infrastruktur jalan yang selama ini menjadi urat nadi aktivitas masyarakat. Jalan di wilayah Gunung Gendot diketahui mengalami kerusakan cukup parah, bahkan di beberapa titik sulit dilalui kendaraan roda empat. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi, sosial, pendidikan, hingga pelayanan pemerintahan di lima desa yang bergantung pada akses jalan tersebut.

Dihadiri Lengkap Unsur Pemerintahan dan Masyarakat

Kegiatan musyawarah tersebut dihadiri oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Utara Daerah Pemilihan (Dapil) 4 dari Partai Amanat Nasional (PAN), Neti Hastuti. Kehadiran wakil rakyat ini menjadi bentuk dukungan legislatif terhadap upaya masyarakat dan pemerintah kecamatan dalam mencari solusi terbaik atas persoalan infrastruktur yang dihadapi.

Selain itu, musyawarah juga dihadiri oleh lima Kepala Desa yang wilayahnya terdampak langsung akibat kerusakan jalan Gunung Gendot, yakni Kepala Desa Tanjung Beringin, Karang Waringin, Suka Mulya, Gunung Katon, dan Sukasari. Turut hadir pula tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta perwakilan masyarakat setempat yang selama ini merasakan langsung dampak dari rusaknya jalan tersebut.

Dengan keterlibatan seluruh unsur ini, musyawarah diharapkan mampu menghasilkan keputusan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga memiliki legitimasi sosial yang kuat karena melibatkan aspirasi masyarakat secara langsung.

Jalan Gunung Gendot Akses Vital Lima Desa

Dalam pemaparannya, Camat Tanjung Raja Evril Irawan menegaskan bahwa jalan Gunung Gendot merupakan akses utama keluar-masuk aktivitas masyarakat lima desa. Jalan ini menjadi satu-satunya jalur penghubung menuju pusat kecamatan maupun ke wilayah Kota Kotabumi, ibu kota Kabupaten Lampung Utara.

“Jalan Gunung Gendot ini bukan sekadar jalan biasa, tetapi merupakan urat nadi kehidupan masyarakat. Seluruh aktivitas warga, mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan pemerintahan sangat bergantung pada kondisi jalan ini,” ujar Evril Irawan.

Ia menjelaskan bahwa apabila jalan tersebut tidak segera ditangani, maka dampaknya akan semakin luas. Distribusi hasil pertanian akan terhambat, akses anak-anak menuju sekolah menjadi sulit, serta pelayanan kesehatan dan pemerintahan tidak dapat berjalan optimal.

“Kalau jalan ini dibiarkan rusak terlalu lama, yang dirugikan adalah masyarakat sendiri. Ekonomi masyarakat pasti terganggu, karena hasil bumi sulit dibawa keluar desa,” tambahnya.

Musyawarah Cari Solusi Terbaik Secara Swadaya

Melalui musyawarah ini, Camat Tanjung Raja mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mencari jalan terbaik dalam menangani persoalan jalan rusak tersebut. Mengingat keterbatasan anggaran dan proses perbaikan jalan kabupaten yang memerlukan waktu, salah satu opsi yang dibahas adalah perbaikan jalan secara swadaya oleh masyarakat.

Musyawarah berlangsung dinamis dengan berbagai masukan dan usulan dari peserta yang hadir. Para Kepala Desa menyampaikan kondisi terkini di wilayah masing-masing, termasuk titik-titik jalan yang mengalami kerusakan paling parah dan membutuhkan penanganan segera.

Tokoh masyarakat dan tokoh pemuda juga menyampaikan aspirasi warga yang berharap adanya langkah cepat agar jalan dapat segera dilalui kendaraan, meskipun bersifat sementara. Mereka menyatakan kesiapan masyarakat untuk bergotong royong, asalkan ada koordinasi yang jelas dan dukungan dari pemerintah.

“Kami masyarakat siap bergotong royong. Yang penting ada kejelasan langkah dan arahan, sehingga apa yang kami kerjakan benar-benar bermanfaat dan tepat sasaran,” ungkap salah satu tokoh masyarakat dalam musyawarah.

Peran Kepala Desa dalam Menggerakkan Gotong Royong

Lima Kepala Desa yang hadir dalam musyawarah menyatakan komitmennya untuk menggerakkan masyarakat di wilayah masing-masing apabila perbaikan jalan dilakukan secara swadaya. Mereka sepakat bahwa semangat gotong royong harus kembali dihidupkan sebagai solusi sementara sambil menunggu penanganan permanen dari pemerintah daerah.

Kepala Desa Sukasari, mewakili kepala desa lainnya, menyampaikan bahwa masyarakat di wilayah Gunung Gendot memiliki semangat kebersamaan yang kuat. Menurutnya, jika seluruh desa bergerak bersama, maka perbaikan jalan secara darurat dapat segera diwujudkan.

“Ini menyangkut kepentingan bersama. Jalan ini milik kita semua, jadi sudah seharusnya kita juga ikut bertanggung jawab untuk merawat dan memperbaikinya, setidaknya agar bisa dilalui kembali,” ujarnya.

Ia juga berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan berupa bantuan material atau alat berat untuk mempercepat proses perbaikan jalan.

Dukungan Anggota DPRD Lampung Utara

Anggota DPRD Lampung Utara Dapil 4 dari Partai PAN, Neti Hastuti, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas inisiatif Camat Tanjung Raja yang menggelar musyawarah terbuka bersama masyarakat. Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk kepemimpinan yang responsif terhadap kebutuhan rakyat.

“Saya sangat mengapresiasi musyawarah ini. Ini menunjukkan bahwa pemerintah kecamatan dan desa benar-benar mendengar keluhan masyarakat dan berupaya mencari solusi bersama,” kata Neti Hastuti.

Ia menegaskan bahwa pihaknya di DPRD akan terus mendorong Pemerintah Kabupaten Lampung Utara untuk memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan Gunung Gendot. Jalan tersebut, menurutnya, merupakan jalan vital yang seharusnya menjadi prioritas dalam program pembangunan infrastruktur daerah.

“Kami di DPRD akan membawa aspirasi ini ke tingkat kabupaten. Jalan Gunung Gendot ini harus mendapat perhatian khusus, karena dampaknya sangat besar bagi kehidupan masyarakat,” tegasnya.

Harapan Penanganan Jangka Pendek dan Jangka Panjang

Dalam musyawarah tersebut, disepakati bahwa perbaikan jalan secara swadaya akan difokuskan sebagai solusi jangka pendek agar jalan dapat segera dilalui. Sementara itu, untuk jangka panjang, seluruh pihak sepakat untuk terus mendorong pemerintah daerah agar melakukan perbaikan permanen sesuai standar jalan kabupaten.

Camat Tanjung Raja Evril Irawan menegaskan bahwa pihak kecamatan akan berperan sebagai koordinator dalam pelaksanaan perbaikan swadaya tersebut. Ia juga berjanji akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten terkait kemungkinan bantuan teknis maupun anggaran.

“Kita lakukan apa yang bisa kita lakukan sekarang, sambil terus berupaya agar pemerintah kabupaten dapat segera melakukan perbaikan permanen. Yang terpenting, akses masyarakat tidak terputus,” ujarnya.

Gotong Royong sebagai Kekuatan Sosial Masyarakat

Musyawarah ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama masyarakat pedesaan di Lampung Utara. Dalam keterbatasan, masyarakat tetap menunjukkan kepedulian dan kesiapan untuk bergerak bersama demi kepentingan bersama.

Tokoh pemuda yang hadir dalam musyawarah menyatakan bahwa generasi muda siap dilibatkan dalam kegiatan perbaikan jalan. Menurut mereka, keterlibatan pemuda tidak hanya mempercepat pekerjaan, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas umum.

“Ini bukan hanya soal jalan, tapi soal masa depan desa kami. Kalau akses jalan bagus, maka desa akan maju,” ungkap salah satu tokoh pemuda.

Penutup

Musyawarah yang dipimpin langsung oleh Camat Tanjung Raja ini diharapkan menjadi langkah awal yang positif dalam penanganan jalan rusak di wilayah Gunung Gendot. Dengan keterlibatan aktif pemerintah, legislatif, dan masyarakat, solusi yang dihasilkan diharapkan mampu menjawab kebutuhan mendesak masyarakat.

Pemerintah Kecamatan Tanjung Raja bersama lima desa terdampak berkomitmen untuk terus menjaga komunikasi dan koordinasi agar setiap langkah yang diambil berjalan efektif dan tepat sasaran. Masyarakat pun berharap agar upaya swadaya ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Lampung Utara.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, masyarakat Gunung Gendot optimistis bahwa akses jalan yang menjadi urat nadi kehidupan mereka dapat kembali pulih, sehingga aktivitas ekonomi dan sosial dapat berjalan normal demi peningkatan kesejahteraan bersama.

(Editor Redaksi Sumateranewstv. Com)