Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara Hadiri RUPS PT Bank Lampung, Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Bandar Lampung, Sumateranewstv. Com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam memperkuat sektor keuangan daerah kembali ditunjukkan melalui kehadiran langsung Bupati Lampung Utara Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si. bersama Wakil Bupati Romli, S.Kom., S.H., M.H. pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 dan RUPS Luar Biasa Tahun 2026 PT Bank Lampung. Kegiatan strategis tersebut berlangsung di Ballroom Grand Mercure Hotel Bandar Lampung, Selasa (15/01/2025).

RUPS ini menjadi forum penting bagi seluruh pemegang saham daerah se-Provinsi Lampung untuk mengevaluasi kinerja PT Bank Lampung sepanjang Tahun Buku 2025 sekaligus menetapkan arah kebijakan strategis dan keputusan korporasi pada Tahun 2026. Kehadiran para kepala daerah mencerminkan peran vital pemerintah daerah dalam mendukung keberlanjutan dan penguatan Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebagai pilar keuangan regional.

RUPS Dipimpin Komisaris Utama dan Dihadiri Gubernur Lampung

Rapat dipimpin langsung oleh Komisaris Utama PT Bank Lampung Drs. M. Firsada, M.Si., didampingi oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M.. Seluruh Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Lampung hadir sebagai pemegang saham, termasuk jajaran direksi dan komisaris Bank Lampung, perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta undangan dari unsur pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya, Komisaris Utama Bank Lampung menegaskan bahwa RUPS merupakan instrumen akuntabilitas tertinggi dalam tata kelola perusahaan. Melalui forum ini, pemegang saham dapat memberikan evaluasi, masukan, serta persetujuan atas laporan kinerja dan rencana bisnis bank ke depan.

“RUPS bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan ruang strategis untuk menyelaraskan visi antara pemegang saham, manajemen, dan regulator guna memastikan Bank Lampung tumbuh sehat, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujar M. Firsada.

Evaluasi Kinerja Bank Lampung Tahun Buku 2025

Salah satu agenda utama RUPS adalah pemaparan laporan kinerja PT Bank Lampung sepanjang Tahun Buku 2025. Dalam laporan tersebut, manajemen Bank Lampung menyampaikan capaian kinerja keuangan yang mencerminkan stabilitas dan pertumbuhan positif di tengah dinamika ekonomi nasional dan global.

Beberapa indikator kinerja yang disoroti antara lain pertumbuhan aset, peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK), kualitas penyaluran kredit, serta penguatan rasio permodalan. Bank Lampung juga mencatat perbaikan signifikan dalam aspek tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance) dan pengelolaan risiko.

Direksi Bank Lampung menekankan bahwa pencapaian tersebut tidak terlepas dari dukungan penuh pemerintah daerah sebagai pemegang saham, serta kepercayaan masyarakat Lampung yang terus meningkat terhadap layanan dan produk Bank Lampung.

RUPS Luar Biasa: Penetapan Arah Strategi Tahun 2026

Selain RUPS Tahunan, agenda RUPS Luar Biasa Tahun 2026 turut membahas sejumlah keputusan strategis yang akan menjadi fondasi pengembangan Bank Lampung ke depan. Fokus utama diarahkan pada penguatan permodalan, penyempurnaan struktur organisasi, serta percepatan transformasi digital layanan perbankan.

Dalam paparannya, manajemen Bank Lampung menegaskan pentingnya adaptasi terhadap perubahan lanskap industri keuangan, khususnya di era digitalisasi dan persaingan antarbank yang semakin ketat. Bank Lampung didorong untuk tidak hanya berperan sebagai lembaga intermediasi keuangan, tetapi juga sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

RUPS juga membahas pengembangan produk-produk pembiayaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan, terutama bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pertanian, perkebunan, serta sektor produktif lainnya yang menjadi tulang punggung ekonomi Lampung.

Komitmen Bupati Lampung Utara Dukung Bank Lampung

Bupati Lampung Utara Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si. dalam keterangannya menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Utara siap memberikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah strategis PT Bank Lampung. Menurutnya, keberadaan Bank Lampung memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam menyediakan akses pembiayaan yang adil dan berkelanjutan.

“Sebagai pemegang saham, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara memiliki kepentingan besar agar Bank Lampung terus tumbuh sehat, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah. Kami mendukung penuh penguatan permodalan, inovasi layanan, serta peningkatan kualitas manajemen Bank Lampung,” ujar Bupati.

Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Lampung harus terus diperkuat, terutama dalam mendukung program-program prioritas pembangunan daerah, pengentasan kemiskinan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Peran Strategis Bank Lampung bagi Perekonomian Daerah

Bank Lampung sebagai Bank Pembangunan Daerah memiliki mandat strategis untuk menjadi mitra utama pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Melalui penyaluran kredit produktif dan layanan keuangan yang inklusif, Bank Lampung diharapkan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelaku usaha kecil di wilayah pedesaan.

Di Kabupaten Lampung Utara, keberadaan Bank Lampung dinilai sangat penting dalam mendukung sektor pertanian, perkebunan, perdagangan, serta UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat. Akses pembiayaan yang mudah dan terjangkau menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing pelaku usaha lokal.

Wakil Bupati Lampung Utara Romli, S.Kom., S.H., M.H. menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong optimalisasi pemanfaatan produk dan layanan Bank Lampung, baik untuk kebutuhan pembiayaan daerah maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kami berharap Bank Lampung semakin responsif terhadap kebutuhan daerah dan mampu menghadirkan inovasi layanan yang sesuai dengan karakteristik masyarakat Lampung Utara,” kata Romli.

Sinergi Pemerintah Daerah dan Bank Lampung

RUPS ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan PT Bank Lampung. Kolaborasi yang solid diyakini akan memperluas akses pembiayaan, meningkatkan literasi keuangan masyarakat, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam arahannya menekankan bahwa Bank Lampung harus mampu menjadi katalis pembangunan daerah dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan profesionalisme. Ia juga mendorong seluruh kepala daerah untuk aktif memberikan masukan dan dukungan agar Bank Lampung semakin kompetitif.

“Bank Lampung adalah aset bersama seluruh masyarakat Lampung. Oleh karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan pembangunan daerah,” tegas Gubernur.

Harapan ke Depan

Dengan terlaksananya RUPS Tahun Buku 2025 dan RUPS Luar Biasa Tahun 2026, diharapkan PT Bank Lampung mampu melangkah lebih mantap dalam menghadapi tantangan industri perbankan ke depan. Penguatan permodalan, inovasi layanan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci untuk memastikan keberlanjutan dan daya saing Bank Lampung.

Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menaruh harapan besar agar Bank Lampung terus menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah, sekaligus menjadi lembaga keuangan yang dipercaya masyarakat. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Provinsi Lampung.

Melalui dukungan penuh para pemegang saham dan pengelolaan yang profesional, Bank Lampung diharapkan dapat terus berkontribusi nyata dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan pembangunan daerah. (*)

Editor Redaksi Sumateranewstv. Com