Lampung Utara, (Sumateranewstv. Com) — Kunjungan Panglima Kodam XXI/Raden Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si., ke Kabupaten Lampung Utara pada Rabu, 3 Desember 2025, menjadi momentum strategis yang memperkuat hubungan antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat. Kegiatan ramah tamah yang digelar di Rumah Jabatan Bupati Lampung Utara berlangsung hangat dan penuh suasana kekeluargaan. Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, organisasi perempuan, serta pimpinan lembaga daerah lainnya.
Selain Pangdam, hadir pula Ketua Persit Kartika Chandra Kirana XXI/RI, Ibu Asti Kristomei, beserta jajaran pengurus Persit yang mendampingi dalam seluruh agenda kegiatan. Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., bersama Wakil Bupati Romli, S.Kom., S.H., M.H., menyambut langsung kedatangan rombongan dengan penuh hormat dan kehangatan. Agenda ini digelar setelah Pangdam sebelumnya menghadiri Perayaan Syukuran Pesta Pelindung Sekolah Santo Fransiskus Xaverius serta penyerahan tali asih di sekolah yang pernah beliau tempuh pada masa mudanya.
Keberadaan Pangdam di Lampung Utara kali ini bukan sekadar kunjungan kerja biasa, melainkan juga memiliki makna emosional tersendiri. Bagi Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Lampung Utara adalah bagian dari perjalanan hidup dan karier militernya. Ia lahir dan besar di lingkungan yang tidak jauh dari masyarakat yang ia temui dalam kunjungan tersebut, sehingga setiap interaksi terasa begitu dekat dan penuh ketulusan.
Kehadiran Tokoh Penting dalam Suasana Hangat
Acara ramah tamah yang berlangsung pada sore hingga malam hari itu dihadiri oleh berbagai tokoh strategis daerah, antara lain Ketua DPRD Lampung Utara M. Yusrizal, S.T., Dandim 0412/LU Letkol Inf Roni Faturohman, Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, Kajari Lampung Utara Edy Subhan, S.H., M.H., Kakimal Lampung Letkol Marinir Herman Sobli, A.Md., Ketua TP PKK drg. Meri Farida Hamartoni, serta Wakil Ketua TP PKK Bety Viviyanti Romli.
Kehadiran unsur Forkopimda dalam kegiatan tersebut menunjukkan eratnya hubungan antarlembaga di Lampung Utara. Suasana yang tercipta bukan hanya formalitas seremonial, melainkan komunikasi yang aktif, saling menyimak pandangan, dan menjalin kebersamaan yang menjadi fondasi penting dalam membangun daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Hamartoni menyampaikan apresiasi mendalam atas waktu dan perhatian Pangdam untuk kembali menyapa masyarakat Lampung Utara. Menurutnya, kehadiran pimpinan TNI di tingkat wilayah seperti Pangdam memberikan energi positif bagi pemerintah daerah dalam menjaga keamanan, menegakkan stabilitas sosial, serta memperkuat sinergi pembangunan.
Menyapa Masyarakat, Menguatkan Emosional, dan Membangun Kepercayaan
Bagi masyarakat Lampung Utara, kehadiran Pangdam bukan hal yang biasa. Banyak tokoh masyarakat yang sempat berdialog dan menyampaikan apresiasi atas kepedulian serta perhatian yang diberikan Pangdam dalam beberapa tahun terakhir. Terlebih lagi, hubungan emosional antara Mayjen TNI Kristomei Sianturi dan masyarakat setempat menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya.
Kisah masa kecil Pangdam yang bersekolah di Lampung Utara menjadi inspirasi tersendiri bagi banyak pemuda daerah. Dalam sambutannya, Pangdam menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tokoh masyarakat, guru-guru, dan para senior yang pernah membentuk karakter serta memberi motivasi dalam perjalanan hidupnya. Ia menuturkan bahwa apa pun pencapaian yang diraih saat ini tidak lepas dari peran Lampung Utara sebagai tempat yang ikut menempa disiplin, mental, serta wawasan.
Kegiatan ramah tamah berlangsung penuh keakraban. Beberapa tokoh masyarakat bahkan membagikan cerita masa lampau ketika Pangdam masih menempuh pendidikan. Suasana nostalgia tersebut menambah kekuatan hubungan emosional antara masyarakat dan Pangdam, sekaligus mengukuhkan bahwa kedekatan antara pemimpin dengan rakyat adalah modal penting dalam menjaga harmoni sosial.
Pangdam Tegaskan Rencana Strategis Penguatan Satuan TNI AD Tahun 2026
Salah satu pesan penting dalam agenda ramah tamah itu adalah pemaparan Pangdam mengenai rencana penguatan struktur organisasi TNI AD pada tahun 2026 mendatang. Sebagai bagian dari restrukturisasi dan pengembangan organisasi, Pangdam menuturkan bahwa TNI AD berencana mendirikan satuan baru di wilayah Lampung Utara.
Rencana ini bukan hanya bertujuan memperkuat kesiapsiagaan operasional TNI AD di wilayah Sumatera bagian selatan, tetapi juga untuk memperkuat keamanan daerah, mempercepat mobilitas pasukan, serta meningkatkan kemampuan respon terhadap berbagai ancaman keamanan. Lampung Utara dipilih sebagai salah satu lokasi potensial karena letak geografisnya yang strategis.
Dampak Ekonomi dari Pendirian Satuan Baru
Pendirian satuan baru TNI AD bukan hanya sebuah agenda strategis pertahanan, tetapi juga akan membawa efek domino positif bagi perekonomian lokal. Dalam penjelasannya, Pangdam menguraikan bahwa keberadaan satuan baru secara langsung akan menciptakan aktivitas ekonomi baru, mulai dari penggerakan sektor pembangunan infrastruktur, mobilitas logistik, hingga terbukanya berbagai peluang usaha di sekitar kawasan satuan.
Selain itu, kebutuhan pendukung operasional seperti penyediaan bahan bangunan, makanan pokok, perlengkapan, hingga jasa layanan menjadi ruang pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Dengan demikian, masyarakat Lampung Utara berpotensi merasakan keuntungan langsung dari keberadaan satuan tersebut.
Pangdam juga menekankan bahwa pembangunan satuan baru akan dilakukan dengan mengutamakan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Dengan kerja sama yang baik, proses pembangunan diharapkan berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi Lampung Utara.
Apresiasi terhadap Tokoh Masyarakat dan Organisasi Perempuan
Dalam kesempatan yang sama, Pangdam memberikan apresiasi kepada tokoh masyarakat, organisasi perempuan seperti TP PKK, organisasi masyarakat, serta semua pihak yang selama ini konsisten menjaga harmoni sosial di Lampung Utara. Menurutnya, peran mereka sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah dan memperkuat ketahanan sosial masyarakat.
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana XXI/RI, Ibu Asti Kristomei, juga menyampaikan rasa bangga terhadap berbagai kegiatan pemberdayaan perempuan yang berjalan aktif di Lampung Utara. Ia menilai bahwa kolaborasi perempuan dalam pembangunan bukan sekadar pelengkap, tetapi merupakan tulang punggung dalam membentuk keluarga dan masyarakat yang kuat.
Sinergi Multipihak dalam Mendorong Kemajuan Daerah
Ramah tamah ini menjadi simbol kuat bahwa pembangunan tidak dapat berjalan sendiri. Diperlukan sinergi multipihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, organisasi perempuan, lembaga legislatif, hingga masyarakat akar rumput. Tanpa kerja sama yang solid, pembangunan akan berjalan lambat dan tidak memberikan manfaat menyeluruh.
Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah selalu membuka ruang dialog dengan TNI dan Polri dalam setiap agenda pembangunan. Menurutnya, sinergi ini bukan hanya soal keamanan, tetapi juga menyangkut stabilitas sosial, ketertiban umum, dan penguatan ekonomi masyarakat.
Kapolres Lampung Utara dan Dandim 0412/LU juga menyampaikan pandangan terkait pentingnya menjaga keamanan daerah. Mereka menilai bahwa Lampung Utara memiliki potensi besar untuk terus tumbuh, dan keamanan adalah fondasi utama yang harus dijaga bersama.
Peran Generasi Muda dalam Membangun Lampung Utara
Pangdam juga mengajak generasi muda Lampung Utara untuk memiliki semangat belajar dan berprestasi. Ia menekankan bahwa pendidikan adalah modal utama dalam menghadapi tantangan zaman. Pemuda Lampung Utara diharapkan mampu mengambil peran lebih besar dalam dunia usaha, teknologi, dan kepemimpinan.
Pangdam menuturkan bahwa masa depan daerah tidak hanya berada di tangan pemerintah atau aparat, tetapi juga di tangan pemuda yang kreatif, inovatif, dan berani mengambil kesempatan.
Dalam sesi dialog, sejumlah siswa dan pemuda yang hadir menyampaikan aspirasi mereka, mulai dari harapan peningkatan fasilitas pendidikan, akses beasiswa, hingga peluang pelatihan keterampilan. Pangdam menanggapi dengan antusias dan berjanji akan mendukung melalui program pembinaan teritorial.
Kebersamaan untuk Masa Depan Lampung Utara
Kegiatan ramah tamah diakhiri dengan doa bersama agar Lampung Utara selalu mendapatkan lindungan dan keberkahan. Suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan dipenuhi harapan baru untuk masa depan yang lebih baik menjadi kesan mendalam bagi seluruh peserta.
Pangdam berharap agar Lampung Utara terus melangkah maju sebagai daerah yang aman, harmonis, dan berkembang. Dengan sinergi berbagai pihak, Lampung Utara diyakini mampu mencapai visi sebagai kabupaten yang mandiri dan sejahtera.
Acara ditutup dengan sesi ramah tamah informal, di mana para tokoh masyarakat dan unsur Forkopimda melanjutkan dialog ringan terkait isu-isu pembangunan daerah, rencana penguatan satuan, serta harapan bersama untuk mempererat kolaborasi demi kemajuan Lampung Utara.
(Editor: Pariyo Saputra / Redaksi Sumateranewstv. Com)









