Press Release Nomor: 781/ XI / HUM.6.1.1./2025/Bidhumas
Senin, 10 November 2025.
LAMPUNG, (Sumateranewstv. Com) — Dalam suasana yang penuh khidmat dan sarat makna perjuangan, Kepolisian Daerah (Polda) Lampung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-80 Tahun 2025 di Lapangan Mapolda Lampung, Senin (10/11/2025). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Daerah Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf dan diikuti oleh seluruh Pejabat Utama (PJU), para personel kepolisian, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di lingkungan Mapolda Lampung.
Upacara yang berlangsung sejak pukul 07.30 WIB itu diawali dengan prosesi persiapan pasukan, dilanjutkan dengan pengibaran Bendera Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Momen sakral penghormatan bendera tersebut menjadi pengingat bagi seluruh peserta akan jasa para pahlawan bangsa yang telah berjuang tanpa pamrih untuk kemerdekaan dan kejayaan Indonesia.
Setelah pengibaran bendera, upacara dilanjutkan dengan mengheningkan cipta secara serentak, sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi para pahlawan yang gugur di medan juang. Seluruh peserta menundukkan kepala dalam diam, mengenang perjuangan para pahlawan dari berbagai latar belakang, baik militer, sipil, maupun tokoh-tokoh masyarakat yang telah berkontribusi besar bagi kemerdekaan bangsa.
Tema Hari Pahlawan 2025: “Teruslah Bergerak, Melanjutkan Perjuangan”
Tahun ini, Kementerian Sosial Republik Indonesia menetapkan tema nasional Hari Pahlawan 2025 yakni “Pahlawanku Teladanku, Teruslah Bergerak, Melanjutkan Perjuangan.” Tema tersebut mengandung makna mendalam tentang pentingnya meneladani semangat juang para pahlawan dan meneruskannya dalam kehidupan modern melalui aksi nyata yang berkelanjutan.
Bagi Polda Lampung, tema ini bukan sekadar semboyan seremonial tahunan, melainkan panggilan moral dan profesional untuk terus berkarya, menjaga keamanan, melindungi masyarakat, dan menegakkan hukum dengan semangat pengabdian tanpa pamrih. Kapolda Lampung, Irjen Pol. Helfi Assegaf, dalam amanatnya menegaskan bahwa makna kepahlawanan tidak hanya terbatas pada medan perang, melainkan juga pada perjuangan sehari-hari dalam mengisi kemerdekaan.
“Semangat kepahlawanan harus kita hidupkan bukan dengan senjata, tetapi dengan tindakan nyata, kerja keras, dan pengabdian tulus bagi bangsa. Membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada satupun anak bangsa yang tertinggal dalam arus kemajuan, itulah bentuk perjuangan kita hari ini,” tegas Kapolda Lampung.
Semangat Pahlawan dalam Era Modern
Lebih lanjut, Irjen Pol. Helfi Assegaf menjelaskan bahwa nilai-nilai kepahlawanan harus diadaptasi dalam konteks zaman modern. Jika dahulu pahlawan berjuang dengan bambu runcing dan semangat merebut kemerdekaan, maka kini generasi penerus bangsa harus berjuang melalui kerja nyata, inovasi, serta dedikasi terhadap kemajuan bangsa dan negara.
“Tiga hal utama yang dapat kita teladani dari para pahlawan bangsa adalah kesabaran dalam perjuangan, semangat mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi, serta pandangan jauh ke depan untuk mewujudkan cita-cita Indonesia yang adil dan makmur,” ucap Kapolda di hadapan seluruh peserta upacara.
Ia juga mengingatkan bahwa semangat kepahlawanan sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo Subianto yang tercermin dalam program Asta Cita, mulai dari memperkuat pertahanan nasional, memajukan pendidikan, menegakkan keadilan sosial, hingga membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan bermartabat. “Dengan mengamalkan semangat Asta Cita, kita turut melanjutkan perjuangan para pahlawan dalam bentuk pembangunan yang berkelanjutan,” tambahnya.
Polda Lampung: Teladan dalam Pengabdian
Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Polda Lampung tidak hanya menggelar upacara seremonial, tetapi juga menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan di berbagai wilayah. Kegiatan ini meliputi donor darah, bakti sosial, pembersihan taman makam pahlawan, serta santunan kepada keluarga veteran dan masyarakat kurang mampu.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata bahwa semangat kepahlawanan dapat diwujudkan dalam tindakan sederhana yang membawa dampak positif bagi sesama. Wakil Kepala Polda Lampung Brigjen Pol. Mulyadi menambahkan bahwa “Pahlawan masa kini adalah mereka yang mampu menebarkan manfaat dan menjaga nilai kemanusiaan. Tidak harus menunggu besar, cukup mulai dari lingkungan sekitar.”
Polda Lampung juga terus memperkuat peran kepolisian dalam membangun masyarakat yang tertib, aman, dan harmonis. Melalui berbagai program seperti Polisi Sahabat Anak, Polisi Peduli Sekolah, serta kampanye keamanan digital, semangat melayani dan melindungi masyarakat terus digelorakan. Semua inisiatif tersebut merupakan bentuk perjuangan modern yang tak kalah penting dibandingkan perjuangan fisik di masa lalu.
Nilai-Nilai Kepahlawanan di Tengah Tantangan Zaman
Memasuki era digital dan globalisasi, nilai-nilai perjuangan dan nasionalisme seringkali menghadapi tantangan besar. Arus informasi yang deras, pengaruh budaya luar, dan perubahan sosial-ekonomi menuntut aparat penegak hukum untuk adaptif, tangguh, dan tetap berpegang teguh pada jati diri bangsa.
Dalam konteks ini, Polda Lampung menegaskan pentingnya menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda. Melalui program edukatif dan kegiatan pembinaan, aparat kepolisian terus mengajak pelajar dan mahasiswa untuk memahami sejarah perjuangan bangsa, meneladani semangat para pahlawan, dan menjauhi perilaku yang merusak nilai-nilai moral dan kebangsaan.
“Kita hidup di era di mana perjuangan tidak lagi melawan penjajah bersenjata, tetapi melawan kemalasan, kebodohan, korupsi, hoaks, dan intoleransi. Itulah musuh baru bangsa yang harus kita lawan bersama,” ujar Kapolda.
Selain itu, peringatan Hari Pahlawan 2025 juga menjadi momentum bagi seluruh aparat untuk melakukan introspeksi. Kapolda Lampung mengingatkan agar seluruh anggota kepolisian menjaga integritas, profesionalitas, dan semangat pelayanan publik yang humanis. “Kita adalah pelayan masyarakat. Jika pahlawan dahulu berjuang untuk kemerdekaan, maka kita berjuang agar rakyat merasa aman dan terlindungi,” ujarnya.
Refleksi dan Doa untuk Para Pahlawan
Dalam suasana haru dan penuh penghormatan, upacara diakhiri dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan. Seluruh peserta, baik pejabat utama maupun personel muda, menundukkan kepala sambil mengucap doa bagi mereka yang telah mendahului. Dentuman musik mars perjuangan mengiringi suasana tersebut, menambah kekhidmatan dan rasa nasionalisme di setiap dada peserta upacara.
Setelah upacara selesai, Kapolda Lampung bersama jajaran menyempatkan diri meninjau Taman Makam Pahlawan Tanjungkarang untuk melakukan tabur bunga. Kegiatan tersebut disertai dengan pembacaan doa oleh rohaniawan, menandakan penghormatan mendalam terhadap jasa para pejuang yang telah berkorban untuk negeri ini.
“Kita bersyukur dan berjanji bahwa kemerdekaan ini tidak akan sia-sia. Sebagaimana para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak pernah padam,” tutup Kapolda.
Harapan untuk Generasi Penerus Bangsa
Peringatan Hari Pahlawan di Mapolda Lampung ini tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga ajang pembelajaran bagi generasi muda untuk memahami bahwa kemerdekaan dan perdamaian yang dinikmati saat ini merupakan hasil dari perjuangan panjang dan pengorbanan besar para pendahulu.
Kapolda mengajak para pemuda Lampung untuk menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan berjiwa sosial tinggi. “Kita ingin pemuda Lampung tumbuh menjadi penerus bangsa yang tidak hanya bangga terhadap sejarah, tetapi juga mampu menulis sejarah baru dengan prestasi dan kontribusi positif,” ujarnya.
Selain itu, melalui kegiatan ini, Polda Lampung berharap seluruh lapisan masyarakat dapat memaknai Hari Pahlawan sebagai pengingat akan pentingnya kerja sama, solidaritas, dan persatuan. Semangat gotong royong yang diwariskan para pahlawan harus terus dijaga agar bangsa Indonesia tetap kokoh menghadapi tantangan global di masa depan.
Penutup: Menjaga Api Perjuangan Tetap Menyala
Hari Pahlawan 10 November 2025 menjadi momentum bagi Polda Lampung dan seluruh masyarakat untuk kembali menyalakan semangat perjuangan dalam diri masing-masing. Melalui kerja nyata, dedikasi, dan semangat pengabdian, bangsa Indonesia diharapkan dapat terus melangkah maju menuju masa depan yang lebih gemilang.
Dengan semangat “Pahlawanku Teladanku”, Polda Lampung berkomitmen untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta menjadi pelindung masyarakat yang menginspirasi. Di tengah arus modernisasi dan digitalisasi, nilai-nilai perjuangan tidak boleh pudar. Justru, semangat para pahlawan harus menjadi energi untuk terus bergerak dan melanjutkan perjuangan demi Indonesia yang berdaulat, adil, dan sejahtera.
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Maka selama semangat itu hidup di dada anak bangsa, Indonesia akan terus berdiri tegak dan bermartabat.”
(humas_poldalampung / SumateraNewsTV)



