TULANG BAWANG BARAT – (SUMATERANEWSTV.COM) — Polres Tulang Bawang Barat, Polda Lampung, terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih, sehat, asri, tertata, dan nyaman. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan korvei kebersihan di lingkungan Markas Komando (Mako) Polres Tulang Bawang Barat, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan korvei tersebut diikuti oleh seluruh personel Polres Tulang Bawang Barat. Dengan mengedepankan semangat gotong royong, para personel bersama-sama membersihkan berbagai area yang berada di lingkungan Mako, mulai dari halaman, taman, saluran air, ruang pelayanan, hingga sejumlah fasilitas dan area sekitar kantor.
Kegiatan ini tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas membersihkan lingkungan kantor. Lebih dari itu, korvei menjadi bagian dari pembinaan internal untuk menumbuhkan kepedulian personel terhadap lingkungan kerja, membangun kedisiplinan, memperkuat rasa memiliki terhadap institusi, serta meningkatkan kebersamaan di antara seluruh anggota Polres Tulang Bawang Barat.
Lingkungan kerja yang bersih dan tertata dinilai memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian. Sebagai institusi yang setiap hari memberikan pelayanan kepada masyarakat, kondisi Mako yang nyaman dan representatif menjadi salah satu unsur pendukung agar pelayanan dapat berjalan secara maksimal.
Diawali Apel Pagi
Pelaksanaan korvei kebersihan Mako diawali dengan apel pagi yang dipimpin Kabag SDM Polres Tulang Bawang Barat Kompol A. Pancarudin, S.H., M.M. Dalam apel tersebut, personel diberikan arahan terkait pelaksanaan kegiatan kebersihan sekaligus pembagian area yang menjadi sasaran korvei.
Pembagian area dilakukan agar seluruh lingkungan Mako mendapatkan perhatian secara merata. Personel kemudian bergerak menuju lokasi masing-masing untuk melaksanakan tugas kebersihan yang telah ditentukan.
Dengan penuh semangat, personel membersihkan halaman, merapikan taman, membersihkan saluran air, menata sejumlah bagian lingkungan kantor, serta memperhatikan kebersihan ruang pelayanan yang menjadi salah satu tempat masyarakat berinteraksi dengan anggota kepolisian.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bersama-sama. Tidak terlihat adanya batasan antara personel dari satu fungsi dengan fungsi lainnya. Seluruh anggota memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga lingkungan tempat mereka bekerja.
Semangat kebersamaan tersebut menjadi salah satu nilai yang ingin terus dipelihara dalam keluarga besar Polres Tulang Bawang Barat. Dengan adanya kegiatan bersama, hubungan antaranggota diharapkan semakin solid dan komunikasi internal dapat terus terjaga dengan baik.
Gotong Royong Perkuat Soliditas Personel
Gotong royong menjadi bagian penting dalam kegiatan korvei yang dilaksanakan tersebut. Para personel saling membantu dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar.
Semangat gotong royong bukan hanya berkaitan dengan kebersihan, tetapi juga mencerminkan nilai kebersamaan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Dalam menjalankan tugas sehari-hari, anggota Polri dituntut mampu bekerja sama, saling mendukung, dan berkoordinasi dengan baik.
Keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat diwujudkan oleh satu orang atau satu unit saja. Diperlukan kerja sama seluruh personel serta dukungan masyarakat. Karena itu, kegiatan sederhana seperti korvei dapat menjadi sarana untuk memperkuat soliditas internal.
Melalui kegiatan tersebut, personel juga diingatkan bahwa setiap anggota memiliki tanggung jawab terhadap kondisi lingkungan tempatnya bekerja. Kebersihan Mako bukan hanya tugas petugas kebersihan, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh personel.
Lingkungan Bersih Mendukung Produktivitas
Lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan nyaman diyakini dapat memberikan pengaruh positif terhadap suasana kerja. Personel yang bekerja dalam lingkungan yang tertata akan merasa lebih nyaman dalam menjalankan berbagai aktivitas kedinasan.
Hal tersebut juga berkaitan dengan produktivitas. Lingkungan yang bersih dapat membantu menciptakan suasana kerja yang lebih kondusif sehingga personel dapat melaksanakan tugas dengan lebih fokus.
Di lingkungan kepolisian, kondisi tersebut menjadi semakin penting karena banyak kegiatan yang berlangsung setiap hari. Selain aktivitas internal, Mako juga menjadi tempat masyarakat datang untuk memperoleh berbagai pelayanan.
Dengan demikian, kebersihan lingkungan kantor bukan hanya memberikan manfaat bagi personel, tetapi juga masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan kepolisian.
Ruang pelayanan yang bersih dan tertata dapat memberikan rasa nyaman kepada masyarakat. Hal tersebut juga dapat mendukung terciptanya pelayanan yang lebih humanis dan profesional.
Ruang Pelayanan Menjadi Perhatian
Salah satu area yang mendapatkan perhatian dalam kegiatan korvei adalah ruang pelayanan. Area tersebut merupakan bagian penting dari lingkungan Mako karena menjadi tempat masyarakat berinteraksi dengan petugas.
Masyarakat yang datang ke kantor polisi memiliki berbagai kepentingan. Ada yang membutuhkan informasi, menyampaikan laporan, berkonsultasi, maupun mendapatkan pelayanan kepolisian lainnya.
Karena itu, ruang pelayanan harus senantiasa berada dalam kondisi bersih dan nyaman. Kondisi lingkungan pelayanan yang baik dapat memberikan kesan positif kepada masyarakat sekaligus menunjukkan kepedulian institusi terhadap kenyamanan warga.
Kebersihan juga merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat. Pelayanan yang profesional akan semakin lengkap apabila didukung lingkungan kerja yang tertata dan representatif.
Saluran Air dan Taman Ikut Dibersihkan
Selain halaman dan ruang pelayanan, personel juga membersihkan saluran air yang berada di sekitar Mako. Saluran air menjadi salah satu bagian lingkungan yang harus mendapatkan perhatian secara rutin agar tidak tersumbat oleh sampah dan berbagai material lainnya.
Saluran air yang terawat dapat membantu mengurangi potensi genangan, khususnya ketika hujan turun. Karena itu, membersihkan saluran air menjadi salah satu bagian penting dari upaya menjaga lingkungan Mako tetap sehat dan nyaman.
Area taman juga menjadi sasaran kegiatan. Personel merapikan bagian taman dan lingkungan hijau agar kawasan Mako terlihat lebih asri. Lingkungan hijau yang tertata dapat memberikan suasana yang lebih nyaman bagi personel maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar kantor.
Perawatan taman dan halaman juga menjadi bagian dari upaya menjaga wajah Mako agar tetap representatif sebagai kantor pelayanan publik.
Membangun Budaya Disiplin
Kegiatan korvei kebersihan juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya disiplin di lingkungan Polres Tulang Bawang Barat. Kebersihan membutuhkan konsistensi dan kesadaran setiap individu.
Lingkungan yang bersih tidak dapat dipertahankan apabila setiap orang tidak memiliki kepedulian. Karena itu, personel diharapkan memiliki kebiasaan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, menjaga fasilitas, merapikan area kerja, dan segera membersihkan apabila menemukan lingkungan yang kotor.
Kebiasaan tersebut diharapkan menjadi bagian dari disiplin sehari-hari. Disiplin menjaga kebersihan juga diharapkan berjalan seiring dengan disiplin dalam menjalankan tugas kedinasan.
Melalui pembiasaan tersebut, budaya kerja yang positif dapat semakin kuat. Personel tidak hanya bekerja sesuai tugas dan fungsi, tetapi juga memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan institusi.
Kabag SDM: Kebersihan Mako Tanggung Jawab Bersama
Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Himmawan Setiawan, S.I.K., M.Tr.Opsla., melalui Kabag SDM Kompol A. Pancarudin, S.H., M.M., didampingi Kabag Ops AKP Oktafia Siagian, S.H., M.M., menegaskan bahwa kebersihan lingkungan Mako merupakan tanggung jawab seluruh personel.
Menurutnya, setiap anggota harus memiliki kesadaran dan kepedulian untuk menjaga lingkungan kerja. Kebersihan tidak boleh hanya dibebankan kepada personel atau petugas tertentu.
Seluruh anggota memiliki peran dalam menjaga agar Mako tetap bersih dan nyaman. Dengan adanya rasa memiliki terhadap lingkungan kerja, diharapkan personel akan lebih peduli terhadap fasilitas dan lingkungan di sekitarnya.
“Kebersihan lingkungan Mako merupakan tanggung jawab seluruh personel. Oleh karena itu, kegiatan korvei kebersihan Mako akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari pembinaan internal dan implementasi pola hidup bersih di lingkungan kepolisian,” ujar Kompol A. Pancarudin.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kegiatan korvei tidak hanya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan kebersihan pada satu waktu, tetapi diarahkan menjadi kebiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Menanamkan Kesadaran hingga Lingkungan Masyarakat
Melalui kegiatan tersebut, personel diharapkan tidak hanya menjaga kebersihan di kantor. Kesadaran yang sama diharapkan diterapkan di lingkungan tempat tinggal dan masyarakat.
Personel kepolisian merupakan bagian dari masyarakat sehingga memiliki peran untuk menjadi contoh dalam berbagai hal, termasuk menjaga kebersihan lingkungan.
Kesadaran menjaga kebersihan dapat dimulai dari hal-hal sederhana. Tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan fasilitas umum, ikut kerja bakti, serta mengingatkan lingkungan sekitar secara persuasif merupakan bentuk kepedulian yang dapat dilakukan siapa saja.
Apabila kebiasaan tersebut tumbuh secara luas, lingkungan masyarakat akan menjadi lebih sehat dan nyaman. Semangat gotong royong juga akan semakin kuat.
Korvei Sebagai Bagian dari Pembinaan Internal
Kegiatan korvei kebersihan Mako juga memiliki nilai pembinaan internal. Dalam kegiatan tersebut, personel dilatih untuk membangun rasa tanggung jawab, kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Pembinaan personel tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis dalam menjalankan tugas kepolisian. Aspek kedisiplinan, sikap, perilaku, serta kepedulian terhadap lingkungan juga menjadi bagian penting dalam membentuk personel yang profesional.
Lingkungan kerja yang sehat dapat mendukung terciptanya hubungan kerja yang baik. Personel dapat berinteraksi dalam suasana yang lebih nyaman sehingga komunikasi internal dapat berjalan lebih efektif.
Kondisi tersebut pada akhirnya diharapkan memberikan dampak positif terhadap pelaksanaan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Kebersihan Mendukung Pelayanan Humanis
Polres Tulang Bawang Barat terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Salah satu bagian yang mendukung pelayanan tersebut adalah menciptakan lingkungan yang nyaman bagi masyarakat ketika datang ke Mako.
Pelayanan humanis tidak hanya diwujudkan melalui sikap petugas ketika berhadapan dengan masyarakat. Kondisi lingkungan pelayanan juga menjadi bagian dari pengalaman masyarakat saat berada di kantor polisi.
Lingkungan yang bersih dan tertata dapat menciptakan suasana yang lebih nyaman. Masyarakat yang datang untuk menyampaikan kebutuhan pelayanan diharapkan merasa dihargai dan mendapatkan pelayanan secara baik.
Karena itu, kegiatan korvei memiliki kaitan dengan upaya peningkatan kualitas pelayanan publik secara keseluruhan.
Komitmen Menjaga Lingkungan Secara Rutin
Polres Tulang Bawang Barat berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan kebersihan secara rutin. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya berlangsung ketika ada instruksi atau agenda tertentu, tetapi menjadi kebiasaan yang dilakukan seluruh personel.
Menjaga kebersihan membutuhkan komitmen jangka panjang. Setelah suatu area dibersihkan, seluruh personel memiliki tanggung jawab untuk mempertahankan kondisi tersebut.
Kesadaran individu menjadi kunci penting. Apabila setiap personel memiliki kepedulian, lingkungan Mako akan lebih mudah dijaga dalam kondisi bersih dan tertata.
Selain itu, kegiatan rutin dapat menjadi sarana evaluasi terhadap kondisi lingkungan. Area yang membutuhkan perhatian lebih dapat segera diketahui dan ditangani sebelum menimbulkan persoalan.
Menjadi Contoh Kepedulian Lingkungan
Kegiatan kebersihan yang dilakukan jajaran Polres Tulang Bawang Barat juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat. Sebagai bagian dari institusi pelayanan publik, kepolisian memiliki tanggung jawab moral untuk menunjukkan perilaku positif.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan personel dapat menjadi inspirasi agar masyarakat juga semakin aktif menjaga kebersihan lingkungan masing-masing.
Lingkungan yang bersih tidak hanya memberikan manfaat estetika. Kebersihan berkaitan dengan kesehatan, kenyamanan, keamanan, serta kualitas kehidupan masyarakat.
Oleh karena itu, menjaga kebersihan seharusnya menjadi kebiasaan bersama, bukan hanya dilakukan ketika akan ada penilaian atau kegiatan tertentu.
Gotong Royong Perkuat Nilai Kebersamaan
Semangat gotong royong yang terlihat dalam kegiatan korvei juga menjadi gambaran penting mengenai kebersamaan keluarga besar Polres Tulang Bawang Barat.
Personel dari berbagai fungsi bekerja bersama untuk satu tujuan, yakni menciptakan lingkungan Mako yang bersih dan nyaman. Kebersamaan tersebut diharapkan dapat memperkuat soliditas internal.
Soliditas sangat dibutuhkan dalam menjalankan tugas kepolisian. Berbagai tantangan keamanan membutuhkan koordinasi cepat dan kerja sama antarpersonel.
Dengan hubungan internal yang baik, pelaksanaan tugas dapat berjalan lebih efektif. Personel juga diharapkan lebih mudah saling membantu ketika menghadapi berbagai situasi di lapangan.
Lingkungan Kerja Representatif untuk Masyarakat
Mako Polres Tulang Bawang Barat merupakan salah satu tempat masyarakat memperoleh pelayanan kepolisian. Karena itu, kondisi lingkungan harus selalu dijaga agar tetap representatif.
Lingkungan yang bersih dapat memberikan kesan bahwa institusi memiliki kepedulian terhadap pelayanan. Masyarakat yang datang juga dapat menjalankan keperluannya dengan lebih nyaman.
Hal tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Pelayanan yang baik harus didukung dengan lingkungan dan fasilitas yang baik pula.
Dengan terus menjaga kebersihan Mako, Polres Tubaba menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan dilakukan dari berbagai aspek, termasuk hal-hal sederhana yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pesan untuk Seluruh Personel
Kegiatan korvei juga menjadi pengingat bagi seluruh personel agar tidak menganggap kebersihan sebagai tugas sesaat. Setelah kegiatan selesai, kebersihan harus terus dijaga dalam aktivitas sehari-hari.
Personel diharapkan memiliki kepedulian terhadap area kerja masing-masing. Apabila menemukan sampah atau kondisi lingkungan yang tidak tertata, diharapkan segera mengambil tindakan sesuai kemampuan.
Dengan kebiasaan tersebut, lingkungan Mako akan selalu berada dalam kondisi yang baik tanpa harus menunggu pelaksanaan korvei berikutnya.
Budaya menjaga kebersihan juga diharapkan dapat diterapkan di luar kantor. Personel dapat menjadi contoh bagi keluarga dan masyarakat dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan
Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Himmawan Setiawan melalui Kabag SDM menegaskan komitmen institusi untuk terus menciptakan lingkungan kerja yang bersih, asri, dan representatif.
Komitmen tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Lingkungan kerja yang tertata diharapkan dapat membantu personel menjalankan tugas dengan lebih baik.
“Polres Tubaba berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan kerja yang bersih, asri, dan representatif sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan lingkungan yang tertata baik, diharapkan pelayanan kepolisian dapat berjalan secara optimal, humanis, dan profesional,” pungkasnya.
Menjaga Kebersihan Adalah Tanggung Jawab Bersama
Pada akhirnya, kegiatan korvei kebersihan yang dilaksanakan Polres Tulang Bawang Barat menjadi pengingat bahwa lingkungan yang bersih tidak tercipta dengan sendirinya. Diperlukan kepedulian, kedisiplinan, dan keterlibatan semua pihak.
Melalui kegiatan tersebut, seluruh personel diajak untuk memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan kerja. Tidak hanya membersihkan, tetapi juga menjaga agar kondisi lingkungan tetap bersih dan tertata.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan juga menjadi modal penting dalam memperkuat kebersamaan internal. Dari kebersamaan tersebut diharapkan tumbuh soliditas yang semakin kuat dalam melaksanakan tugas kepolisian.
Lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan nyaman pada akhirnya akan memberikan manfaat bagi banyak pihak. Personel dapat bekerja dengan lebih nyaman, masyarakat memperoleh lingkungan pelayanan yang lebih baik, sementara citra institusi sebagai lembaga pelayanan publik dapat semakin positif.
Polres Tulang Bawang Barat pun akan terus mendorong kegiatan kebersihan sebagai bagian dari budaya kerja. Kegiatan korvei diharapkan menjadi rutinitas yang tidak hanya membersihkan lingkungan secara fisik, tetapi juga membangun karakter personel yang disiplin, peduli, bertanggung jawab, dan memiliki semangat kebersamaan.
Dengan Mako yang bersih dan tertata, Polres Tulang Bawang Barat berharap kualitas pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan. Kebersihan menjadi bagian dari kenyamanan, kenyamanan mendukung produktivitas, dan produktivitas pada akhirnya diharapkan bermuara pada pelayanan kepolisian yang semakin optimal, humanis, profesional, serta mampu memberikan rasa aman dan kepuasan kepada masyarakat.
(Humas_Tubaba)
# Pewarta Pariyo Saputra #




0 Komentar