Breaking News

Hadiri Pelantikan HMI Cabang Kotabumi, Bupati Hamartoni Buka Ruang Kolaborasi Membangun Daerah

KOTABUMI – (SUMATERANEWSTV.COM) – Bupati Lampung Utara Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., membuka ruang kolaborasi bagi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kotabumi untuk turut mengambil bagian dalam pembangunan daerah. Menurutnya, generasi muda, khususnya mahasiswa, memiliki posisi strategis dalam menentukan arah pembangunan dan menjadi bagian penting dalam menyiapkan kepemimpinan masa depan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Hamartoni saat menghadiri Pelantikan Pengurus HMI Cabang Kotabumi Masa Bakti 2026–2027 yang berlangsung di Gedung Pusiban Agung, Selasa (11/8/2026). Kegiatan pelantikan tersebut mengusung tema “Reposisi Kepengurusan HMI Cabang Kotabumi sebagai Kawah Candradimuka Perkaderan dan Perjuangan.”

Pelantikan pengurus baru HMI Cabang Kotabumi tersebut menjadi momentum penting bagi keberlanjutan organisasi sekaligus memperkuat komitmen kader dalam menjalankan proses perkaderan, pengabdian kepada masyarakat dan perjuangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Hamartoni menyampaikan bahwa organisasi kemahasiswaan seperti HMI memiliki potensi besar untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Mahasiswa dinilai tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga energi, kreativitas dan keberanian untuk menyampaikan gagasan serta memberikan kontribusi terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Bupati Buka Ruang Kolaborasi bagi HMI

Bupati Hamartoni menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Utara membuka ruang komunikasi dan kolaborasi bagi HMI Cabang Kotabumi. Ruang tersebut dapat dimanfaatkan untuk melahirkan gagasan maupun program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kolaborasi antara pemerintah dan organisasi mahasiswa dinilai penting karena pembangunan daerah tidak dapat hanya dilakukan oleh pemerintah. Diperlukan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk generasi muda, organisasi kepemudaan, mahasiswa, akademisi, tokoh masyarakat serta kelompok masyarakat lainnya.

Mahasiswa dapat mengambil peran melalui kajian, diskusi, kegiatan sosial, pengabdian masyarakat, pendidikan, pemberdayaan generasi muda maupun berbagai kegiatan lain yang memiliki dampak positif.

Menurut Bupati, keterlibatan mahasiswa dalam pembangunan juga menjadi bagian dari proses pembelajaran kepemimpinan. Dengan terlibat secara langsung dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan, mahasiswa akan memperoleh pengalaman yang dapat menjadi bekal ketika kelak menjalankan tanggung jawab di tengah masyarakat.

Kaderisasi Bukan Sekadar Aktivitas Organisasi

Dalam sambutannya, Bupati Hamartoni menekankan bahwa kaderisasi bukan sekadar aktivitas organisasi. Lebih dari itu, kaderisasi merupakan proses pembentukan karakter, kepemimpinan dan tanggung jawab generasi muda.

“Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya serta mampu meningkatkan peran HMI dalam bersinergi dan mendukung pembangunan daerah,” ujar Bupati.

Pernyataan tersebut menjadi pesan penting kepada seluruh pengurus HMI Cabang Kotabumi yang baru dilantik agar dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab.

Menurutnya, organisasi harus menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar tentang kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi, pengambilan keputusan serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Proses tersebut tidak dapat diperoleh hanya melalui pembelajaran di ruang kelas. Pengalaman berorganisasi memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berinteraksi dengan berbagai karakter dan latar belakang, menyelesaikan persoalan bersama serta belajar mempertanggungjawabkan setiap keputusan yang diambil.

Mahasiswa Punya Peran Strategis dalam Pembangunan

Bupati Hamartoni menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai generasi penerus sekaligus calon pemimpin dan pelaku pembangunan di berbagai sektor.

Posisi tersebut membuat mahasiswa perlu memiliki wawasan luas mengenai berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Mahasiswa tidak cukup hanya memahami teori, tetapi juga perlu memahami realitas sosial di lapangan.

Dengan kemampuan intelektual yang dimiliki, mahasiswa diharapkan mampu memberikan pandangan kritis sekaligus menawarkan solusi yang konstruktif. Kritik terhadap kebijakan pemerintah tetap diperlukan sebagai bagian dari kontrol sosial, namun kritik tersebut akan semakin bernilai apabila disertai gagasan dan alternatif penyelesaian.

HMI sebagai organisasi mahasiswa memiliki ruang yang luas untuk menjalankan fungsi tersebut. Kader dapat melakukan kajian terhadap berbagai persoalan daerah dan menyampaikannya melalui forum dialog bersama pemerintah maupun masyarakat.

HMI Diharapkan Menjadi Mitra Kritis Pemerintah

Hubungan antara pemerintah dan organisasi mahasiswa diharapkan dapat dibangun secara konstruktif. Pemerintah membutuhkan masukan dari mahasiswa, sementara mahasiswa membutuhkan ruang untuk menyampaikan aspirasi dan gagasan.

Dalam konteks tersebut, HMI dapat mengambil posisi sebagai mitra kritis pemerintah. Artinya, organisasi tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara independen, tetapi juga dapat membangun komunikasi ketika terdapat persoalan yang perlu diselesaikan bersama.

Hubungan yang sehat antara pemerintah dan mahasiswa akan memberikan manfaat bagi pembangunan daerah. Pemerintah mendapatkan perspektif baru dari kalangan intelektual muda, sementara mahasiswa mendapatkan pengalaman dalam memahami proses pembangunan dan pemerintahan.

Ruang kolaborasi yang dibuka Bupati Hamartoni diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pengurus HMI Cabang Kotabumi untuk mengembangkan berbagai kegiatan yang produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat Lampung Utara.

Tema Pelantikan Sarat Makna

Tema “Reposisi Kepengurusan HMI Cabang Kotabumi sebagai Kawah Candradimuka Perkaderan dan Perjuangan” menjadi salah satu pesan utama dalam pelantikan tersebut.

Kawah candradimuka dapat dimaknai sebagai ruang pembentukan dan penggemblengan. Dalam konteks organisasi mahasiswa, HMI diharapkan menjadi tempat bagi kader untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun karakter.

Setiap kader diharapkan memperoleh pengalaman yang cukup selama mengikuti proses organisasi. Pengalaman tersebut nantinya menjadi modal dalam menjalankan peran di masyarakat.

Perjuangan yang dimaksud juga tidak hanya berkaitan dengan aktivitas internal organisasi. Semangat perjuangan dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap persoalan masyarakat, kegiatan sosial, peningkatan kualitas pendidikan, pemberdayaan pemuda serta berbagai kegiatan yang mendukung kemajuan daerah.

Pelantikan Jadi Momentum Konsolidasi

Pelantikan kepengurusan baru juga menjadi momentum untuk melakukan konsolidasi organisasi. Pengurus memiliki tanggung jawab untuk memastikan roda organisasi berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan.

Konsolidasi internal diperlukan agar seluruh kader memiliki pemahaman yang sama mengenai arah organisasi. Dengan komunikasi yang baik, program kerja dapat disusun secara lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan anggota maupun masyarakat.

Kepengurusan masa bakti 2026–2027 diharapkan mampu melanjutkan program-program positif dari kepengurusan sebelumnya sekaligus menghadirkan inovasi baru.

Perubahan zaman juga menuntut organisasi mahasiswa untuk mampu beradaptasi. Tantangan generasi muda saat ini tidak hanya berkaitan dengan persoalan akademik, tetapi juga perkembangan teknologi, informasi digital, perubahan sosial dan dinamika ekonomi.

Penguatan Kualitas Sumber Daya Manusia

Salah satu kontribusi penting HMI terhadap pembangunan adalah melalui penguatan kualitas sumber daya manusia. Organisasi mahasiswa dapat menjadi ruang untuk mengembangkan kapasitas kader melalui berbagai kegiatan pendidikan dan pelatihan.

Diskusi intelektual, pelatihan kepemimpinan, kegiatan literasi, kajian kebijakan publik serta kegiatan pengabdian masyarakat dapat menjadi bagian dari proses pembentukan kader.

Kader yang memiliki kemampuan intelektual sekaligus karakter kuat akan menjadi aset penting bagi daerah. Mereka dapat berkiprah di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, pendidikan, dunia usaha, politik, organisasi sosial maupun sektor profesional lainnya.

Karena itu, proses kaderisasi harus dijalankan secara serius dan berkelanjutan. Organisasi tidak hanya dituntut menghasilkan kader yang aktif, tetapi juga kader yang memiliki kompetensi dan integritas.

Generasi Muda Harus Berani Mengambil Peran

Bupati Hamartoni juga mendorong generasi muda untuk tidak takut mengambil peran dalam pembangunan. Mahasiswa memiliki kesempatan untuk memberikan kontribusi sejak masih berada di bangku pendidikan.

Kontribusi tersebut tidak selalu harus dalam bentuk kegiatan besar. Hal-hal sederhana seperti membantu masyarakat, memberikan edukasi, melakukan kegiatan sosial, mengembangkan literasi dan menjaga lingkungan juga merupakan bentuk pengabdian.

Semangat tersebut perlu terus dikembangkan agar mahasiswa memiliki kepekaan terhadap kondisi lingkungan sekitar.

Generasi muda juga harus mampu memanfaatkan teknologi untuk hal-hal produktif. Perkembangan teknologi informasi memberikan kesempatan luas bagi mahasiswa untuk belajar, melakukan riset, membangun jejaring dan menyebarkan gagasan positif.

Hadir Sejumlah Tokoh dan Pejabat

Pelantikan Pengurus HMI Cabang Kotabumi Masa Bakti 2026–2027 turut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat dari berbagai unsur.

Hadir Ketua Umum APKASI H. Bursah Zarnubi, S.H., Anggota DKPP M. Tio Aliansyah, S.H., M.H., Sekjen PB HMI Jusrianto, serta Gubernur Lampung yang diwakili Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung Ganjar Jationo, S.E., M.AP.

Turut hadir Ketua KPU Provinsi Lampung Erwan Bustami, S.H., M.H., Wakil Bupati Lampung Utara Romli, S.Kom., S.H., M.H., serta Ketua DPRD Lampung Utara yang diwakili Anggota DPRD Genius Akbar, S.H., M.H., CM., CLA.

Selain itu hadir Ketua Badco HMI Sumbagsel Tomi Perdana Putra, jajaran Forkopimda Kabupaten Lampung Utara, Ketua KONI Lampung Utara Ansori Sabak, Ketua KPU Lampung Utara Antoni Ferdiansyah, S.H., M.H., serta Ketua Partai Nasdem H. Imam Syuhada.

Kegiatan juga dihadiri Ketua MD KAHMI Lampung Utara Madri Daud, S.E., M.H., kepala organisasi perangkat daerah terkait, Ketua HMI Cabang Lampung Utara Bayu Iswari, Ketua PMII Lampung Utara dan Ketua IMM Lampung Utara.

Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan bahwa organisasi mahasiswa memiliki posisi yang cukup penting dalam membangun komunikasi lintas kelompok di daerah.

Perkuat Sinergi Antargenerasi

Pelantikan tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antargenerasi. Para tokoh yang hadir memiliki pengalaman di berbagai bidang, sementara mahasiswa merupakan generasi yang nantinya akan melanjutkan estafet kepemimpinan.

Interaksi antara generasi muda dan para tokoh dapat menjadi sarana transfer pengalaman. Mahasiswa dapat belajar mengenai kepemimpinan dan dinamika kehidupan bermasyarakat, sementara para tokoh dapat mendengar langsung pandangan generasi muda.

Sinergi semacam ini penting untuk membangun kesinambungan kepemimpinan di masa mendatang. Daerah membutuhkan pemimpin yang memahami persoalan masyarakat sekaligus memiliki kemampuan beradaptasi dengan perubahan.

Mendorong Kajian dan Gagasan Pembangunan

HMI Cabang Kotabumi juga diharapkan dapat mendorong kader untuk menghasilkan kajian mengenai berbagai persoalan Lampung Utara. Kajian yang dilakukan secara objektif dan berbasis data dapat memberikan perspektif tambahan bagi pemerintah daerah.

Berbagai sektor dapat menjadi perhatian mahasiswa, seperti pendidikan, ekonomi, pelayanan publik, kesehatan, lingkungan, kepemudaan dan pengembangan sumber daya manusia.

Mahasiswa memiliki kesempatan untuk melakukan penelitian sederhana maupun kajian mendalam. Hasilnya dapat disampaikan melalui forum diskusi atau dialog publik.

Dengan demikian, organisasi mahasiswa tidak hanya aktif dalam kegiatan internal, tetapi juga memberikan kontribusi pemikiran bagi pembangunan daerah.

Kolaborasi Harus Memberikan Manfaat Nyata

Ruang kolaborasi yang dibuka pemerintah daerah diharapkan tidak berhenti pada komunikasi formal. Kolaborasi harus diarahkan pada kegiatan yang memberikan manfaat nyata.

Misalnya melalui program pengabdian masyarakat, kegiatan pendidikan dan literasi, pemberdayaan pemuda, kampanye lingkungan, diskusi kebijakan publik maupun kegiatan sosial lainnya.

Program-program tersebut dapat dilakukan secara bersama-sama dengan tetap memperhatikan peran dan tanggung jawab masing-masing pihak.

Kerja sama yang baik juga dapat memperkuat kepercayaan antara pemerintah dan mahasiswa. Ketika komunikasi berjalan terbuka, berbagai perbedaan pandangan dapat dibicarakan secara dewasa dan konstruktif.

Menyiapkan Pemimpin Masa Depan

Salah satu manfaat penting dari keberadaan organisasi mahasiswa adalah kemampuannya dalam menyiapkan calon pemimpin masa depan.

Pengalaman menjadi pengurus organisasi dapat mengajarkan mahasiswa mengenai tanggung jawab, manajemen waktu, pengambilan keputusan, komunikasi dan kepemimpinan.

Pengalaman tersebut akan menjadi bekal ketika mahasiswa memasuki dunia profesional maupun kehidupan bermasyarakat.

Karena itu, proses kaderisasi harus diarahkan untuk membentuk pemimpin yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian terhadap masyarakat.

Menjaga Semangat Pengabdian

Selain kemampuan akademik dan organisasi, semangat pengabdian juga menjadi bagian penting dari kehidupan mahasiswa. HMI diharapkan terus mendorong kader untuk memahami bahwa ilmu yang diperoleh harus dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pengabdian dapat dilakukan melalui berbagai bentuk sesuai dengan kemampuan dan bidang masing-masing kader.

Semangat tersebut juga sejalan dengan kebutuhan pembangunan daerah yang membutuhkan sumber daya manusia berkualitas sekaligus memiliki kepedulian sosial.

Harapan bagi Pengurus HMI Masa Bakti 2026–2027

Dengan dilantiknya pengurus baru HMI Cabang Kotabumi, diharapkan organisasi dapat semakin aktif menjalankan fungsi kaderisasi, perjuangan dan pengabdian.

Pengurus diharapkan mampu membangun konsolidasi internal yang kuat sekaligus memperluas jaringan eksternal. Hubungan baik dengan pemerintah, perguruan tinggi, organisasi mahasiswa lainnya, organisasi kepemudaan dan masyarakat perlu terus dikembangkan.

Setiap program yang disusun hendaknya mempertimbangkan kebutuhan kader dan masyarakat. Organisasi juga perlu terus berinovasi agar mampu menjawab tantangan generasi muda di era perubahan yang cepat.

Kepengurusan baru diharapkan mampu membawa HMI Cabang Kotabumi menjadi organisasi yang semakin produktif, kritis, solutif dan berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia.

Pembangunan Lampung Utara Membutuhkan Generasi Muda

Pembangunan Lampung Utara merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah daerah memiliki peran utama dalam penyelenggaraan pemerintahan, tetapi masyarakat memiliki peran penting dalam memberikan dukungan, pengawasan dan partisipasi.

Generasi muda menjadi salah satu kekuatan yang harus terus diberdayakan. Mereka memiliki kemampuan untuk menghasilkan gagasan baru dan mengikuti perkembangan zaman.

Dengan membuka ruang kolaborasi, pemerintah daerah memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk ikut belajar sekaligus berkontribusi.

Hubungan yang produktif antara pemerintah dan mahasiswa diharapkan dapat melahirkan berbagai inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Penutup

Pelantikan Pengurus HMI Cabang Kotabumi Masa Bakti 2026–2027 di Gedung Pusiban Agung, Selasa (11/8/2026), menjadi momentum penting bagi penguatan kaderisasi dan kontribusi generasi muda di Lampung Utara.

Kehadiran Bupati Lampung Utara Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., sekaligus mempertegas adanya ruang komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan organisasi mahasiswa.

Bupati menempatkan mahasiswa sebagai bagian penting dari proses pembangunan karena mereka merupakan generasi penerus sekaligus calon pemimpin dan pelaku pembangunan di berbagai sektor.

Melalui proses kaderisasi yang kuat, HMI diharapkan mampu melahirkan kader yang memiliki kemampuan intelektual, karakter, integritas, kepemimpinan dan kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan pembangunan di masa mendatang.

Ruang kolaborasi yang dibuka Pemerintah Kabupaten Lampung Utara juga diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh HMI Cabang Kotabumi. Kolaborasi dapat diwujudkan melalui kegiatan pengabdian masyarakat, kajian pembangunan, pendidikan, pemberdayaan pemuda, literasi dan berbagai kegiatan sosial lainnya.

Pada akhirnya, keberadaan organisasi mahasiswa tidak hanya diharapkan menjadi tempat berkumpul dan berorganisasi, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter serta tempat lahirnya gagasan-gagasan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dengan semangat perkaderan dan perjuangan, HMI Cabang Kotabumi diharapkan mampu menjalankan amanah kepengurusan masa bakti 2026–2027 dengan penuh tanggung jawab serta terus bersinergi dengan berbagai pihak. Kolaborasi antara pemerintah dan generasi muda diharapkan menjadi salah satu kekuatan dalam mendorong pembangunan Lampung Utara yang lebih maju, inklusif dan berkelanjutan. (**)

0 Komentar

© Copyright 2026 - Sumateranewstv 2